Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Sang Menantu


__ADS_3

Musim dingin begitu panjang, membuat Starla dan William lebih banyak menghabiskan waktu di rumah mami William.Mami William dan papinya sudah benar benar menerima kehadiran Starla. Mereka sadar. Jika menentang anaknya, yang ada mereka akan kehilangan anak nya , dan mereka sadar, jarak mereka semakin jauh.


Starla sudah mulai dekat dengan mami William. Mami William tidak pernah memaksakan Starla apapun, cukup mengerti keadaan sang menantu.


Seperti siang ini, Starla mencoba memotong sayur, malahan tangan nya terpotong lumayan dalam.Tentu saja satu rumah panik, termasuk sang mertua dan William.


Acara makan siang pun berantakan, karena mereka membawa Starla ke rumah sakit. Disana luka Starla mendapat beberapa jaitan.


Tentu saja William selalu ada dan mendekap sang isteri.Selesai tangan Starla mendapat jaitan, Starla sudah boleh pulang.


" Kenapa kamu gak memarahi aku yaaang," bisik Starla di telinga William, sewaktu William menggendong Starla.


" Kamu sudsh terluka ,masak aku marahi yaaang."


Starla cukup terenyuh.


" Mengapa memilih aku sebagai isterimu ?".


" Kamu wanita beda dari lainnya.Untuk memilih wanita yang bernilai,tidaklah mudah sayaang.Aku berjuang untuk itu.Kalau aku gak melakukan sesuatu, untuk bisa mempercepat perjuanganku,akubtakut akan kehilanganmu yaaang.Dan itulah keseriusan ku yaaang."


" Laki laki yang mencintai kamu, adalah yang gak sabar untuk menjadikan kamu istrinya."


" Cwetttt bqnget sihhh kamu kaptenkuuuu...., " ujar Starla.

__ADS_1


" Jangan pernah masuk dapur lagi ,kamu gak lihat darah tanganmu kemana mana ?".


" Namanya belajar bangggg, belajar gak ada yang namanya mulus kan, ini gak sengaja aja."


" Kalau mau masak, terus terusan kepptong gini, darahmu bisa habis, "ujar William dengan wajah seriusnya.


Starla ngajak tertawa terkikik.


" Pesawat aja bisa aku tahlukkan, aku pernah loh masak, rebus bayam, tumis kangkung, gak sulit, ini hanya masalah kecil aja, beneran lohhh."


" Gakkk....".


" Nanti kalau anak kita ada ,aku kan juga mau jadi ibu yang sempurna, mau maqak simpel ,bisa.Mau masak Mpasi anak bisa."


William menarik nafasnya.


" Ihhh...apaan deh. Kayak anak kecil aja ,lagi main masak masak. Pakai pisau plastik, " ujar Starla merengut.


Mami dan papi William hanya menyimak ,sambil menahan senyuman.Mereka semakin hari. Semakin memahami hati sang anak, mereka baru mengetahui, memang sang menantu sifatnya unik. Apa adanya ,polos dan sangat pejuang hebat.Dan anak mereka sangat luar biasa mencintai isterinya.


Pantasan William sangat berjuang buat pulih, agar tidak bisa di tekan lagi, untuk tidak bersama Starla.


Setelah menaiki pesawat yang Starla menjadi pilotnya ,mereka menjadi sadar sang emnantu memang punya skill yang sangat kuat, berkarakter.Karena pilot wanita bisa di hitung dengan jari.Cuaca extrim, bisa Starla hadapi penuh dengan ketenangan.

__ADS_1


Sang mertua laki laki menjadi sering memuji sang menantu.Di depan keluarga nya dan teman nya.


" Penerbangan apa sudah di buka nak ?".


" Belum mi, badai salju masih dasyat di beberapa wilayah.Beberapa penerbangan masih tutup Mi," ujar Starla.


" Apa ada pening nak ?".


" Enggak mi, hanya terkejut aja, pisaunya tajam banget."


" Itu pisau khusus nak, di pesan , mami suka,karena tajam, dan nulyeaal lihat kamu terluka nak, pantasan waktu mesan dulu, papi bilang, pisaunya tajam, bahaya, mami kekeh mau beli. "


" Starla yang salah Mi, gak pernah masak handal gitu."


" Sudahlah , pisaunya jangan pakai yang itu lagi, itu teguran juga,coba kalau kita semua bekerja, mami di dapur masak, kan kalau kenapa kenapa ,kita panik juga," ujar sang papi mertua .


Mami William pun mengangguk.


🥰😍🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2