
William menatap Starla dengan tatapan dalam.Wanita yang sangat humoris,pejuang dan gak matre.Malah ngacir lihat cowok kaya, gak kaya anak anak relasi papi dan maminya, pada over akting semua.Pria gak semua suka eengan cewek yang gampangan, dan caper.Starla bukan caper,malah lebih keliatan nakalnya hehehe.
" Luar biasa emosi, artikulasi dan intonasinya.. dapet banget.. saya minder yangg kalo shooting dialog sedikit suka salah2, gimana mau jadi artis ,figuran aja kagak di terima ," oceh Starla.
" Emang pekerjaan kamu masih kurang Star ?, pengen jadi artis dan figuran juga ? ".
" Gak Kapten , aku tuh orang nya gak bisa kerja profesional, aku takut cinlok sama suami orang, trus di cap pelakor, pas adengan kiss , gak mungkin selalu di gantikan sama pemain figuran kan ? Aku gak bisa, beneran, aku kerja pakai hati banget ."
" Ya udah ,sekarang kamu kerja bareng aku, pakai hati banget Star, aku senang , " ujar William.
Starla tergagap.
" Jadi kamu kalau kerja bareng Steven atau pilot lain, bisa cinlok ? Apa gitu ?".
" Ya enggak, aku tuh adegan mesra gitu ,susah lupain, beneran."
" Jadi aku kiss kamu, kamu sulit lupain ".
" Ihhh...., " ujar Starla kesal.
William tertawa.
__ADS_1
" Sama Star ,aku juga sulit lupain ciuman kita , beberapa kali, makanya , jadi pacar aku aja."
" Andai kamu bukan anak orang berduit dan gak anak tunggal ,jujur aku terima."
" Loh...loh...harusnya kan kamu nerima aku Star. Jarak usia kita jauh, namun kekayaan ku bisa kamu andalkan buat warisan anak anak kita."
" Alasan aku gak mau nikah sama orang kaya, satu, karena kamu anak tunggal, kalau aku gak bisa ngasih anak, aku bakalan di buang kan , kedua anak orang kaya banyak selir nya.
William tertawa.
" Udah ,masih banyak waktu,kita bakalan bahas di Italy, benar kan Star."
Selama di perjalanan Starla dan William konsentrasi, dan tetap berkordinasi dengan ATC.
Ada sangat banyak potensi gangguan komunikasi selama penerbangan. Terkadang kita merasa suara kita jelas dan suara lawan bicara juga sama jelasnya. Tapi ada kondisi tertentu di mana lawan bicara kita tidak mendengar perkataan kita dengan jelas.
Misalnya pesawat maskapai diberi instruksi untuk lepas landas dari Runway 27, bukan berarti pesawat ini bisa sembarangan berjalan menuju Runway 27. Pilot perlu mengikuti arahan dari ATC yang mengatur lalu lintas. Contohnya :
ATC → pesawat JT 206 backtrack runway 27 report ready for departure
Pilot → Backtrack runway 27 call ready for departure JT 206
__ADS_1
Di sini sudah jelas bahwa instruksi dari ATC adalah untuk menuju Runway 27 dengan cara backtrack atau backtaxi.
Intinya pesawat diminta untuk masuk Runway 27, berjalan ke ujung lalu putar balik untuk lepas landas. Itu instruksi ATC, pilot idealnya melakukan readback atau mengulang kalimat tersebut untuk memastikan yang mereka dengar sudah sama dengan yang diucapkan.
Kalau tiba-tiba pilot mengulang tapi tidak ada kata backtrack → indikasi pilot tidak mendengar instruksi dengan jelas. ATC meminta melakukan backtrack bisa dengan berbagai alasan salah satunya keterbatasan ruang dan jalur yang bisa dilewati pesawat.
Dalam kasus yang lebih serius, kesalahan komunikasi ini bisa berujung kecelakaan fatal. Misalnya saat ATC meminta pesawat untuk berhenti dan menunggu pesawat yang mau mendarat. Pilot hanya jawab Roger (Ya).
Tiba-tiba pesawat ini malah menyebrang sembarangan di saat pesawat yang lain sudah tidak sempat menghindar. Kalau sudah celaka begini, kan repot jadinya. Mungkin kronologinya berbeda, tapi kejadian seperti ini pernah terjadi tahun 1977 di Spanyol (2 pesawat tabrakan di bandara) karena miskomunikasi → 583 orang tewas.
ATC ,copilot dan pilot sangat di butuhkan profesional kerja.
🥰😍😍😍😍😍😍😬
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1