Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Badai


__ADS_3

Starla kembali melakukan penerbangan jarak pendek, sekitar 2jam.


Cuaca sangat extrim, jarak pandang minim, bersyukur bisa melakukan pendaratan.Namun kerika turun dari Pesawat, Starla mengembalikan ponselnya ,menekan tombol ponselnya mode pesawat terbang menjadi model data selular. Beberapa pesan pun tersaji di layar. Dan Starla syok membaca pesawat hilang.


Starla tidak ngeh awalnya. Namun dinginnya suhu dan cuaca extrim bisa fatal buat jalur penerbangan.


Di layar jadwal penerbangan semua merah, apalagi terjadi insiden pesawat hilang kontak dengan bandara ATC.


Starla melihat kesibukan di bandara tetap padat, apalagi delay membuat banyak lenumpang di bandara tertahan.


" Kamu gak tahu Star, kapten William pesawatnya hilang kontak ?, " ujar Steven.


Starla bengong. Perasaan nya pun bingung. Baru kali ini dia ngeh dengan seorang pria, apa respek karena kasihan, respek karena dia sering mencium Starla, entahlah. Ada kecemasan dalam diri Starla yang tidak bisa dia tutupi.


Starla duduk di ruang breving, begitu banyak para kru membicarakan soal William disana. Mereka juga mencemaskan keadaan William dan teman teman lainnya.


Starla menatap salju, tepatnya Starla menghitung penerbangan yang William lakukan harusnya sudah mendekati Serbia, daerah Rusia. Beberapa teman William memandang Starla.


Starla hanya diam, meneguk air minumnya.


" Finish, jadwal penerbangan semua di tutup, karena badai, dan bandara operasionalnya di tutup, " ujar seorang kru penerbangan.


Begitulah juga pengumuman yang Starla baca di handphone nya.


" Lilian...., " ujar Starla.


" Ya ...,Lilian bertugas Star, " ujar kepala pramugari.


Starla langsung terduduk, kemudian diam di sebuah sudut. Lilian, teman nya selama ini.


" Star...,kamu gak menghawatirkan kapten William ?, " tanya seorang pramugari.

__ADS_1


Starla hanya diam.


Dan beberapa kru pun memandang ke arah Starla dan menjahuinya.


" Apakah salah, Starla tidak begitu mencemaskan William, sampai se gitunya di judge orang lain."


" Jujur , Starla terusik, tapi dia mau gimana lagi, William dan dirinya bukan status pacaran, mereka dekat, namun lebih ke hubungan rumit. "


" Kamu gak sedih patnermu lagi hilang kontak Star?".


" Hanya orang yang gak punya hati yang gak sedih , Starla menekan perkataannya.


Starla masih bingung dengan perasaanya.Terkadang William jutek, dingin ,angkuh, terkadang sweet, Starla lebih suka sosok yang stabil, orang orang mana pada tahu .


Tetapi jujur Starla tidak menyangka perasaan nya gelisah, apakah karena Lilian ,atau William, entahlah.


Ruang kru semakin sunyi, Starla masih disana . Starla bergegas mencari informasi dari pimpinan.


" Masih belum ada kabar Star, ATC dan Satgas masih mencari titik kordinat terakhir, dan sudah lose kontak , beberapa jam.Liat monitornya."


Starla memperhatikan jalur, dan memang sudah tidak ada komunikasi sama sekali.


" Bahkan sudah di beritakan, pesawat yang berada di jalur, agar tetap memanggil kode pesawat yang William terbangkan."


Starla melihat anak pemimpin disana ,dan juga ada beberapa kru.Yah pengagum kapten memang lumayan banyak.


Lirikan mata anak pemilik maskapai begitu tajam menghunus ke arah Starla.


Starla didekati .


" Kamu bisa bersikap datar, seperti tidak ada kejadian. Baguslah...., aku pastikan dia selamat, dan tahu wanita seperti apa yang mengusik hatinya."

__ADS_1


Starla merasa wanita ini konyol banget. William masih belum jelas, dia sudah heboh atas perasaannya dan terusik.Orang belum jelas hidup dan matipun , apa yang mau diributkan.


" Semua orang berharap demikian, karena begitu banyak di luar sana yang menantikan kabar para penumpang pesawat .Tidak usah heboh nona, orangnya saja belum tahu hidup dan mati, anda sudah hebohkan. "


" Kamu...., " ujar wanita itu menatap tajam Starla.


Starla bersikap datar. Dan Starla melihat titik di layar.


" Mereka kembali, lihat...," ujar Starla.


Ucapan Starla berbarengan dengan ucapan petugas dan pimpinan di ATC.


" Mereka kembali, "ujar Pimpinan ATC bahagia.


Semua orang pun bersorak.


" Pesawat mengalami turbelensi dan mengalami kerusakan di bagian sayap karena salju, pesawat mengalami guncangan, dan mereka akan melakukan pendaratan ."


Semua pun menunggu posisi pesawat, sampai akhirnya 45 menit pesawat mendarat di Serbia ,semua penumpang selamat, dan penyelamatan pun di lakukan sesuai dengan jalur dan prosedur.


Starla pun permisi dan keluar dari ruangan pimpinan.


🙄🙄🙄🙄🙄🙄


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2