
Pagi itu, seperti biasa ,namun ada yang beda , William menarik tangan Starla memasuki apartemen nya.Apartemen itu begitu rapi, desain interiornya sangat bagus. Wallpaper berwarna abu dan dominasi hitam, tanpa warna pinky , menunjukkan apartemen seorang pria.
" Kita akan terlambat, jika masih disini kapten."
" Star...., apa kamu tahu, aku menyukaimu, sungguh, dan aku gak akan biarkan kamu kelaparan.Kenapa kamu selalu menghindar saat berdekatan denganku ? Apa kamu menyukai pria lain?".
" Tidak.....".
" Kamu juga sangat kaku padaku, sebentar kamu baik, sebentar lagi kamu menjauh."
" Aku takut ,kamu gak bahagia bersama ku, aku takut jarak usia di antara kita menjadi penghalang."
" Aku sudah tua Star."
" Dan aku mencapai posisi saat ini, dengan perjuangan. "
" Terus terang kapten , saya gak kepikiran menikah di usia saat ini, atau beberapa tahun lagi."
" Aku bisa menunggumu Star."
" Terlalu lama menunggu kapten, bila kita jadian, maka keluarga mu akan mendesak untuk menikah, sedangkan aku belum siap, akan menjadi konflik ."
" Hubungan tidak bisa dikatakan akan dijalani saja, " ujar Starla.
" Please Kapten, saya juga di jodohin sama Edward."
__ADS_1
" Dan kita ketemu , aku bertemu dengan kencan buta ,kamu ketemu dengan perjodohan."
" Anak yang patuh, " gelak tawa Starla pun pecah.
" Aku gak keberatan kamu berteman dengan pria lain Star, aku hanya keberatan dengan pria pria yang mengejarmu. Jadi....,sebaiknya kamu menjaga jarak dengan mereka."
Starla mengulum senyumnya.
" Hal lainnya terserah, harga diri pria ,bukan mengandalkan perlindungan wanita, tetapi pria mengandalkan melindungi wanitanya.Kamu harus menjadi dirimu sendiri, kalau suka beli tas, beli saja,kalau suka pakai sepatu hak tinggi, pakai saja, kalau suka makan , ngemil lakukan saja, jangan hanya karena malu, demi menjaga harga diri, kamu melepas kebiasaan jajan dan memakai heels."
" Aku tahu Star, dua orang bersama , harus memikirkan satu sama lain.Namun kalau kamu bersamaku, kamu menjadi diri sendiri saja ".
" Apa menurutmu aku menerima mu kapten ?, kamu dingin ketika aku dekati, dan ketika aku menjauh, kamu mendekat, jinak jinak merpatikah ? atau kamu ragu menjalin hubugan dengan ku ?".
" Banyak hal aku pikirkan Star, kamu masih muda, aku ingin mengalah dan menghentikan perasaanku padamu, namun aku gak sanggup Star, tanpamu aku merasa hidupku sangat sepi."
" Tidak."
Starla dan William saling bertatapan.
" Aku bagaikan ban serap Kapten."
William mendekati Starla, kembali hendak mencium Starla. Namun Starla menjauh.Terbayang sikap William beberapa waktu lalu, menjahui Starla, terkesan kapan dia mau mendekat, bisa sesuka hati.
Starla tidak mau menjadi wanita bodoh, di perlakukan sesukanya.
__ADS_1
Starla menjauh dan melangkah keluar dari apartemen William.
Starla memang sangat menyukai William, sosok berkarisma , tangguh, namun Starla paling rapuh saat dikala William di dekati dia menjauh, Starla merasa dirinya hanya ban serap
" Kamu bukan ban serap Star, aku hanya menjalin hubungan dengan satu wanita, dan dia sudah pergi, sudah 15tahun itu terjadi, dan 15tahun tidak ada sosok yang membuatku tertarik".
" Anda kelainan kali Kapten."
" Tidak Star, buat mendekati kamu, aku perlu keberanian, rasa takut kehilangan itu lebih besar, dan jujur, ketika kamu di dekati banyak pria, aku juga sangat takut kehilangan kamu."
William sungguh sungguh meruntuhkan gengsi nya, saat ini, di hadapan Starla.
Dan Starla hanya bisa keluar dari apartemen William.Dia masih berpikir, mungkin seperti menolak William .
Ada yang tinggal di gedung tinggi dan ada yang tinggal di kubangan terdalam.Ada yang bersinar terang dan ada yang tidak punya apa apa.Orang yang tidak memiliki apapun sepertiku, meski harus mengorbankan diri sendiri, berusaha memberikan yang terbaik buat diriku, supaya hidup dan bersinar, tanpa mengandalkan
siapapu n.
😔😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment