
Benar saja , Starlamabuk, selesai nge DJ , Starla di bopong Melvin dan Clara .Dj Snake mengawal mereka sampai ke apartemen. Terkadang hubungan Starla dan Dj Snake karut marut. Mereka sering bertengkar. Kalau Dj Snake udah jahil, nge gombal dll.
Starla pun memasuki lift apartemen bersama Clara dan Melvin.
Sesampai di lantai mereka, Clara dan Melvin terkejut melihat William sang kapten berada di depan apartemen Starla.
William hanya diam. Ketika hendak mengambil alih tubuh Starla, Melvin pun buka suara.
" Dia tidak butuh bantuan anda kapten, saya dan kakak saya mengurus nya ."
" Kalian membiarkan dia se mabuk ini ?, teman seperti apa kalian ?".
" Aku gak mabuk Will, beneran."
" Kamu mabuk, padahal jadwal kamu besok ada, kamu mau di keluarkan dari ijin terbang ?".
" Jangan ngancam gitu kapten," isak Starla.
William mengembuskan nafasnya secara kasar.
" Minum ini, " ujar William memasukkan ke dalam milut Starla dan memberi air mineral pada Starla.
" Aku akan menjaga nya ."
" Aku akan perhitungan dengan kalian berdua," sarkas William dengan tegas.
" Beneran perhitungan , " tegas William kembali , meenepis tangan Melvin mendekap tubuh Starla dalam dekapan nya.
" Harusnya kamu tanyakan sama diri kamu, kenapa Starla bisa semabuk ini, dia terbebani dengan hadirmu, kamu kaya, berkuasa. Dan mengekang jalannya, kamu membuatnya tidak nyaman ".
" Wanita harus ada aturan. Tidak mengekangnya, mau lihat kehancurannya tidap hari di club ? , disko, nge DJ, itu hidup bebas yang kalian mau dia lakukan, orang ngejebak dia drugs ,kalian ijinkan, sedangkan kalian teman atau satu komplotan?".
" Aku akan tegaskan pada kalian, aku mengubahnya untuk kebaikannya. Sudah cukup batasannya dia menjalani hidup semaunya,tidak ada aturan, bebas sebebas bebasnya."
" Kalian mau, cita cita nya menjadi kapten hancur ?, dia menentang orangtua di jalur penerbangan, semua sendiri, dan ingat ,aku gak akan biarkan dia hancur , kalian akan lihat, dia akan menjalani hidup yang lebih baik."
" Teori bro...," ujar Melvin.
__ADS_1
" Kalau kalian tidak berani menegur kesalahannya, kalian bukan teman, membiarkan nya, hanya mengawasinya. Dia bebas melakukan hal senakal apapun."
Clara dan Melvin terdiam.
Benar kata Starla, bahwa William itu orangnya tegas, berprinsip, beribawa dan memang sangat kelihatan .
William membawa Starla ke apartemen nya.
" Kenapa ke apartemen mu ?".
" Mau ikut, silakan, di apartemen Starla tidak ada obat dan lainnya. "
" Kalau mau grebek, grebek aja , biar kami nikahan ."
Melvin dan Clara sampai bengong.
Gila nih kapten, dalam hati Clara.
Starla berguman segala hal.
" Kamu kalau menyukainya, kamu adalah pria tidak becus, membiarkan orang yang kamu cintai, seperti ini, tetap disitu," William mengeretakkan giginya dan dengan wajah sangat marah terpancar dari dirinya.
William dengan postur kokohnya ,menggendong Starla memasuki apartemennya.
Dengus nafas tidak beraturan Starla menyapu wajah William.
" Baru sebentar kamu tidak bersama ku,kamu berakhir seperti ini, kamu sangat nakal Star, kamu selalu memanfaatkan peluang buat lari dari aku, aku mencarimu, sampai melacak CCTV, kamu sangat cerdik dan mulus melakukan aksimu . Gadis nakalku."
William meletakkan Starla di tempat tidur nya .
William menelepon pegawainya di tengah malam , sampai sang pegawai terbengong.
William mengambil handuk kering, membasahkan nya dan mengusap wajah Starla, membersihkan tangan dan area leher Starla.
" Kamu sangat kacau Star ".
Starla tersenyum.
__ADS_1
" Gak apa apa kah ? ," ujar Starla.
" Apanya yang gak apa apa.Kalau aku ingin mengambil keuntungan dari mabuk mu ini, kamu gak bisa apa apa gadisku...".
" Aku gak mau sama kamu kapten, aku takut sama kamu...".
" Ya ,kamu harus wajib takut sama aku, biar hidupmu teratur ,gak kacau balau."
" Bibirmu , tubuhmu , semua bau alkohol Star, kamu tuh wajib aku nikahi, kamu terlalu nakal, benar kan ? ".
William tersenyum melihat wajah polos Starla.
" Selain tidur dan mabok, kamu akan menjadi aktraktif banget."
Starla reflek menautkan tangannya ke leher William menyusuri telunjuknya ke wajah William.
" Kaku penguasa, benar kan...., hanya kamu yang gak tunduk sama aku, kamu ngeselin, " cerocos Starla.
Starla mendaratkan bibir nya di bibir William, perlahan William semakin dalam ******* bibir Starla.
" Jangan salahkan aku sayangku, kamu terlalu menggoda."
Starla mengangguk.
William hanya tersenyum .
" Aku harus memenangkan hatimu sayangku ....".
🥰😍🤩🥰😍🤩🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1