Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Devan, Justin, Leon, Laura,Lekxi


__ADS_3

Starla sengaja mengambil rute penerbangan beda kota, memulai pekerjaan nya beberapa bulan ke depan.


Menaiki kereta api, nyambung naik bus umum, hingga beberapa jam baru sampai bandara, bukan hal mudah. Sangat meleahkan. Namun fisik yang terlatih membuat Starla bisa melakukan itu semua.


Menahan tangis dan air mata, menahan kekecutan hati. Saat memandang sekitar,begitu romantis nya mereka pada pasangan.


Starla membasuh wajahnya, merias diri dengan make up soft,begitu sampai di bandara.


Starla terkejut saat beberapa rekan nya menjerit menghampirinya.


" Star...,yang benar aja, sweet banget, kamu ikutan," ujar beberapa pria.


" Laura apa ikut juga ?".


" Yup...., teman terbaik mu kan, " ujar Devan.


" Kemana aja neng, tambah kurusan deh, tapi cakep nya tetap poll".


" Ntar kuja jadi gembel, gak ketemu air bisa berhari haru, ujar Starla di sambut tawa Leon, Devan, Lexi.


" Memakai pakaian angkatan beda banget dengan pakaian pilot biasa, " ujar Laura.


" Kamu mah kalah, tuhhh sweet nya tim kita ,udah jadi kapten lohhh, " ujar Leon.


" Wajar sihhh, keakuratan kerja nya gak terkalahkan, bahkan matenya 100 semua, " ujar Lekxi.

__ADS_1


" Udah ,jangan gibah melulu, " ujar Starla.


" Kamu tambah putih Star, wajah bule ,kebangsaan Korea, apa gak mau pindah kebangsaan aja ?", " ujar Devan.


" Selebritis gak bakalan mendapatkan ijin dari ortu, " ujar Devan.


Starla hanya tersenyum.


Dan pimpinan mereka ,terlihat mendekati Starla, langsung menhambil alih koper Starla.


" Koper aku sekalian kapten, " ujar Laura .


Justin tidak memerdulikan ocehan Laura.


" Biar saya aja yang bawa kapten ?".


Bukan rahasia umum ,jika Justin memang menyukai Starla, sangat menyukai nya, dan semua pimpinan tahu.


Sebenarnya doa perempuan itu seperti Tuhan pertemukan aku pada pria yang memperlakukan ku seperti anak kecil,mengusap kepalaku,memberikanku cokelat, es krim, bunga , bukan hanya di hari spesial.Memberi begitu saja tanpa diminta. Menggenggam dengan erat ,kemanapun.Bangga berjalan bersamaku.Berbicara lembut dan tidak emosi.Bisa bersabar atas sifatku yang sesuai usia,yang kadang ada sifat kekanak kanakan dan pengen di manja.Pengen sih jadi wanita rumahan, duduk manis,dan manja.Namun ternyata kelas saya tidak disana.Terbentuk menjadi wanita yang tahan panas dan hujan.Kuat menghadapi segala macam prasangka,dan siap kuat menghadapi sedih dan sakit.


Semangat setiap hari menjemput rejeki,untuk memenuhi kebutuhan sendiri. "


ATM dari William tidak satu dollarpun Starla gunakan.Bahkan Starla meletakkan nya di meja ruang kerja William.Selalu bersukur bisa mandiri, dan atas tempahan universitas kehidupan.


Berdamai dan mengampuni, bukan berarti setuju dengan apa yang pernah terjadi.

__ADS_1


Aku selalu terus berusaha sabar yang aku bisa,


Menjadi pengertian, sakit pun selalu ku simpan.


Jadi yang terbaik untukmu, Apa itu tak cukup? , ada masalah, namun kamu menghilang, yanpa kabar,dan itu menyakitiku.Wajar kan aku di anggap terabaikan dan memilih pergi karena luka.


Senyum yang kuberi selama ini, apa kamu anggap palsu itu bukan aku, kututupi semuanya, agar kita baik-baik saja, tapi kini sudah tak mampu, dengan caramu itu, tanpa penjelasan.


Sikapmu seakan-akan menyuruh diriku pergi, jika caramu seperti ini.Tapi perkataanmu seolah aku penting bagimu, aku selalu bertanya, sebenarnya aku siapa? Tak dianggap tapi ada.Jika bersamamu, ku terluka, melepaskanmu, aku lebih terluka.


Lelah bertahan denganmu, namun terlalu sayang untuk melepasmu, dan aku merasa bodoh.


Biar, biar ku jalani sampai melepasmu, tiada lagi sedih bagiku.


" Kenapa melamun Star ?, " tanya Justin dengan dahi mengkerut.


Starla menggeleng, mengikuti team lainnya.


🥰🤩🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2