
Akhirnya mata itu terpejam, menyisakan begitu banyak raut keraguan.
Starla terbangun karena gelitikan seseorang.Dan benar saja, disana Sang Kapten sudah berada di hadapannya. Luar biasa banget, dari mana dia dapati kunci Starla , mana pakai hotpants dan tanktop membuat Starla gelagapan.
" Kenapa bisa masuk ?".
William hanya tersenyum.
" Melanggar privasi ".
" Kamu kan kekasihku, di negeri luar begini Star, walau kekasih, hubungan itu udah ada ikatan, jadi no problem kan Star."
" Aku masih bau asemmm, juga pakaian minim, ihhh...,kamu rapi , sana dulu dehhhh".
William tertawa.
Apalagi melihat Starla buru buru memasuki kamar mandi, William pun menunggu di sofa.
Starla mandi dengan banyak umpetan kekesalan yang dia kumandangkan di dalam toiletπ€£π π, jujur, berpenampilan muka bantal, terus berpenampilan rambut awut awutan, rambut lepek, lain baju minim membuatnya kalah pamor,hehehehe.Mana belum sikat gigi, ihhh...baru pacar sehari udah bisa bobol kamar jotel, berkuasannya kamu sultan, sultan mah bebas, ihhhh....
Starla merayap seperti cicak,engendap endap mengambil koper nya dan membawanya ke toilet,William tersenyum memperhatikan lucunya tingkah sang kekasih.Uwu bangetttt, menggemaskan. Starla memakai pakaian buat bermain ski. Dan perlahan menyisir rambut dan hanya memakai bedak tipis, bibir ranum Starla bewarna begitu lembut dan alami.
Starla melihat William beberapa kali mengangkat telepon, hmmm...begitulah kalau kita kaya, banyak kerjaan, sedangkan aku pengacara,pengangguran banyak acara ,hehehehe, eitssss bunga pengacara juga kali, banyak kerjaan ,tapi kerja serabutan, cuan hanya buat makan minun gak berlebihan,hehehehe.
William berdiri, menarik tangan Starla duduk di sampingnya.
William menggenggam tangan Starla.
Tidak lama kemudian , telepon itu pun selesai.
William menaruh ponselnya Dan memeluk Starla.
Tiba tiba mengecup Starla dengan mesra.
" Wangiiii....".
__ADS_1
" Pujian ?".
" Tentu saja honeyyyy".
" Ya Kapten."
" Jangan panggil kapten kalau kita bukan di dunia kerja."
" Terus mau manggil apa ?".
" Manggil Om ?".
" Emang aku ketua an ya Star?, aka ketua an buat kamu yaaang ?".
" Boleh pinjam KTP ?, usia mu berapa sih Kapten ?".
" Menurutmu ?".
" 36 ?".
" Beda tipis, usia saya 35 Star."
" Kamu wangi banget, " ujar Starla menarik William berdekatan dengan nya.
" Pancing besar Star, aku takut , aku gak kuat buat nahan gejolak ".
" Ihhhh mesum banget dehhh".
" Maklum sayang, macanmu, gak pernah gimana gimana sama yang lain . Dan hanya mau sama kamu, berada dalam pelukanmu aku pasrah ".
Starla tertawa dan mencubit pipi sang kekasih.
" Aku gak bosan lihat tawamu Star."
" Tawamu juga mengubah keraguan
__ADS_1
Kalau orangtuamu gak suka sama aku gimana. ?".
" Mereka akan menghormati pilihan anaknya, mudah mudahan gitu Star."
" Kalau gak gitu gimana ?".
" Kalau gak gitu, kita nikah tamasya aja ."
" Ihhh.....," ujar Starla mendaratkan tubuhnya di dada bidang sang kapten.
" Wajah kamu saat serius enak di pandang
kapten ".
" Kenapa gitu yaaang ?".
" Karena penuh aura wibawa, gak nyesal pacaran sama gembel kayak aku kapten ?".
" Kamu gak gembel yaaang, kamu tuh mandiri, keras kepala ,pengen nunjukin kamu mampu, dan benar kan ,kamu mampu, berhemat, kerja apapun buat beli apa yang kamu mau, walau nge DJ halal, namun jangan lakukan Star, citra seorang wanita ,dengan identik dunia malam,gak baik. Begitu banyak mata memandang liukan tubuhmu, dan pingin aku bombastik semua , jujur kamu tuh ngundang ,ngundang kejahatan pada dirimu sendiri. Kalau mau nyari cuan, jadj sekretarisku aja."
" Gak, aku gak minat jadi sekretaris ,karena akan banyak berhubungan dengan para pengusaha yang bujang lapuk".
" Bujang lapuk apaan Star ?".
" Sudah tuir gak nikah nikah ".
" Nyindir nih Star ?".
Tawa Starla pun kembali berkumandang.
π€£π ππππ€£
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment