Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
setitik terang dari masa lalu .


__ADS_3

Ferdian masih sangat penasaran dengan gaya wanita itu , Laluna yang kadang terlihat dingin laksana gunung salju di Himalaya yang tak terlalu terpengaruh dengan sinar mentari  atau terkadang dia sangat ganas dan agresif , kata-katanya pedas melebihi cabai terpedas di Indonesia.


siapapun akan panas dengan kata-katanya yang menyakitkan menebus hati.


" Laluna apakah aku telah jatuh cinta pada mu ? "  gumam Feridan lirih.


Ini pertama kali Feridan merasa sangat tertarik dengan lawan jenis, dulu yang membuat dia tertarik hanya membuat atau bermain game .


mencari titik lemah sistem, atau membuat perubahan atau memenangkan sebuah pertandingan game online sehingga mendapat reward jutaan dollar.


Feridan seperti anak-anak kecil lainya yang suka main game namun dia ahli dan ikut dalam permainan pertandingan sehingga menjadi milyuner di usia sangat muda.


Rasanya Feridan ingin menyelidiki dan mengetahui semua tentang Laluna, tinggal dimana , dengan siapa dan orang tuanya siapa .


Feridan telah mencari data tentang Laluna namun kedua orang tuanya tertera almarhum berati sudah meninggal semua .


kata Akbar dia tinggal dengan nenek namun alamat yang ada di data sekolah itu , saat di cari tidak ada katanya sudah pindah .


Terbersit rasa ingin mengikuti  Laluna dan mencari tau di mana dia tinggal dan  apa kegiatan saat pulang rumah.


Makin hari rasa penasaran makin bertambah besar pada Laluna. meski banyak wanita yang datang untuk jadi kekasihnya .


Namun Feridan tidak pernah tertarik dengan wanita manapun selain Laluna , gadis yang penuh misteri .


Di desanya , dulu apa yang di lakukan oleh gadis itu ,kenapa ada disana ,kenapa dia tiba-tiba muncul di desa itu. bagaimana cara menundukkan singa  betina itu ?


Atau bagaimana cara mencairkan gunung Es itu , Feridan terus berfikir keras, selama ini tidak ada persoalan yang tak dapat dia pecahkan .


namun Laluna bukan sekedar suatu sistim yang bisa di terobos dengan meng gutak -atik komputer.


Bukan sekedar rumah matematika yang bisa di jabarkan dengan mudah , bukan sekedar satu tambah satu jadi dua .


Feridan berbicara sediri dengan pikirannya ,  sambil terus memandangi punggung Laluna.


Akbar yang dari tadi memperhatikan Feridan jadi merasa aneh melihat kelakuan Feridan.

__ADS_1


"Fer.. kamu kenapa kok dari tadi bengong memandangi Laluna " tanya Akbar.


"kenapa memang , apa kau lihat sesuatu yang Aneh dari diriku ? "Ferdian balik bertanya.


"Aku lihat dari tadi kenapa kamu terus memandangi Laluna , jangan-jangan kamu telah jatuh cinta pada singa betina itu , kata Akbar.


"Mungkin !" Jawab Ferdian sekenanya dengan tatapan yang tak berpaling dari Laluna.


gadis galak itu sudah berhasil membuat dia susah tidur , sudah membuat hidupnya tak tenang karena terus penasaran.


gadis yang telah memporak-porandakan perasaannya, yang kadang sangat sebal namun terkadang sangat rindu


Tatapan nya ,senyumannya bahkan kata-kata galaknya kalau marah mungkin benar kata Akbar bahwa aku sudah kena guna-guna dari wanita itu.


"Mana ada di zaman era moderen begini percaya guna-guna? " tanya Feridan dalam hati .


"Dan konon kabarnya juga guna-guna itu tidak pernah mempan pada orang yang tidak percaya akan hal mistis seperti itu dan punya benteng kepercayaan pada Tuhan nya yang lebih tinggi dari segala roh yang ada di dunia ," Ferdian mencoba berargumentasi dengan dirinya sendiri .


