
" Kita nih belum kena batunya yah Star, ketemu sama pria yang bisa memutar balikkan dunia kita, menjadi wanita tertib dan teratur."
" Emang seperti UUD 1945, hahahhaha, " ujar Starla.
" Kalau ada pria yang ber karisma , bukan menggurui, ngemong gitu, dia sangat peduli, beribawa , dan penyayang, perhatian, macho, ihhh aku mau aja di tertibkan."
" Trus James kurang apa lagi ".
" Kami tuh sama sama keras Star."
" Benar juga ,broken dan retak, pasti slek aja melulu."
" James kurang apa lagi coba, mbak aja yang ngelunjak, pasti ujung ujungnya ".
" Ya juga sihhh..., udah lah Star, pening, di ajak nikahan ,aku belum siap, gini mau nikahan ,asik ribut aja."
" Tetapi James itu berprinsip loh mbak, beli rumah, sibuk kerja , gak mendua, turunin ego mbak, nanti mbak nyesal."
Niken hanya menatap handphone nya.
" James hubungi mbak terus ya ?".
Niken hanya diam.
" Mbaknitu kekanak kanakan, terlalu dimanja orang tua.Aku tuh terlalu kebapak bapakan, soalnya di musuhi emak."
Niken dan Starla pun tertawa.
" Jangan mabok deh."
" Pengen mabok Star."
" Ya udah , mbak aja mabok sendiri."
" Temenin."
" Hem.....".
" Makan dulu, baru mabok."
Niken tertawa.
" Kamu nih makan gak suka nasi ya Star, cocok banget kamu memang bule tulen."
" Bule karbitan ".
" Casing bule aja."
__ADS_1
" Kamu lama tinggal di Indo ?".
" Gak juga, 3 tahunan, namun kompak kompakz bahkan sama Steve temenan sampai sekarang mbak."
" Mbak itu patah hati paling 3 hari aja ,trus baikan."
" Kali nih gak Star."
" Kalau aku patah hati , karatan mbak, soalnya langsung kan di tinggal nikah."
" Dia yang rugi Star, bukan kamu."
Starla hanya tersenyum.
" Aku menikmati kesendirianku, capek ,tetapi gak buat pusing."
" Malahan banyak teman yang nikah, udah cerai aja, ada 1 anak, 2 anak."
" Kalau mantanmu cerai ,kamu masih mau terima Star?".
" Gak....".
" Kenapa ? , kan kamu lama move on nya."
" Barang bekas gak akan aku pungut mbak, malu maluin."
" Bagusan mbak mabok dari pada shopping, uang itu disimpan ,karena gaknselamanya keadaan sama ."
" Mabok juga sebenarnya gak bagus sih, bukan solusi."
" Trus kita ngapain Star."
" Lomba renang aja ".
" Malam gini ?".
Starla mengangguk.
" Gak Star, aku gak suka olah raga. Kita ke club aja, aku minum dikit aja."
" Baiklah."
" Pakaian mu gabti, jangan pakai pakaian gini ".
Starla mengangguk.
Starla berganti pakaian di toilet, merias wajahnya dan sudah di pastikan Starla bak orang lain
__ADS_1
Mereka pun turun menggunakan lift.
" Kamu tinggi, pakai tumit ginian, semakin seperri super model Star."
" Untung aja sepatu dan baju pinjaman, hehehehe."
" Itu pakaian baru, oleh oleh buat kamu."
" Jangan injak kaki aku lagi yah Star."
Star ngakak.
" Itu dulu bu, sekarang udah jadi wanita tulen, udah latihan jadi wanita perkasa."
Mereka pun terkakak berdua.
Starla mengendarai mobil Niken.
" Kok mobil udah ganti mbak ?".
" Gak cocok sama pakaian kita Star."
Starla menepuk dahinya.
" Aku tukar sepatu sport flet aja deh mbak."
Starla pun mengambil sepatu dari dalam tas koper nya.
Starla melajukan mobil dan mereka turun di club yang sesekali mereka datangi.
Starla hanya menemani Niken nge dance. Mereka jingkrak jingkrak, dan sudah pasti menjadi pusat perhatian.
" Tiang star, lagi nganggur."
Starla dan Niken pun bersamaan melakukan pole dance. Sudah pasti banyak pria yang berdecak kagum dengan kebolehan mereka.Yah, Starla yang mengajari Niken buat pole dance.
William mengusap wajahnya. Dia syok melihat aksi Starla.Semakin di ikuti ,semakin terbengong bengong.
😅😆😁😅🤣😂
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1