Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Wanita


__ADS_3

Starla mengelus kaki sang suami.Kaki yang begitu mulus dulunya , kini banyak terdapat sisa hasil operasi.


Semua nya membekas,seperti kisah perpisahan mereka 3 tahunan, bukan waktu yang lama.Bercerai tanpa bertemu kemudian bersatu kembali,bukanlah sesuatu hal yang mudah bagi Starla. Apalagi wanita lebih membawa ke perasaan nya .


William paling mengerti apa yang Starla rasakan. William langsung mendekap sang isteri. Dalam dekapan William, Starla merasa sangat nyaman.


" Badai salju sangat extrim yaaang, penerbangan di tutup," ujar William mengecup puncak kepala Starla.


" Kita harus berbelanja ,menyetok kebutuhan pokok, karena akan susah buat berkendara yaaang, " ujar William.


" Kita bersiap siap berbelanja kebutuhan kulkas, yukkk."


Starla mengangguk.


Dan benar saja ,suhu minus sangat extream terjadi. Starla memakai jaket tebal, memakai syal dan topi, begitu juga dengan William.


William melihat banyak kendaraan terjebak tebalnya gumpalan salju.


" Hati hati berkendara yaaang, jalan sangat licin dan salju masih menebal."

__ADS_1


William mengangguk.


Mereka sampai ke sebuah pusat perbelanjaan terlengkap dan fresh hasil dari pertanian lokal hingga inport dari luar negeri.


William mengambil keranjang, Mulai memilih beberapa sayur yang tahan, dan beberapa sayur yang akan di masak hari ini dan besok.Sedangkan Starla memperhatikan sang bapak rumah tangga memilih sayur.


William tersenyum melihat wajah imut sang isteri. William mengelus pipi sang isteri.Sungguh William sangat bersyukur, mereka bisa bersama kembali.


Starla tidak menyukai ikan laut, sehingga William yang memilih berbagai ikan.Starla lebih memilih ke bagian buahan.Starla memilih buah pear, apel, sunkis, pepaya, pisang.Starla tersenyum ketika melihat buah salak bali kesukaan nya.


Tentu saja Starla memborongnya tidak tanggung tanggung ,5kg, hehehehe.


Starla terkikik tertawa.


William membeli berbagai sayuran dan jamur. Starla hanya melihat saja. Soalnya dia gak ngerti soal masak memasak, paling ribet menurutnya. Biasa hidup dengan Melvin dan Clara. Membuatnya nyantai, mereka semua jago masak, karena orangtuanya buka resto.Starla yang biasa sendiri, hanya bisanya beli makanan ,dan paling enak yah kerja di maskapai. Makanan di beri higienis, soalnya dunia penerbangan detail buat makanan apapun dan aman bagi kesehatan.


Starla memandang beberapa pasangan yang berbelanja. Rata rata punya anak satu. Ada yang dua.Sungguh lengkap rasanya.Tetapi kalau curhatan Lilian. Tentang pernikahan nya dulu, gak ada habis habisnya. Dia jagain anak, masak, nyapu, bersih bersih lain cari duit , jadi pramugari dan jualan apapun yang bisa dia kerjakan. Rasanya lelah banget, apalagi pasangan pulang ngamuk ngamuk gak jelas, beban mental banget, begitulah selalu setiap hari Lilian alami.


Sang suami, memunggunginya sewaktu tidur. Menaruh pakaian kotor gak kira kira kalau makai, kalau belum di seterika, pasti layaknya bos, tinggal merintah sambil ngomel ngomel. Mana ada indahnya pernikahan seperti itu, sama halnya dengan pernikahan neraka,

__ADS_1


Logis sih. Bukan satu dua orang ngalami hal yg sama. Ada pun suami , family man banget, baik di rumah, eh tahunya main judi online,selingkuh lagi, gimana coba.Kita mandang kehidupan orang bahagia, happy nya aja padahal , belum tentu, banyak pasangan rapi nyimpan aib suami. Atau isteri.Di sosial media luar biasa pansos nya, di dunia nyata, hubungan yang toxic adanya.Gak heran, banyak anak anak korban broken home trauma dengan pernikahan, karena dia melihat hubungan orangtua nya sehari hari perang di rumah seperti apa.


" Kenapa melamun yaaang ?".


" Ngebayangin, kalau Tuhan percayakan kita berdua buat punya anak, apa kamu mau jadi papi yang baik? papi yang benar benar gak berubah sama isterimu atau anakmu.Mau bantu kalau pekerjaan rumah banyak.Mau jagain anak juga, nyedia in waktu buat sang isteri melepas lelah."


" Ya yaaang, aku akan berusaha. Aku sadar kita itu patner. Pasangan dalam hal membesarkan dan mendidik anak anak kelak. Bukan satu yang di bebani mengasuh, yang lainnya gak peduli, bukan."


William mendekap pinggang Starla.William tahu keraguan Starla sangat besar padanya ,tapi mau gimana lagi, waktu akan menjawab semuanya


🥰😍🤩🥰😍🤩🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2