
Starla dan William pun memasuki Lift, mereka sesekali tertawa. William sangat melindungi Starla .Sesampai di bawah, Starla dan William tersenyum melihat Lilian dan beberapa teman mereka.
" Keren banget pakaian kamu Star ".
" Jelas ...., hahahaha".
" Kapten juga tamfan bingittttzzz, tuh liat pada di lirikin cewe cewe, gak bisa lihat barang bagus, langsung mau main tempel, hahaha."
Wajah Starla menoleh ke arah William. William mengerti arti pandangan Kei, William mendekati Starla dan tersenyum menepuk pundak Starla.
Sungguh, William ia sangat mengerti banget, apa yang membuat pacarnya gak nyaman.
Lirikan mata ke Starla pun para wanita itu lakukan pada Starla. Starla langsung membelai wajah William, sengaja ngipas, biar mereka gerah, hehehehe.
Namun teman sepenerbangan mereka syok dan bengong, padahal Starla dan William nyantai aja.
Lilian menahan tawa.
" Kamu berutang penjelasan Star"..
Starla hanya tertawa.
" Kamu sangat cantik Star ".
" Jelas....," ujar Starla mengedipkan matanya pada Lilian.
" Songgong amat sih Starla, lihat tuh cowok bule ,turunan arab kali Starla, suka lihat kamu banget Starla, dari tadi, beberapa lohhh, itu kayaknya orang Rusia."
Dan benar saja , pria itu mendekati . Tentu saja William pasang badan. Mau tidak mau Lilian jadi penegah, mempersilahkan pria itu berkenalan dengan Starla. Lilian sengaja ngerjain sang kapten. Lilian mau lihat, seberapa gentle sang kapten pada Starla.
__ADS_1
Dan belum apa apa , mau berjabat tangan, William yang menyalami mereka. Lilian dan Starla pun pecicilan menahan tawa mereka.
" Dia cemburu banget Star".
" Stttttt...t.ttt...ttt ".
Lilian senang banget melihat interaksi sang Kapten dan Beberapa pria tersebut.
William langsung menarik tangan Starla ,mereka pun keluar.
Di ikuti Lilian dan beberapa anggota kru. Semua tersenyum dengan reaksi sang kapten.
" Lengkap banget, bawa syal buat kamu Star, jaket tebal ini ,bahan nya limited stok, kamu tahu gak , jaket kamu itu mahal banget lohhh.Kapten perhatian banget sama kamu, keliatan banget perlindungannya, dan dia memang guru terbaik. Kamu aja dia ajari dengan penuh kesabaran."
" Udah mujinya ?", ujar Starla meneguk teh hangat, setelah beberapa saat latihan bermain ice sketing.
" Hati batumu itu gak tergerak Star ?".
" Dia pacar aku Li.".
" A...apaaaaaaa? Serius ? , Lilian syok."
Starla dengan santai menahan senyumnya. Apalagi saat melihat William kembali dari toilet ,dan langsung berada di samping Starla.
" Dingin yaaang ?", bisik William.
" Hmmm....sangat, andai bisa ngeram, aku mau ngeram, " ujar Starla membuat William tertawa.
" Berlatih lagi yok Star "
__ADS_1
Starla mengangguk.
Lilian tersenyum penuh rasa bahagia, melihat sang sahabat akhirnya membuka diri pada seseorang yang sangat ber kelas. Lilian yakin, William bisa membuat Starla menjadi lebih patuh, disiplin dan gak sesuka nya lagi.William sering memimpin forum, sering ngebimbing para pilot baru.Wibawa William gak di ragukan lagi. Lilian menatap interaksi William dan Starla. Lilian sadar, mereka saling mengisi. Serasi banget dan natural gak ada dusta karakter di antara mereka.
Sesekali Starla meluncur dan beberapa kali jatuh. Tentu saja William membantunya berdiri dan ngebimbing agar bisa lebih kokoh dalam melakukan tolakan.
" Tangan kamu dingin yaaang, jangan di lepas sarung tangannya yaaang, dingin banget."
Starla mengangguk.
" Kita sama meluncur ya ".
Starla mengangguk.
Mereka pun bergandengan tangan .
" Satu...dua...tiga..," ujar William.
Mereka pun meluncur, William terlihat tertawa , demikian juga Starla, di akhir luncuran mereka , William mendekap Starla dengan penuh rasa kasih sayang.
" Pendaratan yang sempurna, " bisik William.
Starla pun menahan rasa bahagia bercampur rasa ke GR ran. Maklum begitu di perhatikan, di cintai, wanita mana yang gak klepek klepek 🤭🤭🤭🤭.
🥰😍🤩🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
vote
Koment