
Feridan yang mengerti kode dari Sabrina segera mengajak paman Orlando untuk pulang sebelum, berlina palsu itu Ter Ekspos dan di ketahui oleh perancangnya atau pengamat berlian .
Berlian Asli dengan yang di buat oleh Feridan itu akan terlihat berbeda saat berada di sorot dengan lampu terang .
karena Feridan mengunakan Moissanite untuk membuat berlian palsu meski punya keunggulan yang hampir sama dengan berlian .
Moissanite yaitu memberikan kemewahan dan keindahan dari segi pancaran cahaya, kilauan dan spektrum warna yang menawan.
Dengan harga yang terjangkau, membuat Moissanite menjadi salah satu pilihan bagi para pembeli perhiasan.
Jika sekilas di lihat memang moissanite akan terlihat seperti berlian asli
Maka dari itu, sudah banyak yang menjadikan moissanite sebagai pengganti berlian , selain Moissanite yang memiliki grade "colorless" namun sayang masih memiliki sedikit rona kuning atau abu-abu jika dilihat pada cahaya tertentu.
Semakin besar batu moissanitenya, maka akan semakin terlihat warna lainnya.
Hal ini berbeda dengan berlian yang memiliki grade "colorless", berlian "colorless" memiliki rona dan tampilan yang terang sempurna.
Moissanite dan berlian memancarkan cahaya yang berbeda. Moissanite menghasilkan efek pelangi dibawah sinar matahari sedangkan berlian menghasilkan jenis cahaya khas yang tidak dimiliki batu manapun.
Dan itu akan mudah tertangkap saat berlian itu di sorot oleh banyak lampu apalagi sang model berada pada sorot lampu yang sangat terang dengan banyak bergerak itu akan membuat berlian itu tambah bersinar dan berkilau .
sebelum semua orang menyadari bahwa itu bukan berlian asli , maka Sabrina dan Feridan harus segera pergi dari tempat itu untuk menghindar pengeledahan dan ketahuan bahwa mereka telah menukar berlian asli dengan yang palsu yaitu dengan Moissanite.
meskipun Moissanite juga berharga dan punya nilai jual juga namun harganya berbeda jauh dengan Berlian yang sekarang mereka tukar itu .
"Kenapa Feridan minta pulang berlian yang kalian mau , baru akan di lelang tanya Orlando tak mengerti.
" pulang saja paman , aku sakit perut , kata Feridan dengan memegangi perutnya.
"Sabrina bagaimana apa mau pulang juga, atau paman antar Feridan ke dokter dan pulang kamu disini nanti paman datang lagi ? tanya Orlando kepada Sabrina meminta pendapatnya.
"tidak apa paman pulang saja , kesehatan Feridan lebih penting kalau terjadi apa-apa dengan Feridan mama bisa sedih ," kata Sabrina membantu Ferdian berdiri .
Orlando pun ikut berdiri dan segera membawa mereka pergi dari tempat itu. dua Bodyguard mengikuti mereka dari belakang .
Sesampai di rumah Ferdian tersenyum dan kemudian duduk di sofa menyalakan TV melihat siaran langsung lelang berlian yang masih berlangsung itu .
Sabrina pun duduk di dekat Ferdian , dia juga penasaran siapa yang akan membeli Berlian palsu itu .
Tentu saja akan sangat heboh kalau berlian itu di ketahui tidak asli , tentu masih berharga di jual karena walau palsu namun Feridan membuatnya menggunakan bagan yang juga punya nilai dan jual tinggi .
"Feridan perlu paman panggil kan dokter ? tanya Orlando yang melihat aneh pada Feridan kenapa dia tidak ke toilet atau istirahat di kamar setelah tadi terlihat memegangi perutnya yang katanya sakit perut itu .
__ADS_1
"Tidak usah paman sudah sembuh , kata Feridan yang masih memperhatikan jalannya lelang perhiasan itu .
"Paman bisa istirahat dulu kalau capek , lanjut Feridan .
"ya sudah .. paman ke sebrang jalan mau mengecek club malam ' kita , kata Orlando kembali memakai jas nya yang baru saja di lepas ketika sampai di rumah .
Orlando segera berjalan ke sebatang jalan tempat club' malam yang sekarang di kelola olehnya .
sebelum dia pergi sudah memberitahu penjaga rumah untuk memberitahu dia , kalau dia orang itu akan keluar .
"Brian kamu awasi dua bocah itu jangan biarkan mereka keluar sendiri dan nanti kalau sudah jam 10 malam suruh merek tidur , kata Orlando.
"Siap ! jawab Brian .
Orlando masuk ke Club malam dan para pelayan membungkuk hormat saat mengetahui dia datang dan Orlando di sambut oleh beberapa pelayan cantik yang ada di situ .
Orlando mencari anak baru bernama Kania wajahnya terlihat sangat lugu namun dia adalah suhu .
entah mengapa Orlando sangat menyukai dia, meski baru beberapa kali bertemu.
Seperti Orlando jatuh cinta padanya, Kania masuk ke dunia malam ini, setelah dia mengalami patah hati oleh pacarnya .
masa depannya rusak karena ternyata pacarnya setelah merenggut mahkota dia menjual nya pada mucikari di kota itu .
setiap orang yang berhutang dan tak dapat membayar dia akan menyita semua barang atau benda berharga kalau tidak cukup untuk membayar hutang-hutangnya maka dia akan mengambil anak gadis sang penghitungan untuk melunasi hutang- hutang mereka
apalagi kalau yang mengutang adalah wanita tentu saja ,itu menjadi jebakan yang dia buat untuk membuat orang jatuh dalam tangganya dan menjadi anak buahnya sebagai kupu-kupu malam.
Kania masih melayani seorang tamu dan duduk di pojok dia sedang menemani minum .
salah seorang bodyguard yang ada disitu memangil Kania.
"Kania di panggil mister Orlando.
"Ada apa ? tanya Kania.
"Datang saja ke ruangannya kamu di tunggu , jawab bodyguard itu .
"Baiklah ! jawab Kania segera. berdiri menuju ruangan mister Orlando
sampai di depan pintu , Kania segera mengetuk pintu .
"Masuk ! jawab suara dari dalam.
__ADS_1
Kania segera membuka badannya dengan hormat dan tersenyum manis.
" selamat malam Mister Orlando, anda manggil saya ? tanya Kania .
"Duduklah ! kata Orlando .
"Berapa lama kamu kerja disini ? tanya Orlando.
'Baru sebulan mister , jawab Kania
"kamu masih muda , kenapa tidak cari pekerjaan lain ? tanya Orlando.
"maksud mister, apakah saya mendapat komplen dari pelanggan ? tanya Kania.
"tidak bukan begitu, bahkan kamu termasuk banyak di gemari oleh pelanggan disi " kata Orlando diam sebentar menghela nafas panjang ada gemuruh di dadanya, api cemburu yang menyala yang berusaha dia sembunyikan .
setiap melihat Kania terseyum dan bertingkah manja dengan pelanggan nya,hati Orlando mendidih. meski pun dia tak pantas untuk cemburu karena Kania buka pacar dia .
"Apakah kamu tidak ingin kerja di tempat lain yang lebih baik ? lanjut Orlando.
"maksud mister Orlando apakah saya di pecat ? tanya Kania kaget .
"Bukan begitu , apakah kamu tidak ingin kerja di tempat yang lebih baik dan bersih tidak menjual diri di tempat ini , kata Orlando.
"mister saya tidak menjual diri di tempat ini ,saya hanya menemani mereka minum atau bernyanyi saja , jawab Kania .
"Aku tau, itu ..aku percaya kamu tak menjual diri ,namun apa kamu tidak risih di pegang dan menemani lelaki minum ? tanya Orlando yang membuat Kania bingung menatapnya.
"Oh .. mister Orlando, tentu saja saya juga risih dan tak ingin melakukan nya namun adakah pilihan bagi ku , yang hanya gadis desa dan lulusan SD saja ? tanya Kania.
"ada kalau kamu mau Isa cari kerja di tempat lain ? jawab Orlando.
"di kota besar metropolitan ini, apa ada pekerjaan yang bisa saya dapatkan dengan gaji besar seperti ini dan tidak perlu ijazah, untuk membayar sewa rumah dan makan saya ? tanya Kania tersenyum getir.
"apakah kamu mau jadi asisten rumah tangga buat kedua keponakan ku ? aku akan membayar mahal dan kamu tidak perlu tempat tinggal dan pusing soal makan semua saya jamin , jawab Orlando.
"Benarkah ? tanya Kania
-----++++++++Β Bersambung++++++++-------
terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan komentar βοΈ
thanks you All ,,ππππππππ
__ADS_1