Feridan ini sama seperti Papanya, penolakan itu seperti suatu cambuk untuk mendapatkan .


sementara di kantor polisi Orlando telah datang untuk memenuhi panggilan  sebagai saksi dan membuat keterangan bahwa tidak mengenal lelaki itu.


Orlando sediri sudah meminta pada temanya untuk menyerahkan lelaki yang beberapa hari di tangkap dan di interogasi kemarin malam.


Dan lelaki itu, mengakui semua seperti yang di telah di katakan pada waktu itu , jadi masalah di cLub malam itu telah selesai dan bisa di buka kembali. Orlando segera melaporkan semua kepada Smith .


Smith masih di rumah karena Erlina tiba-tiba sangat manja dan ringan untuk di tinggal pergi sehingga dia , mengerjakan pekerjaan nya di rumah.


Smith masih berusaha mencari dan melacak asal usul lelaki dan wanita yang di bunuh di Clubnya .


aku rasa ini bukan sesimpel yang di lihatnya , lelaki itu seperti pernah dia kenal tapi entah di mana.


Kiriman Foto dari Orlando saat di kantor polisi tadi , Orlando melihat kembali data atau mencari informasi tentang lelaki itu.


dia baru teringat bahwa lelaki itu adalah  salah satu anak kecil yang pernah ada di rumah pamannya .

__ADS_1


yang waktu itu terjadi pembunuhan berdarah, antara paman dan Salah satu gangster ternama .


waktu itu memang Orlando dan Smith ingin membalas dendam perlakuan lamanya yang menghabisi keluarganya demi merebut harta dan seluruh kumpulan organisasi yang di dirikan oleh Ayahnya .


namun keduluan oleh Gangster the Black , dan telah menghabiskan semua yang ada disitu, padahal Orlando dan Smith hanya ingin memberi pelajaran atau menggertak  pamannya.


Smith segera menelfon seseorang untuk mencari tau informasi tentang pamannya , adakah orang yang tersisa di keluarga paman nya.


meski Smit sangat membenci pamannya yang telah tega  menghabisi kedua orang tuanya karena harta dan membuat dia menjadi yatim piatu.


Namun dia tidak pernah berniat untuk membalas dengan membunuh semua keluarganya.


semua keluarga paman  sudah di bunuh oleh ketua dari gangster the Black  , gara -gara anak gadisnya telah di nodai oleh anak lelaki pamannya itu ini bagi mereka adalah bentuk penghinaan oleh karena itu mereka membunuh semua keluarga pamannya.


masalah bukan sekedar itu, dulu paman juga telah melaporkan beberapa anggota the Black saat menjual obat terlarang di club malamnya.


perseteruan mereka makin memanas karena   banyaknya anak buah The Black yang tertangkap setelah pamannya memberitahu  tentang kode jual beli yang di lakukan oleh kelompok itu .


dari informasi yang Smith dapat memang keluarga pamannya itu semua telah mati, namun konon ada anak gadisnya yang masih kecil hilang dan sampai sekarang belum di ketemukan , entah dia masih hidup atau di bunuh di tempat lain.


jejak masa lalu itu belum dapat di ungkap kan , dan soal lelaki yang sekarang ada di kantor polisi itu , Smith berusaha kembali mengigat kejadian yang telah terjadi hampir dua puluh lima tahun silam.


Smith Santiago baru ingat ,seorang anak kecil yang lari terpincang-pincang saat mereka datang ke situ , sehingga dia tidak jadi di bunuh .


Beruntungnya bahwa di rumah paman ada CCTV yang membuat Smith bebas dari segala tuduhan juga ketua gangster dan anak buahnya sudah di tangkap.


Kata informan itu, anak lelaki itu bukan anak pamannya , dia  hanya anak dari salah satu asisten rumah tangga pamannya yang sudah berpuluh-puluh tahun bekerja dengan mereka.


semua telah di bunuh oleh kumpulan gangster itu, sudah tidak tersisa dari keluarga pamannya itu.


Dia hanya perlu mencari anak perempuan , itu anak pamannya yang telah hilang.


-----++++++++  Bersambung++++++++-------


terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Like👍 dan komentar ✍️

__ADS_1


thanks you All ,,💋💋💋💋


__ADS_2