
Setelah memastikan Orlando telah keluar dari Apartemennya Kania menelfon seseorang.
Siapa lagi kalau bukan Maminya yang bernama Elisabeth, Kania memberi laporan pada maminya unik berbagi kebahagiaan bahwa misinya akan segera berhasil, tentu saja Elisabeth memuji, Kania dan mengatakan betapa bangganya punya anak seperti Kania yang pintar dan cerdas.
Dan Kania pun , mematikan telfon setelah selesai bercerita dan mendapat nasehat dan langkah-langkah selanjutnya.
mari kita tinggalkan Kania yang tersenyum sendiri mendegar pujian dari maminya itu, kita beralih ke sekolah internasional school tempat Ferdian dsn Sabrina sekolah .
Ferdian, sudah duduk di kelasnya pagi itu mendahului Akbar .
"Tumben pagi bener bos dah datang," Celetuk Akbar menghampiri nya.
"Ya...apa salahnya berangkat pagi ?" Ferdian balik bertanya .
"Fer..kembaran kamu cantik sekali, kasih ke aku dong ?" Kata Akbar sambil meletakkan tas nya di bangkunya dan duduk di sebelah Ferdian.
"Kamu pikir dia barang, main kasih- kasih saja ," jawab Ferdian .
"Ya setidaknya ,kau jadilah Mak Comblang kita " kata Akbar tak mau kalah.
"Takut kena hajar aku sama Sabrina, entar di bilang menghina dia , kayak gak laku aja main jodoh-jodohi segala, harusnya sebagai lelaki lelaki lu harus berjuang dong seperti aku nich !" kata Ferdian bangga.
"Emang cowok ganteng macam kamu, harus berjuang juga untuk mendapat wanita ? ach bercanda apa menyindir saya ?" tanya Akbar.
"Ya ..kalau cewek biasa mah, gak perlu lah berjuang mereka juga dah pada nempel tinggal pilih ," jawab Ferdian.
"Jadi cewek incaran Lho itu, bukan cewek biasa ?" tanya Akbar entah memang begok apa pura-pura begok , padahal baru beberapa hari lalu Ferdian, memberi tau tentang wanita foto model dan kartu kuning .
"Lu sebenar gak tau apa pura nich , kan kemarin sudah aku kasih tau, ya sudahlah kalau kamu tak tau bentar lagi kamu juga tau siapa gadis itu ," jawab Feridan agak kesal .
Baru selesai bicara ,nampak Laluna Nyang masuk kelas.
"Fer ...lihat.!! tuh si mulut cabe ! tumben ,dia masuk pagi ,mana pernah dia masuk pagi biasanya juga paling akhir saat bell sekolah sudah berbunyi kadang telat." kata Akbar menyenggol Ferdian dengan siku tangan nya.
Ferdian lalu mendongak, melihat Laluna, yang tersenyum manis padanya, mata mereka saling berpandangan dan mereka mematung begitu saja .
Akbar memandang mereka bergantian, mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa mereka sudah saling menyukai dan jatuh cinta.
__ADS_1
Laluna mendekati ke arah Feridan duduk di bangku depan Ferdian yang masih kosong pemiliknya belum datang .di kelas baru beberapa orang saja.
"Fer .. bagiamana punggung kamu, semalam ada di kompres lagi ?" tanya Laluna.
"Ada di bantu sama Sabrina, kembaran ku , terimakasih atas perhatian nya ," jawab Ferdian.
"Ah .. tidak seberapa di banding pertolongan kamu, kalau kamu tak ada di situ entah bagaimana keadaan ku sekarang ,mungkin masuk ke Unit Gawat Darurat , " celetuk Laluna yang tak berpaling dari wajah Ferdian.
"Haii..apa nich, kalian pacaran kah ?" tanya Akbar.
"Shut up " kata Laluna dan Ferdian bersama.
"Ceh , serius kalian pacaran ?" sial guwe jadi obat nyamuk nih ?" tanya Akbar.
"Iya sepertinya begitu " jawab Ferdian.
"Kalau memang sudah jadian z nanti siang traktir aku makan Fer ,merayakan doang ?" kata Akbar.
"Iya , gampang nanti aku traktir makan di kantin sepuas mu, " jawab Ferdian .
Beberapa anak sudah mulai masuk kelas , Laluna segera kembali ke bangku nya.
β‘οΈπ±"Nanti siang ,aku ke rumah kamu lagi boleh tidak ? tanya Ferdian.
π±β€΄οΈ untuk apa ? " Laluna balik bertanya.
β‘οΈπ±"Kencan,dengan kekasih ku!" jawab Ferdian.
Membuat Laluna senyum-senyum sendiri memandangi layar handphone nya.
"Fer, tuh bagaimana ceritanya, kamu bisa menundukkan Laluna ?" tanya Akbar penasaran.
"Ah kepo Lho ," jawab Ferdian singkat padat dan jelas .
"Ya, bukan masalah kepo , kamu tau bahwa si mulut pedas dan galak itu belum pernah ada yang berani mendekati nya," kata Akbar.
"Ke Dukun mana, manjur amat ? perasaan kemarin-kemarin kalian masih sok Cool , sok gak perduli ,sok cuwek ,sok galak dan gak membutuhkan ? " Akbar makin penasaran dengan jawabannya .
__ADS_1
"Dukun ? , zaman gini masih percaya dukun yang beralih nama jadi orang pintar ? tak kasih tau ya biar... Akbar , kalau dukun di sebut orang pintar yang datang berarti orang bodoh , mau aja di kibulin sama ,tuh orang " Kata Ferdian.
"Ya..Lhu mah boleh bilang begitu , namun sampai sekarang ,masih laku tuh jasa dukun , dan ada yang benar-benar bisa bantu yang kayak gitu ." jawab Akbar.
" Bantu apa coba ?" tanya Ferdian.
"Misalnya ,mengajari ilmu pelet ,biar wanita yang kita taksir tergila-gila pada kita ," jawab Akbar.
"Sudah kau coba ?" tanya Ferdian.
"Belum dan amit-amit jangan ,dosa tuju turunan tujuh tikungan tuju tanjakan !!, kena kutuk Tuhan jadi katak dah ," jawab Akbar.
"Ya..pernah dengar sih ,ada dukun yang bisa buat begitu konon namun yang seperti itu berhubungan dengan kuasa gelap harus bayar mahal , mending kalau cuma uang tapi lebih dari sekedar itu hidupnya jadi berantakan " kata Ferdian.
"Kau dengar dari mana, dukun di mana ?" tanya Akbar.
"Baca dan lihat noh di Mbah google atau cerita horor. di YouTube kesaksian mantan dukun yang bertobat , banyak kok , punya handphone tuh di pakai buat cari info juga bukan sekedar buat game dan Facebook an ! " jawab Ferdian.
"iya .. terus aja , cerita yang lain, guwe mau tanya bagaimana Lhu bisa menundukkan , wanita mulut cabe itu ? " tanya Akbar yang masih penasaran.
"Sebenarnya aku juga gak tau kok , bagaimana caranya ,namun karena kita mungkin berjodoh , jadi mudah untuk saling jauh cinta " jawab Ferdian.
"Jadi tanpa trik apapun ?" tanya Akbar.
"Trik apaan ada-ada saja kau !" jawab Ferdian .
"Ya..misalnya ,merayu , mengombali atau membelikan barang mahal misalnya ," kata Akbar.
"ya memang berusaha mendekati dan cari tau kebiasaan dan hobby seseorang yang kita sukai , lalu kita berusaha untuk masuk ke sana , ke dunia dan hobinya kalau kita tidak suka dengan hobby dia , kita cukup mendukungnya , tentu dia akan senang dan bahagia, namun karena aku dan Laluna mempunyai daya tarik dan kesukaan yang sama jadi mudah untuk kita saling menyukai , Aku sendiri tidak begitu paham soal cinta, teryata cinta itu bukan sekedar sebuah rumah matematika atau fisika yang bisa di jelaskan ,ini tentang perasaan yang hanya bisa kau dpat dengan perasaan juga " jawabe Ferdian agak panjang supaya Akbar jelas dan tidak tanya lagi.
"Ah ..kau nich jadi intinya kau pun tak taukah , cara dan trik mendapat hanya faktor jodoh dan keberuntungan gitu ?" tanya Akbar.
"Nantilah kapan - kapan aku cerita pada mu bagaimana bisa kita jadi dekat dan dia jadi melunak dan tidak galak " jawab Ferdian.
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
__ADS_1
komentar βοΈthanks you All ."
ππππππππ