
Aku tidak menghitung lukaku, tidak pula mematok sukaku.Rasanya seluruh energiku...baik itu semua ketakutanku, ataupun rasa ingin bahagia, telah terkuras habis habisan di tahun tahun yang lewat.
Baik sekarang atau selanjutnya, aku hanya menjalani semua yang seharusnya ku jalani, mencoba tegar, kuat dan pasrah menjalani apapun di depan.
Bahkan aku sangat memohon pada semesta , dan ingin sekali menjalani apapun yang aku suka, apa yang aku inginkan.
Dari balik Rumah sakit , saya up date kembali novel, maaf lagi sibuk karena anak saya sakit. Anak saya yang bungsu.
Doain yah anak saya sehat selalu.
Dan semoga pembaca bahagia selalu, juga di beri kesehatan.
Dalam dekapan William, dengan tubuh polos ,dan ditutupi selimut, mereka memperhatikan titik hujan membasahi kaca apartemen mereka.
Dia selalu berjaya menahlukkan, memberi kepuasan batin. Bertapa suami yang memikirkan kebutuhan sang isteri, memenuhi kekosongan selama 3 tahun ini. Suami yang sangat memikirkan detail, perasaan sang isteri. Sangat banyak pasangan ,setelah menikah, tidak memenuhi kebutuhan biologis sang isteri.Hanya mau di layani secara egois, tidak bergairah dengan isteri, bosan dan banyak hal lainnya.
William mengusap wajah Starla ,mencium pundak Starla dan mengecup pundak putih itu.
" Begitu fatal kecelakaan itu yaaaang ."
" Ya yaaaang, aku hanya mengingatmu, mobil kita hancur, karena tabrakan itu sangat cepat terjadi, kalau aku gak menghindar, aku mati di tempat, dan pengendara itu juga sangat parah, bahkan kami menjadi sahabatan Star, dia frustasi kehilangan kekasihnya, pacaran 8 tahun, atm, gaji nya di serahkan sama sang pacar, sang pacar memutuskannya dan dilamar pria lain, akan menikah , hati pria mana yang gak hancur."
" Dia mah bloon, mau mau aja di peralat wanita matre begitu, mau sampai kapan."
" Tuh ada Lilian, walau janda ...., baik, ada juga temanku Zifkah, siapatahu cocok, mereka bisa kenalan."
William tersenyum.
" Ya..., nanti kita kenalin , dan kamu kenalan juga sama dia dan kamu bawa aja temanmu Star, hitung hitung makan malam , sudah lama kita gak ngumpul bareng teman ."
__ADS_1
" Aku berangkat besok, jadi kita hanya sampai di sini ?".
" Apa maunya gitu ?"
" Gak..., aku ingin kamu yang ikut aku, hitung hitung pembalasan si pitung, " ujar Starla dengan wajah serius.
" Baik sayaaang, penerbangan apa yaaang ?".
" SkyLand ".
" Hebat kamu yaaang, bisa masuk maskapai ini ."
" Pasti donggg, Justin banyak mengajariku, 2 kapten senior."
" Dan aku sangat cemburu Star, dia selalu mengejar dirimu sedari dulu."
" Dia melamar aku."
" Mantan....".
" Gak....".
Starla tertawa terkikik karena melihat wajah William menggemaskan.
" Yaaaaang...., please jangan pernah menduakan aku."
" Kamu percaya aku wanita seperti itu ?, tipis betul kepercayaan mu kapten."
" Hanya bisa merengek kah ?".
__ADS_1
" Juga bisa memelas yaaaaaang."
" Kalau begitu, memelas lah, rayu aku."
" Kenapa jadi suka di gombalin yaaaang ?".
" Aku pengen kayak teman ku, di gombalin suaminya, suaminya sangat romantis, sementara kamu, kaku, dan seperti patung."
" Inilah aku yaaang , apa adanya diriku. "
" Cemburuan, tua, iya kan yaaang."
" Iya banget...,hahahahaha....".
William menggigit kecil lengan Starla."
" Selain cemburuan ,tua , juga vampir hahahahaha...".
William dan Starla bergumul di dalam satu selimut. Deru nafas mereka kembali memancarkan rasa saling dalam banyak hal. Hingga tubuh itu lemas dalam pertarungan, dan Strala dalam dekapan sang suami. William tidak bosan bosan mengecup bibir sang isteri dan mengelus wajahnya.Wajah yang begitu sangat dia gilai.
Udara dingin membawa kehangatan bagi hati mereka, yang merindu.Hujan masih awet, memecahkan keheningan malam. William pun tertidur pulas ,tidur yang selama ini tidak pernah dia miliki.
🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment