
" Anda menjajah saya banget kapten," ujar Starla menahan amarah.
" Mandilah Star , baju kamu juga basah tadi waktu saya cium, iyakan?".
Starla mengacak rambutnya dan mengendus nafas nya dengan keras, meratapi kebodohan nya , larut dalam suasana hujan. Apakah dia wanita murahan, yang mau saja di cium sana sini, bu...bukan...,tidak seorangpun pernah menciumnya selain sang mantan . Namun kenapa dia tidak kuasa menolak aura pria di depannya. Rasa frustasi menggeliat dalam pikiran Starla.
Starla tidak melakukan apapun hanya diam di atas tempat tidur nya.
" Kamu mau aku mengganti pakaian disini Star ?".
Starla menatap tajam William , langsung menyambar ranselnya dan keluar dari kamar hotelnya.
Hujan menghentikan langkahnya. Starla tidak suka di buat seperti ini, ketenangannya terusik. Dan dia pun menelepon bandara, berdebat soal patner penerbangan nya.
Starla hanya bisa berjalan di area hotel, beruntung nyambung dengan pusat perbelanjaan. Starla naik dan turun eskalator. Dan melihat tempat duduk di pojok, diapun duduk disana , mengunyah roti dan air minumnya.Perut lapar, tubuh lelah. Selesai mengunyah, Starla memejamkan matanya.Begitu lelah dia hari ini. Lelah dengan cuaca, dan perjuangan landing.Di tambah suasana hatinya kacau. Di tambah William patner terbangnya berulah, semua komplit.
" Kamu merasa terganggu dengan kehadiran saya?, " sebuah suara sayup Starla dengar.
__ADS_1
Starla hanya menutup wajahnya dengan jaketnya.Kembali terkenang sewaktu patah hati, dia seperti gelandangan, malas pulang rumah karena disana sang mantan menungguinya meminta maaf, serasa tidak punya tempat, Starla menghemat ongkos, jalan kaki dan tidur di helte.
William tidak tahu harus berkata apa. Sesakit apa masa lalu Starla, dia mencoba memahami luka itu, luka yang dulu juga sama dia rasakan.Namun wanita lebih mengandalkan perasaan.
" Pulanglah, aku gak akan mengganggu kamu lagi.Apa karena kita patner sampai kamu meminta rescedule jadwal terbang kamu Star ?".
" Ya...., please jangan ganggu ketenangan hidup aku ," ujar Starla berdiri dan berjalan menjauh dari William.
" Namun kamu juga tidak menolak hadirku kan Star? Kamu selalu gak bisa nolak aku kan ?, kamu hanya pasrah dalam ciuman ku, kamu membuatku bingung Star."
Starla hanya menunduk dan perlahan jalan menuju lift, menekan lift, dia sangat lelah, pengen berbaring, tidak mau memikirkan apapun..Air mata Starla mengalir di pipi nya, Starla menghapus dengan kedua tangannya.
" Aku gak akan biarkan kamu sendiri Star, aku akan ada , kamu menghindar kemanapun ,aku akan menghantuimu. "
" Kamu kapten gila...," ujar Starla .
" Ya ," ujar William.
__ADS_1
Starla membuka pintu kamarnya, dan sudah pasti si kapten memasuki kamar Starla.
" Aku tahu rasanya menangis Star, tahu apa yang kamu rasakan, apa layak pria sepertinya kamu tangisi?, dia ngecewain, menduakan kamu , dan kamu menutup diri , aku akui kehilangan tidak akan pernah enak rasanya.Karena aku juga pernah merasakan hal yang sama. Lantas aku yang harusnya seperti kamu Star, tidak bisa move on karena kekasihku wanita baik, tidak mendua, dia mengalami kecelakaan lalu lintas tiba tiba pergi, dengan keceriaan nya."
Starla membeku.Baru kali ini dia tahu William pernah kehilangan kekasih juga.
" Aku menutup diri, wajar kan, semua kenangan indah. Tidak seperti kenanganmu dengan pria jahat itu."
" Sejak kamu aku lihat di beberapa penerbangan, aku sudah mencari tahu tentang kamu, perlahan kamu hadir dalam duniaku, dan aku pun senang kamu satu maskapai penerbangan sama aku.Ya , aku akui aku mengatur jadwal scedul perbangan kamu dan aku Star. Aku akan membagi ilmu ku sama kamu, aku mau kamu ada di sampingku."
Starla dan William saling bertatap tajam.
🥰😍🤩🥰😍🤩🥰🤩😛
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment