
" Untung aja aku gak punya tanaman, jadi di balkon bisa buat tanaman mu Star , " ujar Sinai.
" Iya flen ,kamsia hehehehe."
" Star , aku gak pernah ngebayangin capeknya menjadi seorang seperti kamu, dari pekerjaan pilot, pulangnya kerja serabutan, papi kamu terlalu lembek Star, sampai sembunyi sembunyi kasi uang sama kamu, kamu pun gak terima, karena pasti mamimu tau, ego mu terlalu tinggi dehhhh".
" Aku mau tunjukkan sama mamiku, pilihanku apa, aku bertanggung jawab."
" Yang nanda tangan persetujuan sekolahmu Siapa Star."
" Kakek dan nenek ku lah, dengan alasan kakek, mami dan papi aku sibuk."
" Sesudah aku masuk, mana berani mamiku ngomeli mertuanya."
Semua pun tertawa.
" Kehilangan kakek bak kehilangan arah aku nya."
" Hang out yokkkk"
" Ku gak boleh minum, besok tugas ."
" Kita beli bahan Steam boat aja, gimana ?".
" Aku aja yang beli, hitung hitung uang sewa, " ujar Starla.
" Kunci motornya mana Sin ?".
" Tuh di gantung Star."
" Aku pakai motor adik mu gak apa apa ?".
" Gak dia kan cinta mati sama kamu, kamu aja yang gak mau pacaran ."
" Masa kamu suruh aku pacaran sama brondong sihhhh".
" Yah gak apa apa kan Star, kan beda berapa tahun aja, kamu apa mau sama yang tua ?".
" Iya ,tua tua keladi, " ujar Starla ngasal di barengi tawa teman temannya semua.
__ADS_1
Starla mengambil kunci motor Sport Melvin, kemudian Starla pun turun menggunakan lift. Starla tersenyum saat melihat sepeda motor Melvin terparkir didepan Apartemen.
Starla memakai helm dan jaketnya. Mulai melajukan sepeda motornya, membelah jalanan.
Angin begitu memanjakan wajahnya, Starla menambah laju kendaraannya.Sampai di satu simpang Starla berhenti ketepatan di lampu merah.
Begitu lampu hijau, Starla kembali melaju , berbelok dan kemudian dia perlahan memarkir sepeda motornya.
Starla membeli berbagai keperluan steam boat, daging, udang, beraneka macam bakso ikan.
Starla sangat senang bisa berbelanja, bahkan membeli beberapa skelop ,udang dan kerang jumbo.Dan sayuran.
Starla mengikat tas belanjaan nya di kursi bagian belakang.
Starla melaju kembali dan disana sang brondong akut sudah duduk menantikan nya.
" Tumben bawa mobil Melvin...".
" Hmmm..., tadi bawa stok barang ke toko Star."
" Ipad mu mana Star?".
" Di atas, aku akan tinggal sementara disini, numpang, lagi nyari apartemen ."
" Lama juga gak apa apa Star."
Tawa Starla pecah.
" Aku gak akan sanggup menghempas kebucinan kamu sama aku, beneran lohhhh".
Melvin tertawa.
" Kamu tuh gak bisa di gantiin siapapun Star."
" Mulai deh kumat, nih bawain dong."
" Baik nyonyaku..., baik boskuuuu," ujar Melvin.
__ADS_1
Mereka pun menaiki lift dan sampai di apartemen Sinai.
" Ciye dua duaan, " ujar Sinai.
" Yuk masak sayangku, biarkan mereka ngiri sama kita Beb."
" Salah makan obat adikmu Sin."
Sinai dan lainnya pun tetawa.
" Melvin kekeh suka sama kamu Star."
" Jangan Mel, aku udah tua, kamu masih muda , emang mau sama nenek nenek ?".
" Kan bagus dong Star , dari pada kamu jatuh cinta sama yang lebih tua dari kamu, emang kamu mau ?, cinta gak memandang batas usia, benar kan Star?".
" Enak banget kamunya panggil langsung nama, bukannya manggil sister."
" Pengecualian buat kamu Star."
" Mel, temani aku nyari apartemen, seputaran bandara."
" Baiklah kekasih ku..., mau kemana aja bakalan abang anterin."
" Ampun deh sakit jiwa adikmu Sin," ujar Lusi ngakak.
" Maklum seleranya tante tante," ujar Starla ngakak.
Melvin menatap Starla.Starla begitu cantik namun patah hati setelah di tinggal kekasihnya.Dan sulit buat mendapatkannya.
🥰😍🤩🥰😍🤩😋🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1