Sang Pilot Cinta Beda Usia

Sang Pilot Cinta Beda Usia
Pindahan


__ADS_3

Starla membaringkan diri di kursi, disanalah dia beristirahat. Tomy dan sang isteri sangat tahu dunia Starla, dia tidak pernah mau merepotkan orang lain. Pasti ada maslah makanya Starla sampai ketempatnya.


Begitu pagi datang, Starla pun permisi dan kembali ke apartemen nya. Bergegas mengepak barang barangnya, ketepatan hari ini hari terakhirnya menyewa. Dan Starla sudah mengepak beberapa barang miliknya dan tentu saja Sinai, Mitha dan Lusi sudah Starla call, minjam pick up Clara.


Starla membawa tanaman nya , dan beberapa peralatan masaknya.


" Pindah untuk ke berapa kali Star," ledek Lusi.


" Ke sekian kali ,hehehe...".


" Menghindari siapa ?".


" Sewanya sudah habis ".


" Ngeles lagi ?".


" Gak, mau cari suasana baru."


" Tuh Steve call kamu, katanya , dia punya teman , ada jual rugi apartemen, dekat loh sama bandara, kamu bisa jalan kaki ke bandara tanpa ongkos, kalau mau, kita temui Steve."


" Yang bener ?".


" Kamu matiin handphone non...., hanya yang aku tahu, kamu wa bawa pick up kemarin. Yah kami ngumpul aja."


Starla menghidupkan handphone nya dan bengong melihat panggilan telepon dari William.


" Kamu di kejar kejar utang Star ? Sampai nada pesan kamu gak berhenti ?".

__ADS_1


" Jangan doanya gitu, aku udah berjuang juga, buat nabung bukan buat ciptain utang."


" Aku rasa ,kalau kamu melarat, mami kamu paling happy, kamu pulang ke rumah, setelah sekian tahun terlunta lunta di jalanan, hehehehe."


" Pantang pulang sebelum menggenggam sebongkah berlian," ujar Starla di sambut ngakak teman teman nya.


" Kekeh amat neng...".


" Maklum, cita cita itu wajib di perjuangkan, bukan berpangku tangan."


" Kamu Star, apa aja kamu kerjain, dari MC, supor pengganti, lain dekor gedung, ngajarin mapel, pening liat kamu."


" Yang penting sampai detik ini, aku masih sehat, masih berjuang, kalau jadi kapten, tunjangan lumayan, uang saku juga, gaji juga."


" Jam terbang wajib banyak ya Star ?".


" Mami kamu kenapa gitu amat ya Star ?" .


" Wajarla ,anak semata wayang, kalau kenapa kenapa ,mayat tak nampak, di udara kan jarang kalau kejadian , tubuh utuh.Kamu kalau jadi emak emak juga ngerti."


" Benar juga kamu bilang Sin," ujar Mitha.


" Alat transportasi paling aman itu yah pesawat."


" Kalau di darat aja bisa kecelakaan dan meninggoy, yah kapan waktu nya udah di suruh jalan, emang bisa di bilang sama malaikat pencabut nyawa, bentar emak gue gak tega, bentar .., belum siap, " ujar Starla.


" Kalau semua pemikiran nya pendek, mana ada hang mau jadi pilot, pramugari," ujar Starla.

__ADS_1


" Emaklu salah buat nama,harusnya nama lo gak Star, Star itu kan bintang, ya di langitlah tugas, coba nama lu Rakabumi, ya kerja di bumi, gak di kayangan, hehehe...," ujar Lusi memhuat mereka ngakak.


" Benar pakai banget, nama adalah doa, yah terkabul, benar kan, " ujar Sinai.


" Nih kita mau mutar kemana ?".


" Udah ke tempat aku aja dulu Star, jangan buru buru nyewa apartemen, nanti kayak kejadian toiletnya tumpet, airnya gak nyala."


" Kalau uangmu kurang Star, beli apartemen, kami iklas pinjemin, memberi kamu pasti gak terima."


" Kami punya uang utuh, hasil kerja semua di tabung, mau apa apa minta papi dan mami, kamu beda kan sama kami, ortu kamu mampu, yah karena asik bertengkar dengan kamu, yah gitu."


" Nikmat membeli dengan uang sendiri , jauh lebih happy, soalnya ngumpulin nya dengan titik darah penghabisan, keringat darah, perjuangan, lelah, nangis, dihina , jadi satu."


" Aku masih ingat Star, kamu dekor apartemen, bagus banget, namun kamu bukan pemilik istana itu."


" Belum rejeki, kelak aku bisa beli yang lebih bagus dari itu."


" Amin...amin...amin..," serentak ketiga teman Starla meng aminkan.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2