Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
Kami tersesat Boy !"


__ADS_3

Orlando mengambil remot lampu yang ada di meja menghidupkan lalu mematikannya berkali-kali .membuat Smith terseyum dan mereka kembali tertawa.


Mereka telah menemukan sebuah ide menyusup kesana dengan jalan depan dan elegan terka saja , apa yang di otak Smith itu "?


Mereka akan segera melakukan itu pada malam ini dan tentu saja, akan membuat Smith dapat menyusup masuk ke rumah Erlina dengan jalur depan.


Smith sendiri sudah tak sabar untuk menunggu malam,supaya segera di laksanakan.


Mamun Olando memberitau bahwa mereka mempunyai generator listrik di rumah mereka.


Namun Orlando sudah merusaknya sehinga malam nanti akan menjadi malam gelap gulita , namun rencana itu bukan rencana utama hanya plan menuju yang utama yaitu menjadi tamu yang di sambut di pintu depan.


Smith datang di dekat rumah Erlina saat malam sudah mulai gelap dan berada di area mereka.


Sementara anak buah Olando sudah di perintahkan untuk memutus jaringan Listrik yang menuju ke rumah Erlina bahkan satu kampung itu.


Bagaimana caranya ,mengunakan uang suap untuk pegawai PLN atau ancaman merusak jaringan ahh.. semua tau siapa Olando dengan hanya memotong dahan pohon saja, berita tentang sebuah pohon yang menimpa tiang Listrik yang memaksa pemutusan aliran Listri di daerah Erlina demi menjaga keselamatan banyak orang.


Konsleting listrik itu sangat berbahaya bukan"? sempurana rencana yang di siapkan Orlando hanya ingin meluluskan ke inginan teman sekaligus atasnyanya tuan Smith.


Yang merindukan kucing liar nya, dan tepat malam gelap, dan hampir jam 10 malam.


Orlan telah menelfon pegawai PLN untuk memadamkan jalur aliran listrik yang ada di sana.


Dalam waktu singkat maka gelaplah lah kampung itu, yang punya persedian lilin segera memakainya.


Semenatra dengan perlahan Olando datang ke pos penjagaan pura-pura bertanya tentang adakah rumah penginapan di tempat ini karena tersesat.


Saptam itu menjawab bahwa tidak ada di tempat ini , dan dia memita ijin bolehkah meminta bantuan pada yang punya rumah untuk tinggal barang semalam.


Satpam itu segera menghubungi nyonya Erlina,utuk megijinkan mereka menginap namun tidak di ijinkan.


Ferdian tengah keluar, membawa senter saat dia melihat Smith dan Orlando ada di dekat tempat jaga.


Pak Rudi satpam itu segera memberi hormat pada Feridan saat dia mendekat.


"Selamat malam den Ferdian.,"pak Rudy membungkuk .


"Hemm... kenapa tidak menyalakan Generatornya, tanya Ferdian pada pak Rudi.


"Iya.. den ,"sudah saya coba tapi entah mengapa tidak bisa menyala," Kata pak Rudi sambil mengaruk kepalanya yang tak gatal.


"Apakah ada kerusakan Boy, tanya Smtih membuat Ferdian berpaling padanya.


"O.. hai.. anda kenapa ada disini "? tanya Ferdian pada Smith,dia selalu ingat Smith bahkan mereka sering video call saat Ferdian ada tempat persembuyian dia menyukai Smith dan bertanya banyak tentang teknologi atau membahas alat-alat elektronik ,Ferdian menjalan persahabatan dengan Smith dengan sembuyi-sembunyi.

__ADS_1


"Tersesat boy dan sayang sekali Listrik padam membuat kami tidak bisa meneruskan perjalanan.,"kata Smith memelas.


"Saya memohon ibu anda memberi kami tumpangan barang semalam karena hanya rumah kamu yang paling besar dan dekat, namun sayang ibu anda tidak megizinkan "kata Smith seolah sedang ingin membuat Feridian bersimpati kepadanya.


"Tapi...kami tidak bisa menerima, orang asing dalam rumah ," apalagi pada saat mati lampu "! jawab Feridan tegas.


"Hai... Sebenarnya kami bukan orang asing ,kami adalah teman lama ibu kamu"! kata Olando juga mencoba untuk menyakinkan Feridian.


"Apa saya," harus percaya semudah itu dengan pengakuan anda tuan Smith "? Feridan tersenyum sinis.


"Benar-benar,anak ini mirip Smith gaya dan pemikirannya yang penuh dengan Atisipasi dan berhati-hati dalam mengambil keputusan,  Oralando membatin .


"Begini boy, tanyakan pada mama kamu, apakah dia punya tato bergampar kucing dengan tulisan huruf double S" kata Smith mencoba memprofokasi anak itu.


"Baiklah ,kalian tunggu sebentar saya akan menelfonnya, dan setelah tersambung.


"Mam.... ada tuan Smith ingin menginap semalam di rumah kita. "? Kata Feridan.


"Tidak ,"Ferdian bukankah kamu tau kalau kita harus berhati-hati dengan orang asing." kata Erlina.


"Tapi mam,mereka bilang teman lama mama ," bahkan mereka tau akan tato kucing yang ada di tubuh dan tulisan double S di tubuh mama.


"Apakah mama ada mempunyainya" ataukah saya harus mengusir mereka karena berbohong "! kata Ferdian lancar.


Namun  Feridian tidak mendapat jawaban setekah menunggu agak lama.


"Perlukah tuan Smith kasih tau dimana tempatnya ? bisik Smith pada Ferdian agak keras membuat Erlina juga mendegar.


"Dasar Lucifer Smith tentu dia pandai memprofokasi Ferdian."ku membatin kesal.


"Mam,apa anda masih mendegarkan saya "? tanya Feridan karean aku diam saja.


"Ya. Fer,mama masih mendegarkan mu"? jawab ku pada Feridan.


"Lalu bagiamana, apakah mereka Mama ijinkan masuk atau tidak "? tanya Feridan lagi.


"Ya...baiklah malam ini saja kan "? kata ku mencoba mengalah , kasian juga kalau mereka berjalan dalam kegelapan.


Matiakan telfonnya boy dan cepat masuk kedalam nampaknya mulai gerimis.


Feridan mematikan telfonnya "!


"Boy mari aku bantu membetulkan"!  kata Smith mendekat ke arah Ferdian.


Dengan cepat Smith membetulkan generator itu dan rumah pun kembali terang.

__ADS_1


"Terima Kasih mister Smith"! kata Ferdian


"Sama-sama boy ,jawab Smith..


"Ayo masuk , mister "? Ferdian mengajak Smith, dia mengandeng tangan Smith.


Smith tersenyum bahagia pada saat Feridan mengadeng tanggannya, Olando hampir saja menitikan air matanya. melihat pemadangan itu, dia belum pernah melihat wajah Smith yang  terlihat memancarkan kebahagian seperti itu.


Sejak kematian kedua orang tuannya, sejak keluarganya di habisi Pamannya bahkan saat dia mampu membalas semua dendam'nya, dia tak sebahagia ini."mungkin dia bahagia, karena merasa memiliki keluarga lagi ,


" Smith aku akan berusaha membuat kalian bersatu, janji Orlando dalam Hati.


"Boy apakah kamu sudah dapat melacak Ayah kandung mu "? tanya Smith pada Feridan.


"Belum Mister Smith, ibu bilang Ayah ku adalah seorang lelaki tetangga kampung lain desa kami ." rumahnya lumayan jauh dari sini.'tapi matanya tidak biru seperti mata ku dan rambutnya hitam legam bukan pirang.


"O...ya..."? Lalu bagaimana, Boy tidakkah kamu bertanya pada mama mu"? Smith berusaha memprofokasil lagi.


"Beliau akan sedih bila saya memaksa untuk beliau jujur tentang siapa papa saya ada luka di sana"? Feridan menampakan muka sedihnya membuah hati Smith teriris.


"Boy apakah kamu melihat ke samaan antara aku dan kamu "? tanya Smith saat sudah berada di depan pintu rumah.


Feridan menghentikan langkahnya lalu dia menghadap pada Smith, memandang dengan teliti.


" iya... saya memperhatikan mata biru dan rambut pirang anda, namun mama bilang bahwa anda bukaan papa saya.


"Mama bilang papa sudah pulang ke negaranya dan tak akan kembali lagi, saya sedang menabung untuk membeli ticket dan akan kesana mencarinya, kalau sudah besar mister Smith , biar mama tak kesepian saat kami pergi sekolah. ,"kata Ferdian bersemangat sekali bila bicara tentang papanya.


"Apakah kamu mau tau siapa papa kamu, tanya Smith berjongkok memegangi wajah Feridan.


"Ya, tentu saja mister Smith apakah mister tau siapa dia'? tanya Feridan antusias.


"Akulah dia...,kata Smith.


"Ha...ha.. mister pintar bercanda, jawab Feridan sambil tertawa membuka pintu.


"Mah.... "Feridan agak kaget saat dia melihat mamanya sudah berada di depan pintu dan menatap nya tajam.


Feridian tau mamanya pasti marah kalau dia bicara masalah pribadi dengan orang lain apalagi orang asing.


-Bersambung baby-


jangan lupa like??????


comment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️

__ADS_1


and vote✌✌✌✌✌✌✌✌✌


?????????????


__ADS_2