
Beberapa taun kemudian,Suparji masih mendekam di penjara karena kasusnya , dan bukan suatu kebetulan dia menemukan Sebastian di sana dan mendapat perlindungan darinya, sehingga di jauhkan dari bullying tahanan lain sejak Sebastian mengumumkan dia adalah anak angkat darinya.
sedang Kania sudah mempunyai anak perempuan dengan Orlando dia sudah mendapat banyak uang dari Orlando dan di berikan untuk maminya Elisabeth.
Suatu hari ada masalah di perusahaan Smith dan Orlando kebocoran data perusahaan dan kerusakan sistim pengamanan .
sebelum masalah keluar ke pihak umum , dia segera mengerakkan tim untuk mencari sumber masalah, seperti ada seseorang yang dapat masuk dengan aman , mereka tidak mengunakan virus atau pun Malware yang akan merusak jaringan sistem komputer.
Ferdian telah ikut menganalisis serta memberitahu Papanya, Ferdian mengatakan bahwa itu bukan kerusakan sistim yang membuat orang bisa membobol pertahanan.
bukan juga hackers yang mampu menerobos sistim keamanan yang mereka buat, , namun ada pengkhianatan yang masuk dan mengetahui cara kerja sistem , mengetahui password nya .
"Orlando, temukan pengkhianatan dan bawa menghadap, rasnya baru kali kita mengalami banyak maslah di sistem kita " kata Smith yang sedang rapat bersamanya.
"Tentu saya juga akan mencarinya secepatnya berani sekali mencari maslah di sini " kata Orlando.
Di rumah Elisabeth , Kania dan Erlina sedang libur kesan, Kania mengajak Erlina selain bersilaturahim juga ingin melihat suasana di desa yang katanya masih indah dan bersih di lereng bukit itu .
Josua berumur empat tahun sedangkan anak Kania berumur dua tahun ,Kania menamai anak itu Melinda Orlando.
Mereka sedang berbincang di ruang tamu dan pada saat itu , sedang anak Kania bermain dengan Josua anak Erlina.
Josua masuk ke sebuah ruangan , yang penuh dengan komputer Josua melihat-lihat dan main jepret di sana.
Josua sangat berminat dengan fotografer dia selalu tertarik melihat pemandangan dan memotret nya mengunakan Handphone yang di bawah nya , anak zaman sekarang memang sudah biasa mengunakan atau memegang Handphone apalagi anak orang yang punya uang yang bisa membeli apapun, meski tak semua orang tua setuju, anak boleh punya handphone.
Josua memanjat kursi dan mengambil Flashdisk yang terancam di sana , dia berfikir bahwa di sana akan banyak game yang karena banyak Komputer yang menyala tentu saja dia berfikir kemungkinan besar data game itu dari flashdisk tersebut, Josua memasukan flashdisk ke dalam kantongnya.
Setelah cukup lama di sana mereka segera pulang ke rumah sebelum sore tiba Kania berpamitan dengan Elisabeth.
sesampai di rumah Josua menaruh , flashdisk di kamarnya lalu dia pergi mandi seperti kebiasaan dia setelah bermain atau berpergian jauh.
Selesai makan Josua pergi ke kamar kakak nya Ferdian.
"Kakak Perdi , Jos punya game baru nich ? " kata Josua memperlihat flashdisk nya pada kakaknya.
__ADS_1
Ferdian menoleh ke arah adiknya yang berada di samping tempat tidurnya.
Ferdian yang masih main laptop nya segera menyimpan pekerjaan ke dalam draf fail.
"Oya.. dapat dari mana ?" tanya Ferdian.
"Dari lumah Tante Elisabeth ?" jawab Josua yang masih sedikit cedal saat bicara.
"Sini ,kaka lihat " kata Ferdian.
Josua lalu memberikan Flashdisk nya kepada Ferdian dan dia pun naik ke ranjang duduk di samping Ferdian.
Ferdian lalu memasukan Flashdisk pada lubang tempat nya, dia sedikit terkejut saat data-data yang muncul di sana bukan ,sebuah data game ,namun beberapa data perusahaan milik ayahnya .
Dia juga melihat data transaksi bank dari paman Orlando yang berpindah kemanan mana, sepertinya ini di gunakan untuk membobol ATM dari paman Orlando.
"Kakak , kapan kita main gamenya ?" tanya Josua .
"Tunggu dek, kamu pakai Handphone Kakak ini ada game yang bagus-bagus juga ? "jawab Ferdian meyerahkan handphone pada, adiknya
"Adik Josua disini dulu , kakak ke ruang kerja papa sebentar ya ," kata Ferdian.
"Ciap Kak !" kata Josua masih tetep memandanginya layar handphone Kaka nya
Ferdian segera berjala cepat keruang kerja Papanya, setelah mengetuk pintu dan di persilahkan masuk.
"Pa...lihat ini ?"kata Ferdian menyodorkan Laptopnya ke depan ayahnya.
Smith Santiago , memandangi laptop yang ada di depannya, dia mengernyitkan dahinya sebentar.
"Dapat dari mana ? " tanya Smith.
"Josua yang mendapat dari rumah Tante Elisabeth " jawab Ferdian.
"Seperti analisis ku, Pah 'bahwa kebocoran itu terjadi karena ada pengkhianatan dalam lingkungan kita ,bukan dari luar semacam serangan cyber atau hacker.
__ADS_1
" sistim kita cukup bagus dan aman dengan beberapa sandi rumit yang kita buat, tak semua orang dapat membobol pertahanan kita, apalagi masuk dengan muda, kita punya sistim dobel password dan kamuflase sandi yang tak mudah di lacak dan di masuki dari luar , kecuali dia mendapat akses masuk " kata Ferdian.
"Seperti Elisabeth sudah lama, melakukan nya Pa terlihat dari data pencurian uang dari ATM milik paman Orlando, sepertinya dia melakukan setelah bibi Kania menikah dan itu tak terdeteksi dengan baik ? " kata Ferdian lagi.
"kalau begitu kita akan segera mengubah sandi lama dulu ? " kata Smith.
"Tentu saja secepatnya harus di lakukan" jawab Ferdian.
"Lebih baik paman Orlando tidak di beritahu dulu pa kata Ferdian mengingatkan.
"Kenapa apa kamu mencurigai paman Orlando melakukan pengkhianatan pada papa mu" tanya Smith memandang Ferdian yang punya bakat untuk menjadi detektif itu .
"Bukan begitu maksudnya ,mungkin saja paman Orlando tidak mengetahui, karena kejadian itu terjadi setelah menikah dengan bibi Kania, dan kalau paman mau berkhianat mengapa harus sekarang ?" kata Ferdian.
"Dan ini juga perusahaan paman , Orlando unik apa dia mau menghancurkan bisnisnya sendiri," lanjut Ferdian.
"Yang perlu kita selidiki adalah bibi Kania Dnegan Tante Elisabeth , kemungkinan dua orang itu Pa.. orang terdekat yang di cintai yang sering luput dari prediksi dan kecurigaan kita, apalagi paman itu sangat bucin pada bibi Kania mungkin saja terkena bujuk rayu,mungkin begitu papa " kata Ferdian.
"Baiklah saya setuju dengan pendapat kamu Ferdian, papa akan segera menyelidiki lebih lanjut dan segera mengganti sistim ke aman kita sebelum terjadi kerusakan lebih parah dan makin tak tertanggulangi, papa juga akan mencari tau tujuan dan siapa Elisabeth kenapa kita begitu lengah dalam hal ini " kata Smith.
"Kamu kasih saja flashdisk lain untuk Josua kalau dia bertanya pada mu, dan biarkan flashdisk yang ini ,papa pegang dulu " perintah Smith pada Ferdian
"Oke, Papa, kalau begitu saya permisi dulu menemani Josua yang masih di kamar " kata Ferdian .
Lalu dia keluar dari ruang kerja Papanya dan kembali ke kamar menemani Josua dan mencari Flashdisk lain yang berisi banyak game kepunyaan nya sendiri.
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All ." jangan lupa dukung. kisah Lain bayang sang mantan
atau cinta pertama tak lekang waktu ,
ππππππ
__ADS_1