
Ditingkalkan sendiri di apartemen mewah membuat Starla tidak nyaman.Sensitif yah itulah perasaan nya.
Langkah kaki memecahkan buyar konsentrasi Starla.Disana ...di depan nya , William berdiri ,sudah kembali.
" Minumlah Star, ini obat pencegah setelah apa yang kita lakukan malam ini."
Starla hanya menatap William, mengambil obat tersebut dan meminumnya.
" Bukan takut bertanggung jawab Star. Kamu masih berjuang mendapatkan posisi kapten."
Starla hanya diam.
" Maukah kamu menikah denganku Star ?".
Starla hanya diam .
" Aku bukan pria yang melakukan dan tidak mengukuhkan hubungan kita, " ujar William merengkuh diri Starla memeluknya begitu erat.
" Aku sudah mendapatkan kartu keluarga mu,dari papimu Star ".
Starla terkejut .
Dengan genggaman tangan William, mereka kembali ke Korea.
William mengajukan ijin cuti buat Starla dan dirinya.
Dan di depan petugas catatan sipil ,mereka pun berpose beberapa kali, dan menandatangani berkas.
Keluar dari kantor catatan sipil, mereka saling memandang.
" Apa kamu menyesal Star ?".
Starla hanya diam, kemudian menggeleng.
William tersenyum.
Secepatnya mereka kembali ke Canada.
" Apa kamu mau berbulan madu ?".
Starla menggeleng.
__ADS_1
" Apa kita tetap tinggal di apartemen kita ?".
William mengangguk.
" Gimana kalau Clara dan Malvin tahu tentang status kita , dan cin cin ini ," ujar Starla.
William tersenyum.
" Apa bagusnya kita buka saja ?".
" Apa yang membuatmu nyaman Star."
" Cin cin nya kita simpan aja ya kapten".
William mengangguk.
Kehidupan mereka kembali seperti biasa, sudah 1 tahun mereka menjalani pernikahan sipil, tanpa ada di ketahui siapapun. William begitu menyayangi Starla, perhatian William bukan mau mengatur dan mengekang. Akhirnya Starla lebih dewasa, lebih matang bertindak.
William bahkan selalu membantu pekerjaan rumah, dan mereka selalu melalui malam malam romantis. Natural berjalan begitu saja.
Pertukaran personil dan patner kembali di berlakukan. Jadwal Starla dan William keseringan bentrok , namun jika mereka off tentu saja mereka melewatinya bersama.
Dan Clara syok melihat William membersihkan apartemen Starla .Sudah beberapa kali Clara perhatikan.
" Biar Clara yang menjelaskan."
" Kalian selama ini kucing kucingan yah?".
William hanya diam.
" Apa keluargamu tidak bereaksi dengan semua ini ?".
Sebenar nya kedua orangtua William sudah mengetahui pernikahan sipil William dan Starla.Begitu mereka melakukan nya, mami William lebih menilai sekuat apa komitmen mereka.Dan menemui orangtua Starla. Namun mami Starla kekeh tidak mau anaknya menikah dengan seorang pilot.
Mami Starla sempat memarahi sang suami dengan pemberian kartu keluarga.Dan akhirnya mami Starla ingin melihat ,sejauh mana William bisa menjadi kepala keluarga dan sekuat apa hubungan mereka.
Di sisi lain, mami William tersenyum melihat kebahagiaan sang anak. Lain lagi melihat sang menantu semakin dewasa. Walau Starla selalu menolak ajakan William ke rumah mami dan papinya, sesekali mami William mendatangi kediaman sang anak, isi kulkas lengkap, rumah bersih, bahkan beberapa mata mata mengatakan , Starla selalu berbelanja ke supermarket sebelum pulang ke rumah, Starla juga membersihkan kediaman William dan kediaman dirinya. Namun jika Starla sibuk, maka Williamlah yang menggantikan peran tersebut .
Siang itu, Clara mengerutkan dahi ketika melihat tanda merah di bawah tengkuk Starla.
Clara sudah lama mencurigai Starla dan William hubungannya semakin jauh.Sebatas teman, Clara hanya bisa menasehati.
__ADS_1
" Star...kamu....".
Starla bengong.
" Kamu mau tutupi apa Star ?".
Starla sibuk merangkat beberapa buket bunga pesanan customer.
" Gak mau cerita ?".
" Aku...aku sudah menikah secara sipil, tepatnya ."
" Apa ...?, kapan Star ?".
" Sudah lama."
" Berapa lama kamu tutupi dari aku?".
" Orangtuaku dan orangtuanya juga belum tahu."
" Kamu gila yah Star, persahabatan kita sedangkal ini kamu buat ?".
" Gimana dengan hubungan kamu dan David ?, kalian juga menikah sudah hampir 3 tahun kan Clar ?".
Clara membeku.
" Kamu tahu dari mana Star ?".
" Awalnya dari cin cin di atas meja kamu, terus sewaktu meminjam pakaian mu, aku menjatuhkan kartu catatan sipil."
" Kamu juga menyembunyikan nya dari aku kan ?".
Clara mengangguk.
🤣😅😆😁😂🤣😅
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment