
Rute Quatar ,baru hari ini William lakukan. Dan sungguh perjalanan cukip jauh, bahkan ngopi, makan ,mereka lakukan semua di dalam pesawat, meski ada sesekali hujan dan gumpalan awan, semuanya masih savety.
Pengenalan sudah William lakukan sendiri ,ketika pesawat akan take off.
Seperti biasa, Pilot kemudian mengenalkan diri, kopilot, dan kepala kru kabin; menjelaskan ke mana pesawat akan terbang untuk memastikan penumpang tak salah naik; perkiraan waktu selama perjalanan dan pukul berapa tiba di tujuan; suhu di luar pesawat; dan informasi lain yang penting untuk disampaikan. Kemudian sesaat sebelum lepas landas, pilot memberikan aba-aba lagi kepada awak kabin.
"Cabin crew arm doors and cross-check," begitu kata pilot melalui pengeras suara. Pernyataan ini berarti awak kabin harus mengecek seluruh pintu pesawat. Saat pintu sudah siap, maka awak kabin akan berkata, "Doors are armed and cross-check complete."
Percakapan antara pilot dengan awak kabin ini adalah prosedur yang harus dilakukan bukan hanya untuk memastikan pintu pesawat tertutup dengan sempurna, namun juga memastikan papan luncur berada dalam posisi hidup. Jika terjadi pendaratan darurat, papan luncur akan mengembang ketika pintu pesawat dibuka. Setelah itu, barulah semua kru dan penumpang duduk di kursi masing-masing sebelum pesawat siap lepas landas.
Namun penerbangan saat di waktu malam, pesawat beberapa kali mengalami Air pocket.
Air pocket sesuai artinya, istilah ini mengacu pada guncangan turbulensi –kondisi saat kecepatan aliran udara berubah drastis–. Dalam situasi tersebut, air pocket digunakan untuk meminimalisir rasa panik dan takut para penumpang ketika terjadi turbulensi.
Namun jam terbang yang tinggi membuat William Dan Heru sigap mengatasi tantangan alam.
__ADS_1
" Direct Flight, ujar Copit Heru".
Direct Flight Istilah ini berarti penerbangan langsung. Lebih tepatnya, penerbangan antara dua kota yang akan dikunjungi tanpa harus melakukan pemberhentian atau transit.
Semua kembali dalam kondisi normal, ketika malam berganti mentari datang, Pertanda pesawat 15 menit lagi akan melakukan pendaratan, Copit Heru pun menjelaskan sehingga di dengar para penumpang pesawat .
Begitu juga sesaat setelah pesawat mendarat. Awak kabin harus memastikan papan luncur telah di-nonaktifkan. "Cabin crew disarm doors and cross check," kata pilot. Dan saat pintu sudah siap untuk dibuka, pilot akan berkata, "Cabin crew doors may be open."
Pendaratan pun mulus, tanpa ada guncangan, mulus tidaknya take of dan landing, bepengaruh pada jam terbang seorang pilot, keadaan angin, cuaca , dan juga keahlian yang memang di miliki seorang pilot.
Heru tersenyum.
" Mau jalan ke mana Kapten ?".
" Hmmmm...., kita akan nginap di Palm Tree selama 3 hari, sebelum kembali Ke Canada."
__ADS_1
Pulau Buatan Palm Tree adalah destinasi wisata yang menarik minat banyak wisatawan asing. Memiliki desain yang mirip dengan tempat wisata yang ada di Singapura dengan modelnya yang menyerupai pohon palem. Yup, itulah alasan kenapa tempat wisata ini disebut dengan Pulau Buatan Palm Tree. Di antara sekian banyak kawasan wisata yang bisa Anda jumpai di timur tengah, Pulau Buatan Palm Tree merupakan pulau yang diminati banyak wisatawan karena keindahannya.
" Yang mendesain tempat wisata ini,
Nakhel Properties dimana tempat ini berlokasi di Teluk Persia. Pulau buatan ini tidak tampak miskin dan kuno, namun saat menginjakkan kaki di lokasi ini, kita bisa menyewa villa dan apartemen mewah di area ini. Adapun lokasi bisnis, resort, dan perkantoran dengan suasana yang sangat lux. Cocok untuk tempat tujuan liburan Anda yang sekaligus ingin menyelesaikan urusan bisnis dengan rekan kerja.Namun karena fasilitas kita ngiap di hotel , maka nikmati fasilitas aja Heru, uangnya bisa buat yang lain."
" Benar Kapten , holiday 3 hari, lumayan."
🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment