
" Kamu percaya padaku Star ?".
" Enggak."
" Kamu harus percaya."
" Tidak, malas mempercayai siapapun "
" Kenapa bilang gitu ?".
" Banyak foto, gosip kamu sama kopilot dalam masa belajar dan training, kamu memberi seminar juga kan ?".
" Kamu percaya pada mereka ?".
Starla diam saja.
" Kamu cemburuan Star ?".
" Jangan GR ".
" Bukankah kamu lagi sibuk ?, kenaoa bisa kemari ?".
" Lihat kenakalan kamu."
" Baiklah, kalau mau lihat kenakalan aku, ini bukan apa apa."
" Jangan debat ", ujar William.
" Trus kamu kayak aki aki deh ,ngomel gak jelas."
" Kamu mau mabok ? Poledance ?".
Starla kembali diam.
" Kenapa kita gini gini aja sih Star ?".
" Aku gak ngapa ngapain, kalau mau sedari dulu."
" Seno ngadu sama kamu ?".
" Gak....".
" Terus ?".
" Sebenarnya aku merindukan mu,ingin ngajak kamu jalan atau sekedar cerita ber dua. Mumpung bisa terbang, aku ikut terbang."
" Dan kamu menemukan aku disini ?".
" Yup ".
" Kamu secepat kilat kalau pergi ke tempat beginian kan Star ?".
__ADS_1
" Tepat...," ujar Starla.
William menggaruk kepalanya.
" Apa hubungan kita tidak kuat Star ?".
Starla hanya menunduk.
" Rasanya aku gak cocok jalan sama kamu kapten,usia kita beda , serasa kamu jadi menggurui apapun yang aku lakukan ".
" Kamu pandang aku ngatur kamu ? , larang larang kamu ?".
" Bukan gitu juga sih ....."
" Trus gimana ?".
Starla beneran kudu mati gaya sama si kapten.
" Apa bangga diliatin banyak pria karena berkaki jerapah ?".
" Ini bukan kaki jerapah kapten, kalau diliatin karena cakep,wajar bangga juga , bukan kaki pendek kayak kaki bebek."
William menutup bagian kaki Starla.
" Ini rok pakai dalaman juga kapten."
" Pendek."
Starla menarik nafasnya.
" Happy nya bentar aja ,gerutu Starla mengambil tas nya kemudian berdiri."
" Star ...,mau kemana ?".
" Mau pulang, semedi di hotel ."
" Si tua datang, gak seru, " ujar Lilian.
" Pilih Steven aja, dia gaul, dance nya jago, hidup perlu hiburan ,toh kan gak gimana gimana juga ," ujar Lilian.
" Bener juga yah Li, dari tadi aja Steven nelepon nih, udah ahhh..., kita balik yokkkk."
Starla dan Lilian sengaja berlakon ala dramkor.
Melihat william kelimpungan mendengar mau di putus, Starla dan Lilian bergegas cabut dari sana, bahkan William tidak bisa mengejar langkah mereka. Mereka langsung masuk ke dalam taxi.
Starla dan Lilian pun ngakak.
" Jangan pulang dulu deh..., kita makan hotnpot yukkkk".
Lilian mengangguk.
__ADS_1
Mereka langsung mencari tempat makan hotpot.
Starla dan Lilian pun mengambil daging sapi, daging ayam,beraneka bakso dan jamur.
" Dia kena syok terapi juga Star,kamu bilang mau nerima Steven."
" Yup, apalagi Steven kan di comblangi sama aku."
Lilian kembali ngakak.
" Kamu tuh cukup bandel loh Star, kerjain pacar ".
" Kamu jangan salah Li, aku takut juga di protek banget, aku juga mahluk hidup kan, butuh teman ,bergaul, butuh hiburan, kalau menjadi isterinya kaki di gembok ,buat apa juga kan."
" Iyah sihhh, tapi maksudnya baik juga kan."
" Semakin aku sadari, kayaknya aku paham arti berpakaian ala keluarganya.Pakaian rapi bak aristokrat gitu, mami dan papinya berpakaian gitu.Bagaikan langit dan bumi sama aku."
" Kelak jadi masalah juga kan Li."
" Yup."
" Banyak nya perbedaan buat pusing kan Star."
" Ya."
" Apalagi kamu yang masih berusia muda, pasti mau gapai banyak cita cita, sama seperti aku ."
" Yup, that's right."
" Semua punya tujuan yang indah, tetapintidak semua ounya langkah yang mudah.Semoga yang rumit segera pamit, semoga pilu lekas berlalu, kesulitan berganti kemudahan.Doa dan harapan di kabulkan Tuhan, " ujar Starla.
" Yang buat aku salut sama kapten, dia tuh berani memilih aku, padahal di tentang keluarganya dan keluargaku.Rasanya jahat banget juga aku membiarkan nya berjuang sendiri kan? Namun aku masih mau juga main sama kalian kan."
" Iya juga sihhhh.."
" Kamu kelihatan kok Star , ada respek ke kapten, dari gelagat kamu, bisa aku baca ."
" Aku udah berjuang nutupi perasaan ,gagal juga,bisa kamu baca."
Lilian dan Starla saling menaikkan alis, mereka menyeruput hot pot dan mereka juga memanggang aneka daging.
😍🤩🥰😍😛😍😛😛
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1