Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Daya Tarik


__ADS_3

Malam itu, Starla tidur lebih nyenyak, di tempat yang baru, bisa melihat pemandangan lampu yang berkelap kelip, sungguh sangat indah.


Dengan mengganti kartu handphone yang baru, lebih membuat Starla legah tanpa beban.


Ketika bangun pagi, Starla tersenyum melihat Melvin sudah membuat sarapan di dapur buat Starla dan Clara.


" Wajib makan, wajib berjuang, " ujar Melvin.


" Dua wanita dikalahkan kerajinan seorang pria, hahahaha...," ujar Starla.


" Kalian kalau masak, mirip perang dunia ke 3 Star, masak satu menu, berseraknya ampun ampun, mana malas mandi " ujar Melvin.


" Kamu nih adek yang gimana sihhh...? , st...**....ttt..., jangan umbar aib kami dong. Jujur ,aku sejak menikah, selalu mandi, rapi, rumah juga rapi, rasanya , udah bela belain, ngerjain rumah, masih juga , di anggap ban serap kali yah," ujar Starla dengan wajah sedih.


" Sudahla Star, jangan nyalahin diri, kekurangan kamu tuh apa. Apa gak ada kelebihan mu juga ?".


" Pagi pagi , jangan mewek, konsentrasi, kan mau bawa pesawat tempur, buat misi perdamaian, " ujar Clara.


Starla dengan mata berkaca kaca hanya menunduk.


" Effort bisa hilang karena gak ada feedback, sabar bisa hilang.Yah....sabar bisa hilang karena di sepelein.Tulus bisa hilang karena gak ada perhatian, sibuk itu gak ada, semua tergantung prioritas, " ujar Starla.


" Orang lain boleh meragukan mu. Tapi kamu jangan pernah ragu pada dirimu sendiri...


Cintai Dirimu Star,


Hargai dirimu. Karena kamu terlahir luar biasa...," ujar Melvin.

__ADS_1


" Ternyata melepaskan payung tidaklah selalu buruk, nikmati saja hujan badainya, nanti juga akan reda sendiri ,benar kan ?", ujar Starla dengan senyuman kecut.


" Apa dia mencintai dengan cara seperti ini pada Michell? Ketika Michell pergi untuk selamanya ,baru dia sadar, dia kehilangan? , "ujar Starla.


" Michell siapa Clar?, " tanya Melvin.


" Mantan terindahnya William."


" Bisa jadi Star, orang yang gak bisa menghargai wanita yang di cintainya ,yah seperti itu, sewaktu hidup ,gak di cari, sewaktu udah gak ada di sisinya, dia mencarinya sejadi jadinya."


" Maunya aku, karena orangtua nya dan orangtuaku saling bersitegang dia tetap menggenggam erat tangan ku, jangan malah hanya diam. Aku pulang, ke apartemen harusnya kami bicara ,ini gak. Nyesak banget aku rasain."


" Jelas sebagai wanita , sensitif pasti. Dan jika dia nyariin kamu , hari ke dua bagaimana ? ,istilahnya Slowmotion ?, " ujar Clara .


" Sama seperti kamu Clar, apa dia mencarimu di toko bunga ?".


" Kamu ada memberitahunya?".


" Gak."


" Disitu kamu salah juga kan Clar ?".


" Kami berdebat, hal itu pemicunya Star."


" Kamu mengapa mencemburui wanita itu aja sih ?".


" Hmmmm...., dia dekat banget, teman seperti apa sih Star ?, yang sudah mempunyai isteri, apa teman lebih dari segalanya,apa teman berkedok mencintai?, banyak kan yang begituan."

__ADS_1


" Iya juga sih, tetapi kalau suamimu gak selingkuh, hanya sekedar jalan gimana ?".


" Suamimu beda loh Clar, nungguin sampai toko bunga tutup, sabar,tetap beliin makanan kamu, kamu tahu, dia bergegas datang juga kan, waktu kamu di rumah sakit, dia juga di luar kota, gak bisa disalahkan sepenuhnya."


" Kamu kok belain dia sih Star ?".


" Bukan belai, tapi benar kan Clar , bahkan sampai saat ini, dia kekeh ke toko buat nemui kamu, kamu aja ngumpet. "


" Jangan seperti anak kecil, yang suka ngampek, bisa runyam rumah tangga."


" Kalau aku beda lagi, dia gak Wa sama sekali, gak ada hubungi Handphone aku, gak pulang, yah seperti aku ini gak ada artinya, hanya keset kaki."


" William mungkin ada keperluan mendadak Star ?".


" Jika aku bukan preoritas, memang beneran sakit aku rasa. Buat apa menikahiku, jika menyia nyiain aku."


" Dia memang sosok miaterius, susah ketebak, cool banget, dan disitu kelemahan kamu, menganggap itu daya tariknya, kacau kan " ujar Clara.


Starla mengangguk.


🥰😍🤩🥰😍🤩😛


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2