
Pernah di posisi dihianati namun aku banyak sujud dan bertanya kepada Tuhan, kenapa aku di kasih rasa yang tidak baik untuk di lanjutkan. Terbebas sulit, dan sakit itu membelenggu.
" Level sakit dimana moment, dimana aku yakin, dia itu rumah, tetapi dia hanya singgah.Dia singgah setelah menghancurkan kepercayaan yang aku berikan,dia pergi, dia gak lihat aku sesakit dan sehancur itu.Fisik aku sakit, hati aku sakit, bahkan aku kehilangan berat ku sangat banyak saat itu. Aku sampai bilang, padahal di tahun ini kita udah janji mau menghalalin hubungan kita, tapi di awal tahun ini kamu ninggalin aku 🥺, tetapi bagus juga, sebelum menikah, semua terjadi, kalau sudah menikah, aku lebih hancur."
" Lelaki yang mencintai banyak wanita, berarti dia memahami wanita, tetapi laki laki yang mencintai satu wanita, berarti dia memahami cinta, benar kan Li ?".
" Benar Star."
" Dulu kamu tuh wanita penurut, namun kaadaanlah yang membuat , kamu berubah menjadi kasar dan terkadang terkesan egois".
" Yah...kamu menjadi sulit buat di dekati, di tahlukkan Star. Kamu gak berani membuka hatimu lagi."
" Sudahlah Star, move on dongggg, kamu wajib move on."
" Ya Li, yang mendewasakan manusia bukanlah usia, namun bebagai peristiwa yang berhasil di lalui, dan dibayar dengan luka, umur hanya angka."
" Bijaklah memilih pasangan hidup, jangan memilih pasangan yang hanya menghabiskan waktunya denganmu ketika dia menginginkan sesuatu."
" Udah ,aku gak mau tahu, kamu wajib move on."
" Hidup bukanlah pertelevisian yang bisa di putar ulang ".
" Dipertemukan dengan seseorang yang royal, baik, perhatian, full eford, cool, tidak melarang apapun ketika sudah ada batasannya, benar benar ngetreat dengan baik, paham banget situasi , hanya kamu yang nolak kapten".
" Star, kami besok , main es Skating, kamu ikut ?".
" Aku ? 🙄gak bisa main es skating lohhhh".
" Belajar donggg, kamu kan suka belajar."
" Siapa yang ajarin ?".
__ADS_1
" Aku...,"ujar William.
Starla dan Lilian pun bengong.
" Beneran kapten bisa main es skating ?".
William hanya tersenyum.
" Ya udah..., kita berangkat besok, gak jauh dari sini, 10 menitan."
" Aku sama David, kamu sama kapten aja yah Star."
" Kamu kan udah lama mau belajar main es skating, jadi ayo ikut dehhhhh".
" Daripada ngorok di kamar, yukkkk."
" Kapten, kamu beneran bisa ?"
" Hmmmm....".
" Aku meragukannya Li, aku gak pernah uji coba ".
" Ada aku percaya lah."
" Jika hatimu banyak menahan sakit, maka belajarlah dari rasa sakit itu , untuk tidak memberikan rasa sakit itu pada orang lain, " ujar Starla.
Starla bingung ,kenapa dia bisa berdekatan dengan kamar William.
Ketika menempelkan kartu nya ,pintu terbuka, tentu saja William langsung ,tanpa ada basa basi mengunci Starla hingga mereka saling menatap.
William mengusap wajah Starla.
__ADS_1
Mereka saling menatap.
" Kamu gak lapar Star ?".
" Lapar....".
" Kamu pikir ,saya nyiumin kamu yah ?, apa kangen Star ?".
" Ihhhh, PD banget, maling teriak maling, Kapten kali yang pengen ".
" Ya , aku pingin , pingin banget....".
William Kembali mendekatkan diri pada Starla , mengusap wajah Starla dengan lembut. Perlahan William mencium Starla dengan penuh perasaan. Mereka terbuai suasana keromantisan lampu lampu di sekitar area perhotelan.
Deru nafas mereka saling berkejaran, laksana di padang gurun ,membutuhkan oase pelepasan.
Kata hati, tidak sesuai dengan logika saat bekerja, sekeras apapun mengeraskan hati, jika respek dengan seseorang, gak bisa di dustai, ingin melawan pada awalnya ,namun hati melunak dan terhanyut pada rasa yang ada.
Ketika saling melepaskan, William mendekap Starla dengan erat.
" Belum mengakui , kamu dan aku punya rasa yang sama ?".
Starla menyembunyikan wajahnya di dada William yang bidang. Baru kali ini Starla sedekat itu, lebih rileks dan lebih menerima.
🥰😍🤩🥰😍🤩🥲😛
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment