
Starla jujur sangat tidak nyaman dengan sang mami, bahkan hubungan mereka cenderung menjauh. Sang mami selalu memaksakan keinginan nya ,sedari kecil jiwa pemberontak itu semakin besar.Kata orang orang, menjaga anak mirip menggenggam sebutir telur dan menggenggam segenggam pasir.Terlalu di genggam akan pecah dan terbuang, terlalu dilonggarkan juga akan terbuang.
Serba salah.
William bahkan terkena dampak dari ketidaknyamanan hubungan itu, disini, di apartemen Starla ,terungkap hubungan William dan Starla.
" Mami tidak setujuh kamu pacaran sama pilot, tidak. Kamu bisa punya suami satu profesi, kamu ngadi ngadi deh Star. Kamu pilot, udah mami tahu banget rasanya gimana punya anak seorang pilot .Kelak kalian berkeluarga ,papi dan mami pilot, ada apa apa dengan kalian, anak sebatang kara, mami tidak setuju."
" Mau dimana pun, mau profesi apapun mi, kalau udah namanya ajal, siapa yang bisa tahu, orang naik mobil, di tol , jalan yang lurus aja, bisa kecelakaan, menyebabkan anaknya sebatang kara, mereka bukan pilot mi."
" Mami gak mau tahu, kalian putus aja, mami tidak merestui ,titik."
" Starla udah dewasa mi, please bahagia apa tidak ,Starla yang jalani."
" Dan di saat kamu di campakkan , ujung ujungnya orangtua tempatmu kembali, apa begitu ?".
" Buat orang iya, tetapi buat aku tidak mi, selama ini aku tidak pernah meminta sepersenpun dari uang mami .Aku berjuang sendiri, kelaparan, kedinginan, rasanya hanya punya orangtua biologis,tetapi aku mengalami kesenjangan perhatian, dekapan, kasih sayang, dan keadaan memaksaku dewasa dan menjadikan ku begini. Dan aku gak akan meniru apa yang mami buat sama aku. Jika aku kelak punya anak."
" Bagus, kasi anakmu kebebasan, sesukanya,karena kamu kan juga anak bebas,gak mau di kekang, semaumu, anakmu lepaskan saja ,tanpa aturan, gampang kan."
William menahan Starla kembali membalas perdebatan itu.Sang papi Starla juga sangat sedih melihat Starla dan isterinya seperti itu.
" Karena kamu puteri tunggal, kamu sampai seperti ini Star, maafkan papi nak."
Suasana pun hening.
" Tangan mami rasanya selalu patah jika ke apartemen ku ,seperti tadi, tidak bisa mengetuk, langsung tekan sandi."
__ADS_1
" Siapa suruh kamu buat tanggal kelahiran kamu."
" Hubungan mami sama kamu memang sedikit aneh Star."
" Bukan sedikit aneh, tapi banyak anehnya mi."
William dan sang papi menahan tawanya.
" Kalian adalah keluarga,kamu selalu menghormati jalan kehidupan kami, namun kalian berdua, wanita pembangkang di rumah, yanng sulit papi kendalikan, merasa gagal jadi suami dan seorang bapak," ujar papi Starla.
" Anehnya ,di dunia ini ada keluarga seperti kita, tinggal terpisah, bertemu sesekali, namun yah gitu, akur nya gak pernah " ujar papi Starla.
Starla hanya menahan wajah ketatnya.Pertemuan itu alot ,bagaikan perang dunia ke 3.
Siang itu, Starla dan Lilian pun berbarengan terbang .
" Star....".
" Beredar gosip, kamu hamil, " ujar Lilian.
Starla yang sedang meminum kopi, keselek dan memasukkan muntahan nya ke cangkir Lilian.
" Ihhhh...kamu kok jorok banget sih Star".
Starla hanya cengegesan.
" Kamu juga, kalau kasi info ,jangan kayak bom waktu. Langsung meledak di tepat sasaran."
__ADS_1
" Udah , aku ganti deh kopinya."
Lilian tertawa.
" Aku gak hamil, aku belum sampai di tahap gimana gimana sama kapten, bahkan terjadi peseteruan antara mamiku dan aku karena profesi kapten, kali sangat alot berdebat."
" Waduh, ketahuan nih kamu pacaran sama kapten ?".
" Yapppp".
" Terus ....?".
" Dikuliahi 6 sks ampun kan?".
Lilian ngakak.
"Kalian kayak anjing dan kucing, ibarat Tom and Jerry, pantas sih kamu dan emakmu gitu,kamu kan suka nonton filmnya."
Starla ngakak.
" Gak ada hubungan dehhh, " ujar Starla.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰🥰
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment