Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Khawatir


__ADS_3

" Makasih sudah kembali padaku sayangku.Kamu tahu, bertapa khawatirnya aku."


" Berarti kamu gak percaya sama aku."


" Percaya sayaaang, namun rasaku benar benar berantakan saat kamu dalam pilihan yang sulit, dan aku tidak ada disana," ujar William.


" Apa sakit ?".


Starla menggeleng.


" Ini lengan ku seperti apem benyek kapten."


William melihat lengan Starla ,dan biram kebiruan itu begitu besar.


" Dalam keadaan ini,kamu masih bisa bertahan ."


Starla hanya mengangguk, sesegukan menangis.


" Angin itu dagang tiba tiba dan sangat lama kehilangan kontak dengan ATC, namun aku masih ingat, saat kamu ajari ,gimana ngadapin suasana genting. Aku berusaha tenang, berusaha waras melihat Seno sakit kepala, dan tidak bisa bantu sama sekali, aku harus kuat , ada begitu banyak penumpang yang keluarga nya nantikan, itu menjadi penyemangat. Doa doa mereka sangat ampuh, semua bisa terlewati."


" Ya yaaaang....,ya.....".


" Aku takut, berita ini gak bisa di redam dari kedua orangtuaku, ngadapinya gimana , aku gak mau berhenti begitu saja."


" Apa kamu juga melarang aku terbang ?".


" Gak Star, aku gak bakalan menjadi pematah sayapmu.Karena bahagiamu aku tahu seperti apa.Dari sekian banyak profesi, kamu hanya hidup dari burung besi."


Starla memeluk sang suami dengan erat.


" Lapar ?".


Starla mengangguk.


William mengusap wajah Starla dengan penuh kasih sayang.


" Jika keadaan berbalik, aku di posisi kamu, apa kamu juga ,ijinkan aku kembali terbang dan ber profesi pilot sayaaang ?".


" Pertanyaan berat. Bisa jadi aku ijinkan , tetapi orangtuamu belum tentu kan ?".


" Aku nanya sama kamu Star , bukan sama mereka."

__ADS_1


" Aku ijinkan, karena aku menyukaimu, kamu gagah menjadi seorang pilot, dan aku tahu kamu kompeten, disiplin, mendidik banget."


" Namun , aku sebel lihat kamu dekat dengan copilot yang lagi belajar. Rasanya aku cemburu banget."


William tersenyum.


" Kamu masih belum mempercayai suamimu yaaang."


" Kamu masih meragu."


" Manusia bisa berubah ubah....".


" Taj mahal menjadi saksi kisah kita Star."


Starla tersenyum.


" Dan kamu paling suka lagu Hamari Adhuri Kahani -Β Arijit Singh, kan yaaang."


" Yupppp...,sampai ngapal liriknya."


" Banyak ragam bahasa aku suka ".


William memeluk erat Starla.


Tidak pernah Starla mendengar William menangis terisak ,dan dia cukup tahu apa yang William rasakan.


" Aku ingin kamu mengambil cuti,kita akan jalan ke Korea, dan ke tempat lainnya, setiap tahun, cuti kita harus kita pakai buat jalan."


" Melawan restu itu sungguh gak enak, " ujar Starla.


" Kita yang pernah bermimpi jalani semua, hanya ada kita. Tetapi kita butuh keluarga juga, kelihatan kamu melawan restu ".


" Aku baik baik saja Star, aku gak bisa tanpa kamu, aku akan pertahankan sampai kapanpun kamu dan kamu dalam doa doaku."


" Kadang ku tak mampu melawan restu ", ujar Starla.


" Bisa, ada aku."


William memeluk Starla.


" Makanlah yaaaang, aku suapi ?".

__ADS_1


" Apa masih sakit pelipisnya ?".


" Gak mikir pelipis sakit nya gimana ,lebih kepikir, cacat gak, berbekas gak."


" Kalau berbekas ,bisa di buat poni."


Starla melototkan matanya.


" Kenapa melotot ?".


" Apa mau oplas sayang ?".


Starla menggelengkan kepala.


" Apapun keadaanmu ,aku terima."


" Jangan obral janji , orang yang bisa nerima keadaan cacat fisik pasangannya ,bisa di hitung dengan jari."


" Dan aku salah satunya yaaang, waktu yang akan membuktikan ".


Starla hanya melirik William dan kembali perlahan mengunyah makanan nya.


" Kamubtahu gak beb, kenapa air mata dan keringat rasanya asin?".


" Kenapa yaaang ?".


" Karena perjuangan tidak pernah mengenal rasa manis."


" Benar Star."


" Apa yang kamu rasakan saat pesawat sedang mengalami masalah karena angin ?".


" Hanya mikirin waktu kita di Korea, waktu nandatangani catatan sipil, dan keingat penumpang."


William meraih tengkuk Starla dan perlahan menciumi sang isteri.


😍🀩πŸ₯°πŸ˜πŸ˜›πŸ˜›


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2