Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Gercep


__ADS_3

William sangat suka membelai rambut Starla.Mereka memesan beberapa aneka makanan , dan giliran William yang memaksa , menggendong Starla ke dalam ruangan hotelnya.


" Kamu kapten gila deh...,ih...turunkan..., malu, keliatan CCTV gak, aduhhh ada kru yang liat, gimana ?".


" Aku single,kamu juga single ,kita kan gak selingkuh, gak juga di grebek kan, kita hanya makan, gak lebih juga kan sayangkuuu".


" Italy membuat dirimu saraf nya kumat


Kapten....".


" Iya kali, gak apa apa , yang penting, kamu wajib akui, aku ini pacar kamu."


" Mau pacaran dengan ku ?".


" Malas ".


" Gak boleh malas dongggg, apa yang kamu gak suka dari aku Star ?".


" Kekayaanmu, membuat lututku merinding disko."


" Merinding disko gimana Star ?".


" Gemeterannnn".


" Ada aku, gak boleh gemeteran ".


" Hidupmu pasti di soroti publik ".


" Gak, bahkan gak ada yang tahu, rumahku dan lain lain kan Star, aku menutupi privasiku, aku juga akan melindungi kamu dan anak anak kita kelak."


" Kalau menikah aku gak punya anak gimana ?".


" Kita lakukan bayi tabung, imseminasi buatan."


" Kalau gak bisa gimana?, kamu itu putera tunggal, aku gak mau jadi penghalang kebahagiaan mu, kebahagiaan keluargamu."


" Aku gak mau ujung ujungnya di belakang, sesudah menikah, aku menjadi sangat stres ,gak positif positif, aku tertekan, aku gak mau , kalau kondisi gitu , baiknya pisah, kamu ber hak bahagia, aku juga ber hak bahagia, benar kan kapten"


" Gak , gak benar."


William perlahan menurunkan Starla di sofa.


" Pastinya , kita wajib lakukan pengujian kesehatan sebelum menikah. Itu hanya embel embel Star."


" Kalau aku gak sehat, gak subur ,ingat ya Kapten, baiknya kita pisah aja "

__ADS_1


" Aku dan kamu bisa hancur Star, aku gak bisa dalam permainan satu hubungan."


William kembali memeluk Starla.


" Aku ingin kamu Star, hanya kamu ".


" Sakit kehilangan Star, dipisahkan dengan kematian, penghianatan, kamu juga rasakan sendiri kan Star ?".


" Ya...," ujar Starla dalam pelukan William.


William melepaskan pelukannya, setelah perut Starla berbunyi.


memberi sumpit pada Starla.Mereka pun makan, sesekali Starla mengambil udang dari mangkuk makan nan William. William tersenyum, malahan mengambil beberapa dan menyuapi Starla.


" Enak ?".


" Enak ."


" Makan lah Star. "


" Untung aja badanku gak mau gemuk Kapten, kalau gak, habislah membulat seperti PiG hahahaha."


William tertawa.


" Yup".


" Kota ini ,malam hari sangat indah, lampunya bagus ".


" Ya...," ujar William.


" Jangan di balkon Star, nanti flu".


William memakaikan jaket dan syal pada Starla.


Mendekap Starla.


" Kita resmi pacaran kan Star ?".


" Aku takut gagal lagi ".


" Aku pastikan gak Star. "


" Kamu pegang kata kata aku ".


Starla mengusap wajah William.

__ADS_1


Jujur , William sangat menyukai Starla , sejak pertama kali bertemu, ada yang beda dari diri Starla, ternyata dia wanita yang lucu, menggemaskan, pekerja keras, dan lumayan tidak penurut dan nakal. Walau pergaulannya Nge DJ , dia gak pernah macam macam dengan pria, mabok kalau lagi bertengkar dengan maminya, itu juga karena maminya tipikal keras dan memaksakan kehendak, aehingga membuatnya memberontak.


" Ngantukkkk, " ujar Starla.


" Bobok di sini aja Star."


" Enak aja , ada macan kelaparan ,di suguhi daging, bisa ampun ampun di terkam , sorry om, segelku masih kompkit, not for sale, and not for you."


Mereka pun tertawa.


" Tidur lah yaaaang, kamu pacarku kan ?".


" Suka hati aja ".


" Mau atau sepasrah itu ngatain suka hati?".


" Mau....,tetapi aku pecemburu, bar bar, jika kamu selingkuh, gak batasi jarak sama angsa angsa gemulai, dan yang over akting di hadapanmu, aku gak akan mau sama kamu, aku udah pernah gagal, aku gak mau ,tersakiti kembali, dan aku belum mau nikah, setuju persyaratan ku ?".


" Baiklah, aku gak akan sia siakan kamu, lihat saja."


" Baiklah, aku bobok dulu, ngantuk, pakai banget."


William tersenyum .


Kembali menggendong Starla tiba - tiba, membawanya ke kamarnya. Mereka berdua pun tertawa.


" Gotong menggotong, memang jago mu kapten, awas encok".


" Gak bakalan Star, hehehehe".


" Bersih bersih dulu ya".


Starla mengangguk.


William dengan sigap mengecup bibir Starla dan melambaikan tangan.Starla masih terkejut.Memamg tua tua gercep amatzzzzz, dalam hati Starla.


🥰😍🥰😍🥰


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2