
Penerbangan itu berjalan dengan lancar, bahkan menikmati kopi di sebuah bar menjadi kebiasaan William, yah dia penggemar kopi .Duduk santai, menggenggam erat tagan sang kekasih menjadi amunisi yag sangat besar buat William.Jiwanya bergelora, sejak mati suri karena kehilangan.
Namun Starla wanita itu, wanita yang mampu mengikis kebekuan hatinya, bahkan dia menggilai mahluk Tuhan paling sexy di depannya.Rambut Starla terjuntai, William dengan lembut membetulkan nya.
" Makan mie pangsit sayaaang ?".
" Mau.....yukkkk, " ujar William.
William dan Starla pun keluar dari cafe dan berjalan menyusuri jalan, sudah menjadi kebiasaan , mereka pun melakukan browsing melalui google map.
" Ihh...yang ini aja kapten."
" Yang ini aja, kayaknya foto nya enak."
" Nanti kayak yang di Spanyol, bukan mie pangsit, gak enak."
" Ujung ujugnya kamu yang habisi aku punya kan kapten."
" Iya, sampai perut membuncit."
Starla dan William pun tertawa.
William kekeh menggenggam erat tangan Starla.Dan sesekali keusilan Starla menggelitiki sang kapten.
" Dingin sayaaang ?".
" He ehhhh...".
" Bagaimana kalau aku dekap ?".
" Nyari kesempata juga ihhhhh...".
William tertawa.
" Kita borong coklat Star ?".
" Siap ngeborong cokelat sayaaaang, " ujar Starla.
" Siap borong cokelat, kamu siksa aku dengan nge gym kan honeyyyy ".
__ADS_1
Starla tertawa terkikik.
" Bisa di bayangkan sayaaang, jika kamu hamil, kamu gemukan, maka aku wajib jadi personal treiner kamu."
" Gantian aja, kapten aja yang hamil."
William tertawa.
" Kenapa suka banget panggil aku Kapten ?".
" Panggil hubby aja, honey, Beb, koko ,sekalian abang atau mas ,hehehehe."
" Kapten aja, sayang aja, yah."
William mengangguk.
" Kita sama sama bekewarganegaraan Korea, lahir di Korea, namun besar di berbagai negara , kita unik kan Star."
" Hmmmm...".
" Jika kita menikah, gak ribet juga kan Star ".
" Jika orangtuaku dan orangtuamu bertetangan dengan hubungan kita, kita kawin secara negara aja , apa kamu mau Star ?".
" Udah tua yahhhh? ngebet amat menikah?, kejar umur ?".
" Gak Star, kita selama ini menjalani hubungan , aku merasa kamu perlu aku, karena kamu udah jauh dari bandel ,hehehehe."
" Bandel yang dijagain yaaang ?".
" Bandel yang masih mabok sesekali. Dan kalau sudah mabok, ayang beb yang gotong , gendong kayak sekarung beras. "
Starla tertawa terkikik.
Begitu sampai di sebuah restoran Chines food. Starla sangat bahagia, melihat tukang masaknya orang China asli, dan melihat mereka membuat mie dan pangsit, Starla sangat senang.
" Pilihan ayang beb memang yahud, " ujar Starla mengacungkan jempol.
William mengacak rambut Starla.
__ADS_1
" Ada beberapa teman ,yang udah curiga dengan kedekatan kita, " ujar Starla.
" No problem Star, tidak ada larangan kan, kita pacaran satu maskapai, performa penerbangan kamu dan aku juga bagus. "
" Apa kamu takut di gosipin dapat daun tua ?".
" Enggak, hanya ada aja bisik bisik buat risih."
" Biari aja , gak usah di tanggepin."
" Kalau Lilian ledek kamu, kamu biasa aja beb."
" Lilian tuh beda,dia temen aku banget kan."
William tertawa.
William sudah memesan kesukaan Starla.Ketika pelayan megantarkan pesanan mereka, Starla sangat kegirangan. Selama beberapa minggu mereka sudah sangat muak degan makanan western.
William sesekali menyuapi Starla.
" Ada gunanya juga pacaran sama yang usianya lebih tua, soalnya dimanja, di nomorsatukan. Tapi kamu beda banget loh kapten jika di kantor, sifat tegas mu gak pandang bulu, kalau menekankan kedisiplinan angker banget."
" Pekerjaan kita gak boleh lalai kan sayang, menyangkut keselamatan penumpang."
" Yup...".
" Enak banget pangsitnya banggggg".
William tertawa dengan panggilan Starla. Begitulah Starla suka sukanya.
Mereka pun menyeruput mie pangsit yang kuahnya begitu gurih dan lezat.Starla tertawa menyaksika William kepedasan. Starla meghapus keringat William.
🥰😍🤩🥰😍🤩
Janga lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment