Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Saling mengagumi


__ADS_3

" Kenapa pakaian dalam ini begitu banyak sepupumu kirim? Apa kah kamu one night stand ?".


" Namanya penjual, dia mau aku bayar banyak. Dan aku tidak pernah one night stand Star. Jujur aku pernah menjalani hubungan dengan seseorang, lumayan lama.Namun dia meninggal karena sakit kangker limfoma."


" Dari sejak itu, aku tidak pernah dekat dengan siapapun, dan sejak melihatmu, kebekuan diriku cair. "


" Akan ada hari lain, kamu akan memakainya. Aku akan simpan dalam lemariku."


" Kamu ke PD an kapten."


" Mungkin...," ujar William tersenyum.


" Kita wajib tidur ,akan terbang jam 11 besok."


" Disini? Berdua ?".


William mengangguk.


" A..aku di kursi malas aja deh."


" Tidak, aku gak akan macam macam,aku akan menjagamu," ujar William dengan tatapan sunguh sungguh.


" Sudah enakan ?".


" Hm......., obat mabuknya bagus."


" Yup..".

__ADS_1


" Kamu sering mabuk ?".


" Tidak, hanya sesekali."


Starla membaringkan badan nya. William juga .


Perlahan William mendengar nafas Starla teratur berhembus ,dia pun bersiap tidur. Namun ketika mebalikkan badan , wajah Starla begitu cantik, polos , dan begitu banyak misteri.


William pun bergegas tidur.


Pagi begitu dingin , Starla menggeliat dalam pelukan William. Sangat nyaman. Strala kembali terlelap.


William tersenyum melihat wajah polos Starla ,dalam pelukannya. Hatinya yang kosong terisi dengan hadirnya Starla.


William bangun ,menyikat gigi nya dan turun dari apartemen nya, di bagian belakang aprtemen ,ada begitu banyak pedagang kuliner makanan khas Chines, William pun membeli beraneka kue tradisional dan membeli Nasi bakien dengan toping beraneka sayuran.Dia pernah melihat Clara menyukai sayur.


Sapaan para pedangang William balas satu persatu. Dirinya lebih banyak tersenyum pagi ini.


William menekan kunci kemudian memasuki apartemen nya.


Sungguh kehadiran Starla membawa warna cerah dalam apartemen nya.


Starla berbeda dari sosok wanita nya dulu, sosok wanitanya lebih lembut, penurut.Namun Starla beda , keceriaan nya penuh dengan banyak luka.


William seakan tertantang melindunginya.


William membiarkan Starla tidur, dan membuka laptopnya.

__ADS_1


Ketika sudah pukul 9 lebih, William membangunkan Starla.William sudah memanaskan makanan Starla. Sangat beda dulu dia yang di layani dan saat ini, dia yang melayani.


Starla melihat sikat gigi bewarna biru, di letakkan dengan odol di atasnya , Starla pun membersihkan giginya dan wajahnya, kemudian mandi bersih dan kembali mengenakan pakaian nya sudah kering. Starla cukup kaget, William sempat mencuci dan mengeringkan pakaian nya bahkan menyetrika nya.


Starla duduk, sarapan berdua bersama William.


Tidak ada banyak kata buat mereka berdua.


" Kamu akan menjadi patnerku , setelah kapten mu pensiun. Aku sudah mengajukan diri, dan sudah di Acc pusat."


Starla terbatuk dan William dengan sigap memberinya minum.


" Kita akan ke apartemen mu, mengambil pakaian dan kopermu."


Starla mengangguk.


Sungguh sosok di depannya menghipnotisnya buat patuh. Wibawanya dan aura sang pria begitu menghantui Starla.


Starla ke ingat ciuman panas sang kapten dan wajahnya bersemu merah. Sudah berapa banyak wanita yang di ciumi nya ? Ada rasa gak rela dan cemburu, namun Starla sekuat hati menepis rasa itu.Nyadar bahwa dia bukan siapa siapa.


Ketika akan berdiri, kaki jenjang Starla tersangkut di salah satu kaki kursi, dengan sigap William sudah menopang tubuh Starla.Wangi parfum mint itu begitu sensual , William dan Starla tidak bisa membohongi perasaanya , mereka saling mengagumi.


🥰😍😘🤩😗😘😘😗😘😗


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2