
Hidup adalah peperangan ,tanpa aksi tembak menembak.
Kehidupan pernikahan tergantung pada peran pria ,bagaimana dia memperlakukan pasangannya,umumnya seperti itu.Bagaimana pria memperlakukan ibunya, maka begitu juga sang ibu di perlakukan menantunya ,istilahnya ada kata saling melengkapi dan saling mengerti, serta ada empati.
" Aku keingat bawa pesawat perang, ke ingat extrimnya, jadi pengen terbang lagi di kesatuan," ujar Starla.
" Hmmm, ada yang bilang ,kamu keren dalam pelatihan sayaaang."
" Makanya Steven menggilaiku, karena ,dia bilang aku keren, aku tuh smart, dan wow banget."
" Jangan bilang tentang Steven sayaang, aku cemburu," ujar William.
" Kalau kami parade pesawat perang, aku selalu paling menonjol, dan bisa di bilang nakal. Tapi yah aku pasti parade sendiri ".
" Rasa takutmu hanya dikalahkan ketika kamu sedang haid, benarkan Star?".
" Ya..., kalau udah mau datang haid, aku bed mood, dan sesudah datang aku bisa 3 harian off bekerja, menjadi ledekan teman teman."
" Aku hanya bisa berbaring, seperti yang kaku lihat, semedi di kamar, hehehehe."
" Star, mami dan papi ku, mau ketemuan dengan keluarga kamu."
" Sejak mereka saling mengetahui kita pacaran, sampai ke menikah sipil, orangtuaku dan orangtuamu langsung mengambil jarak, gak ada kerja sama dalam bentuk apapun lagi."
"Berat persoalan ini kapten. Apa sudah siap menjadi wasit, hansip, satpam, bodyguard ?, kalau terjadi dentuman peperangan ?," ujar Statla.
Willim pun tertawa.
__ADS_1
" Asal jangan kita dua yang jambak jambakan yaaaang ."
" Kalau kita ber dua sampai jambak jambakan, aku yang rugi, rambut ku lebih panjang dari kamu sayaaang, kalau kamu jambak aku, bisa klenger dehhhh".
" Kamu kabari mami kamu ya yaaang, yang pastinya sebelum tahun baru, keluarga kita ketemuan, kita balik kamoung yaaaang."
" Aku hampir gak pernah baliknkampung, baik tahun baruan atau perayaan apapun, sejak kakek dan nenek gak ada lagi, aku sesekali aja pulang."
" Kamu gak boleh gitu sayang, sebagaimana pun orang tua itu, dia akan menantikan kamu kembali ke rumahnya."
" Kalau aku balik kampung, aku gak bakalan menikah sama kamu kapten."
" Hahhh...,kenapa yaaang ?".
" Dalam 1 hari ,bisa 5 laki laki datang ke rumah melamar dan di perkenalkan dengan aku, bersama keluarganya."
William menggaruk kepalanya.
" Memang sih, calonnya tajir, ada wajah petak. Ada wajah kerucut, semua baik, kompeten, setidaknya CEO tamatan Norwei, tamatan Oxford university, ada tamatan dari Canada, lain teman masa sekolahan datang melamar aku , pusing, aku gak betah pulang. "
" Kenapa gak pilih mereka sayaaang ".
" Mereka cupu, keliatan pendiam, ada yang humble, namun hanya enak di ajak jalan, buat kedewasaan kurang. Soalnya masih ngandalin mobil dan kekayaan orangtua.Aku ingin pria rajin.Pria yang mandiri, pria yang bisa ambil keputusan, gak lembek kayak lemang."
" Menurut mu aku ini gimana sayaaaang ?".
" Kamu tua, hahahahaha".
__ADS_1
" Masa ketuaan ku aja yang kamu kenang yaaang?, serius jawabnya hanya soal tua yaaang?".
" He ehhhh...".
William mendekap erat Starla.
" Serius yaaang, kenapa, saat aku ajak kamu menikah, kamu mau ".
" Jawab jujur, gak pakai dramkor."
" Baiklah pak ketua."
" Aku akan jawab."
" Ya udah ,jawablah, " ujar William berwajah serius.
William memandang Starla dengan penuh cinta dan kasih sayang.William mendekap Starla dan mencium pundak Starla dengan penuh kehangatan.
🥰😍🤩😍🤩🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1