Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Mencuci


__ADS_3

Selesai mendekor, Starla keluar dari gedung. Clara sudah pergi bersama kekasihnya. Mereka sudah tinggal bersama , dan Clara saat ini mengandung, membuat mereka buru buru menikah, dan resepsinya di pertengahan bulan.


Clara selalu di dukung keluarganya. Berbeda dengan Starla. Apapun yang dilakukan Starla selalu salah.


" Kita ke apartemen ku ya, " ujar William.


" Aku belum mencuci pakaian, lumayan banyak ,udah 3 harian."


" Baiklah. Kita ke apartemen mu saja, " ujar William langsung melajukan mobilnya.


" Besok jadwal ku balik ke kapten Senior."


" Ya...., sampai akhir bulan ini, dan setelah itu, kamu akan selalu terbang sama aku ".


" Aku menolak , dan sudah mengurusnya , "ujar Starla.


William tiba tiba mengerem.


" Why Star ?".


" Aku gak mau dekat dengan siapapun . Terima kasih sudah membantu aku bekerja buat malam ini, dan next aku gak butuh di bantu siapaoun. "


" Kamu sangat keras kepala Star."


" Benar, aku kepala batu."


" Kamu kapan bisa nurut ?".


" Gak akan pernah."


" Kamu akan lihat, aku akan menempa kamu, menjadi wanita sesungguhnya, wanita yang juga butuh pertolongan orang lain, " ujar William.


" Aku sudah terbiasa sendiri."


" Tidak ketika kamu ketemu dengan aku."

__ADS_1


Mata Starla dan William saling beradu pandang.


William melajukan mobil nya menyusuri jalan dan memarkir mobil nya .


Starla malas malasan turun .


" Sudahlah disini saja."


William menggeleng dan langsung mengangkat tubuh Starla.Hingga masuk ke dalam lift yang kebetulan terbuka.


William mengunci gerak Starla.


" Kamu tidak cukup kuat melawan Star."


" Please , jangan begini kapten. Jangan ruwetkan hidupku lagi."


William kembali ke posisi samping.


Starla keluar dari lift , Starla mendorong tubuh William dengan sekuat tenaga, hingga memasuki lift kembali.


Namun William kekeh dan sigap kembali membuka pintu lift dan bisa mengejar langkah Starla.


" Aku bukan yempatmu bermain ,pergilah."


" Aku tidak bilang kamu tempatku bermain Starla, aku mau bertamu."


Starla kehabisan akal, suara perdebatannya mengganggu tetangga nya.


Starla pun membukanpintu dan William langsung masuk.


Starla memberi sendal rumah pada William. Starla meletakkan koper di samping rak sepatu, mengikat rambutnya, menggulungnya ke atas , kemudian Starla ke bagian dapur ujung ,mengambil pakaiannya.


William menggeser posisi Starla. Mengambil alih pekerjaan Starla.


" Ostirahatlah, matamu sangat lelah."

__ADS_1


" William seperti biasa tidak terpengaruh pada pakaian dalam Starla. Namun wajah Starla menahan malu ."


" Please letakin, itu ada pakaian dalam aku ."


" Aku bukan pria mesum Star."


" aku risih kamu pegangin pakaian aku."


" Kamu butuh istirahat.Apa mau aku gendong kembali ?".


Starla merasa putus asa, baru kali ini ada pria yang bisa mematikan langkah langkahnya.Seorang pria penuh wibawa menahlukkan nya.


Starla berbaring di sofa, dan benar, dia memang sangat lelah. Setiap harinya , mengantar bunga , ain menjadi sipir pengganti.


William sudah membereskan pakaian Starla. William tersenyum memandang wajah Starla.


Ketika Starla sudah lelap, William memindahkan Starla ke kamar tidurnya. William menggenggam tangan Starla.Kwhadiran Starla membuat William menjadi tenang. Bukan perasaan belas kasihan, lebih ke melindungi dan peduli.


William menggenggam yangan Starla ,hingga pagi posisi mereka seperti itu.


William pagi itu sudah memesan sayur fresh, ikan dan seafood fresh, dan beraneka buah dari sepupunya.


William memasak sarapan buat mereka berdua.


Starla bengong melihat penampilan William memasak di dapurnya yang kecil.


" Kenapa kamu melakukan ini semua Will?".


" Kita hanya dua manusia baru kenal."


Smith hanya tersenyum.


" Makanlah."


Starla duduk patuh makan sarapan yang Willaim buat ,sangat enak ujar Statla dalam hatinya.Sesekali pandangan mereka beradu, Starla membuang pandangannya ke lain arah.

__ADS_1


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰


Like donggg biar author semangat up🤭.


__ADS_2