
" Aku tidak akan membiarkan kamu menyesali pilihanmu.Mencintai dan dicintai adalah hal yang sangat membahagiakan.Aku sudah memikirkan banyak cara , dulu aku berpikir tidak apa apa hidup sendirian, selama sisa hidupku, sampai bertemu denganmu, membuatku sadar begitu bahagianya di cintai dan mencintai."
" Aku memberikan begitu banyak cinta hanya buatmu.Karenamu aku menyadari, aku juga orang baik, berharap pantas buat kamu cintai. Aku hanya mau mengatakan, aku mencintaimu , hanya mau kamu selama nya dalam hidupku."
Aku ingin lebih baik menjadi orang yang selalu sejajar dengan langkahmu.
" Aku belum siap buat hubungan baru ".
" Sudah 5 tahun berlalu Star, apa kamu tetap jalan di tempat ?".
" Kapten tahu dari mana saya udah 5 tahunan broken heart ?".
" Saya hadir di pernikahan mantanmu Star."
Starla menunduk.
" Kamu ada rasa sama saya ?".
Starla mengangguk.
" Terus kenapa kamu meragu ?".
" Trauma, ketakutan , dan gak siap buat patah hati.Bukankah jika mau jatuh cinta, harus kuat patah hati ?, aku belum sanggup."
" Pelan pelan , kamu pasti bisa ".
" Kamu merindukan aku ?".
Starla melihat pandangannya ke atas ,lalu mengangguk.
" Good...., " ujar William bahagia.
" Cukup kamu merindukan saya Star, ada rasa. "
" Saya gak menuntutmu apapun, hanya saya mau, kamu dan saya saling dalam banyak hal. Kamu hanya butuh kepercayaan."
" Saat kau besamaku, aku siap membuatmu bahagia, pegang kata kataku Star .Takkan ada Kita , bila kau tak ingin bersama. Kamu takkan salah, bukan kamu yang salah, tapi ada dia yang egois , dan kita hempaskan saja."
" Bagaimana jika orangtuamu tahu, kita pacaran ?".
" Malah lebih bagus, jadi aku gak perlu di kenalin dengan banyak wanita dan mengikuti kencan buta."
" Aku anak orang biasa biasa kapten, aku lebih banyak menyelesaikan masalahku sendiri, orangtuaku sangat keras, dan bahkan membenci profesi pilot, bagaimana aku punya pacar pilot, bak bambu semakin di runcing dan di pertajam."
" Kita gak ada yang tahu. Akan berprofesi menjadi apa, benar kan Star."
__ADS_1
" Ya....".
William tertawa.
" Bagi orang, profesi pilot extream, tetapi bagi kita sangat menantang, dan kita juga bisa jalan ke setiap negara."
" Starla masih ingat, saat Wiilaim mengejarnya.
Gak panik cuma detak jantung dah melebihi top speed motor nya, kapten jago juga bawa motor sport dapat lawan yang handal."
" Starla lebih ke pasrah aja ,hehehehe".
" Kamu kan berduit, kenapa mau jadi pilot ?".
" Aku suka awan ,langit, matahari Star."
" Aku suka lihat laut dari atas pesawat terlihat jelas kapten".
William tersenyum.
Ledekan teman teman nya ketika bertemu, masih terngiang di telinga William.
" Kamu tambah muda aja Will, lebih banyak senyum, dan gak begitu kaku, jangan jangan ada cewek yang kamu taksir ya , begitulah umumnya mereka katakan."
Saat mereka terbang, William baru ngeh bahwa memang benar adanya ,Starla selalu memandang laut , langit dan awan. Dan disini ,di kota Italy, menjadi saksi hubungan mereka semakin dekat.
Dan William kekeh memperjuangkan Starla.
" Kamu sangat suka ice cream Star, dingin makan es cream juga ?".
" Hmmm, sangat suka, apalagi es cream bertabur buah, kismis, aku sangat doyan. Kalau kamu suka apa Kapten ?".
" Aku suka kamu Star ".
" Ihhh...norak.....".
" Real loh Star ."
" Aku tahu, kamu suka nyelam ,kayak aku juga."
" Kapan kita nyelam lagi Star ?".
" Kita ke Indonesia aja Kapten, disana banyak pemandangan laut yang indah ".
" Kita kapan holiday nya Star ?".
__ADS_1
" Gimana kalau Agustus ini ?".
" Boleh ...., " ujar Starla.
" Nanti kita atur jadwalnya ya yaaaang. "
Starla mengerutkan dahinya.
" Norak ?".
Starla mengangguk.
" Gak apa apa yaaaang, norak sama pacar sendiri."
" Pacaran nya kapan ?".
" Yah setiap hari ".
Starla tertawa memukul lengan William. William langsung memeluk nya.
" Kamu tuh jangan nakal yah, apa belum puas nakalnya ?".
Starla tertawa.
" Kebayang, kita punya anak senakal kamu Star, aku harus hadapi dua di rumah, nakal, usil, lasak, komplit."
Starla tertawa.
" Makanya ,jangan pacaran sama aku, kapten cari aja wanita lembut, anggun, kemayu".
" Aku hanya mau kamu Star."
" Kamu udah kena ilmu jampi jampi, kekeh , jangan nyesal ".
William mengangguk.
🍓🍎🍓🍎🍓🍎🍓🍎🍓
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1