
Starla terkejut saat sepatu beraneka tingginya tersusun di sana.
Starla dengan kaki bebek keluar dari ruangan dan terkesima melihat William berdiri di salah satu sudut. Begitu gagah, tampan , berkarisma.Cukup aneh bisa jadi pilot , dengan kekayaan yang orangtuanya miliki.
" Star , sepatu di dalam , apa gak ada yang suka ?".
" Itu sepatu mahal semua. Gak usah deh...".
" Pakailah, atau aku yang pakaikan."
" Pakai sepatu kets ini aja."
" Ya udah ,terserah Star."
Starla tersenyum dan memasuki kamar dan memilih sebuah sepatu hitam heels lumayan tinggi. Starla tersenyum melihat kakinya yang jenjang. Selaras dan sangat indah.
Starla melihat beberapa tas dan memilih salah satu.
" Gila yahhh...,di culik , sampai dandan gini, apa boleh buat, mau keluar gak bisa, benar benar harus wajib seperti cerita jaman dulu, buang ubi atau apa di jalan, baru bisa keluar, Starla menarik nafasnya."
Starla pun keluar dan tentu saja William terbengong melihat penampilannya.
" Semua pinjaman ya tuan muda, saya akan kembalikan , ayuklah keluar ,pusing benar masuk rumah ini, " ujar Starla.
William tersenyum dan meraih tangan Starla .
William membawa Starla menyusuri labirin, sesekali William memberi jalan salah, dan kemudian berjalan ke jalan yang sebenarnya ,mengecoh Starla menghapal jalannya.Dia gak tahu, Starla bukan sebodoh itu fulgosoðŸ¤.
Starla tersenyum hingga sampai ke jalan keluar.
Starla melangkah kembali menyusuri jalan labirin, William kembali mengikutinya. Dan Starla bisa ke jalan kembali ke jalan keluar. William tersenyum .
" Kamu pintar banget Star, trik keluar gimana ,semua sama konsepnya."
__ADS_1
" Aku gak bakal tersesat lagi, jadi gak bakalan 2 kali ,gak bisa keluar, " ujar Starla.
William dan Starla keluar dari rumah tersebut, dan Starla membuka pintu bagian belakang.
William dengan sigap mengambil alih.
" Di depan aja Star."
" Di bagian belakang aja dehhhh".
" Aku gak mau kamu sampai ke rumahmu, aku di sorot pacar kamu karena duduk di kursi depan,please jangan , beban banget buat rakyat jelata "
William tertawa.
Starla membaca beberapa pesan dari Steven .
Starla tersenyum krn bayolan Steven sungguh kocak.
William menaik kan alisnya melihat ke arah Starla.
" Dekat..., " jawab Starla
" Steven ganteng, pintar, muda ," ujar William.
Starla menahan senyumnya, kembali menscroll kiriman Steven.
Ketika Starla sudah selesai membalas beberapa pesan , Starla baru melihat William hanya memperhatikan nya.
" Semua pergumulanmu akhir akhir ini, yang sedang kamu hadapi, nanti akan menjadi sebuah kesaksian, tentang bagaiman hebatnya Tuhan untuk menolongmu,Tuhan akan menolongmu ,satu persatu."
" 2 Korintus 5-7 sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat"
" Jujur ketika aku melihatmu, mimpiku menjadi jelas, awalnya samar, aku semakin tahu tujuan hidupku, berpengharapan buat lebih mengenalmu, bisa menua denganmu, dan ada kalanya kecewamu membuatmu menjadi sabar, ada kalanya lukamu membuaymu tegar, ada kalanya rasa sakitmu membuatmu belajar,tetap menjalani menjadi versi terbaikmu, Tuhan tahu niat baik, dan mengenal siapa dirimu."
__ADS_1
Starla baru ngeh begitu sadar menoleh ke arah William.
Dirinya terlalu sibuk dengan dunianya ,sehingga mengabaikan lainnya.Starla menjadi kikuk.
" Maaf...".
William hanya mengangguk.Cool banget.
Starla baru tahu, William itu sangat gak suka di cuekin, terus sabarnya luas banget.Apa karena usia terpaut jauh, jadi ngertiin orang lain lebih, entahlah.
" Star....".
" Hmmm....".
" Aku cemburu banget....".
" Cemburu sama siapa kapeten ?"
" Sama Steven, aku dengar dia sudah lama ngejar kamu juga kan ?".
Starla hanya tersenyum.
" Kita gak bisa melarang orang menyukai dan jatuh cinta sama kita Kap, yang kita bisa yah memberi pengertian bahwa kita anggap dia hanya sebatas teman, tidak memberi harapan kosong."
" Tetapi kamu beri aku harapan kan Star ?".
" Eehhh..e....., " Starla sulit berkata kata dengan skak mat William.
🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Jangan lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment