
Smith mulai terbuka menceritakan semua nya pada Ferdian tentang kesalahan pahaman buang terjadi di masa lalu, dia bukan tak ingin bertanggung jawab dengan apa yang telah dia lakukan pada ibu.
"Kamu harus tau bahwa Ayah tak bermaksud untuk lepas dari tanggung jawab ,dengan apa yang telah ayah lakukan pada ibu mu ,Fer.. aku telah berusaha mencari ibu kamu saat dia lari dariku, aku juga tak menyalahkan dia bila lari .
"Bagaimana pun semua wanita akan marah di perlakukan demikian, semua salah ayah mu ini, maka izinkanlah Ayah mu ini menebusnya nya.
'Tolong bantu Ayah membujuk ibu kamu untuk menikah dan kita hidup bersama sebagai keluarga yang utuh.
"Saya rasa kamu juga menginginkan demikian kan Fer ' tanya Smith memandang Ferdian yang bersandar di bahunya .
"ayah tidak perlu bertanya akan hal itu telah begitu lama saya mencari Ayah ,kata Ferdian memeluk lengan Mister Smith yang kekar itu .
Sementara dari balik pintu Erlina menahan Isak tangsinya mendengar itu semua.
dadanya bergemuruh, sungguh pun dia sakit hati atas perlakuan Smith waktu itu , namun di sisi lain dia bahagia mendapatkan anak setampan Ferdian dan secantik Sabrina dan mereka semua sangat pintar melebihi anak-anak seumuran mereka.
Sungguh seharusnya dia harus melepaskan semua egonya demi anak-anak seperti yang di katakan oleh Smith.
Erlina kembali menuruni anak tangga dan menyiapkan makan malam saja , dia membiarkan Ayah dan anak nya melepas rindu.
Sabrina sudah turun dari kamarnya karena jam makan malam telah tiba, Sabrina menyapa ibunya yang masih sediri di dapur .
"Selama malam mah, Ferdian kemana mah kok belum turun ? Tanya Sabrina duduk di meja makan.
"Masih di atas dengan mister Smith , jawab Erlina pelan.
"Hem... Mister Smith datang lagi kesini , apakah dia akan menginap disini ma, tanya Sabrina lagi.
"Iya . ...Ferdian mengundangnya untuk menginap katanya kasihan kalau harus pulang sendiri ke kota , kamu panggil kan mereka berdua untuk turun , kata Erlina.
"baik mah ! Jawab Sabrina lalu dia menaiki anak tangga kembali untuk memanggil mereka berdua.
__ADS_1
Tak lama kemudian , Sabrina telah turun di ikut dengan tuan Smith dan Ferdian.
Mereka makan bersama lalu ,noton TV di ruang keluarga .
"mah.. bolehkah Ferdian tidur dengan mister Smith malam ini ,tanya Ferdian memecah keheningan .
"kenapa... Mau tidur dengan mister Smith Ferdian ? tanya Erlina pada Ferdian, meski sebenarnya dia telah tau alasannya.
"Ada sesuatu yang ingin Ferdian bicarakan dengan mister Smith ,jawab Ferdian.
" Tidak bisakah besok pagi ? Tanya Erlina.
"besok pagi Ferdian ke sekolah dan mister Smith akan kembali ke kota untuk menyelesaikan banyak urusan , jawab Ferdian.
"Kenapa kamu bersikap begitu dengan mister Smith , Fer tanya Sabrina pada nya .
"o..iya mari ikut aku sebentar ke kamar ku, aku ada sesuatu yang di lumayan peting untuk mu , kata Ferdian .
" Baiklah jangan lama-lama Boy , jawab Mister Smith namun mengedipkan satu mata pada Ferdian dan Ferdian hanya tersenyum membalas nya.
Ferdian lalu menggandeng tangan , Sabrina menaiki anak tangga menuju ke kamarnya.
"duduklah , kara Ferdian lalu menutup pintu di belakangnya.
"aku sudah tau semua , tentang Ayah kadung kita , kata Ferdian setelah duduk di dekat Sabrina .
"apakah dia benar ayah kadung kita, tanya Sabrina .
"iya," benar tepat tebakan kita , Mister Smith memang ayah kadung kita dan telah menceritakan semua , lalu Ferdian menceritakan semua yang barus aja di ceritakan oleh mister Smith tadi .
"Oleh karen itu, ibu selalu marah saat kita bertanya tentang siapa Ayah kandung kita , tapi dia telah meminta maaf dan aku juga telah me maaf dia, apakah kamu mau memaafkan kesalahan ayah kita dan kita hidup bersama ? tanya Ferdian pada Sabrina.
__ADS_1
"Saya juga berharap bahwa dia benar ayah kita, dan kita akan bisa hidup bersama sebagai keluarga yang utuh , tapi apakah mama akan menerima Ayah kembali ? Jawab Sabrina.
"sebenarnya aku telah pun memperhatikan mereka berdua bahwa mereka , sepertinya ada perasaan saling mencintai, apakah kamu tak dapat melihatnya , sinyal - sinyal cinta itu ? " tanya Ferdian.
"Tentu saja aku melihat, ibu yang malu-malu kucing dan serba salah di hadapan mister Smith saat dia berusaha untuk menunjukan perasaan nya,jawab Sabrina.
"Ini yang saya aku maksudkan proyek kita untuk menyatukan mereka sampai mereka menikah dan menjadi keluarga yang utuh demi masa depan kita semua ,kata Ferdian penuh semangat .
Ferdian dan Sabrina berdiskusi tentang rencana masing-masing untuk membuat mereka bersama kembali.
Sementara di bawah Mister Smith dan Erlina juga membicarakan hal yang sama , Mister Smith berusaha meyakinkan Erlina untuk menikahi dengan nya untuk memastikan masa depan anak-anak mereka.
Dan untuk menjadi pewaris dari semua bisnis dan harta milik nya.
"Menikah dengan ku Erlina " kata Smith .
"Ferdian telah mengatakan bahwa dia benar-benar merindukan ayahnya, dia juga rindu punya keluarga yang utuh , sampai kapan kamu mepertahankan ego mu, dan mengorbankan masa depan mereka ? Tanya Smith sambil memegang kedua pipi Erlina untuk tetap menatap dan mendengarnya, untuk memastikan bahwa disana ada kerinduan dan cinta untuknya.
"Jujurlah bahwa kamu juga sangat merindukan aku, walau seribu kali kamu mengatakan tidak ada cinta namun kamu tak dapat mengelak, akan perasaan itu, tubuh mu itu tak pernah menolak ku dan setiap sentuhan ku, tak pernah kamu mampu untuk menepisnya aku tau kamu juga merindukan aku , kata Smith yang makin mendekat pada wajah Erlina .
Ibu jarinya mengelus bibir Erlina mengusapnya perlahan dan Erlina sediri memejamkan matanya seolah pasaran saja membiarkan Smith membelai wajahnya dengan jemarinya.
Wajah Smith dan Erlina sangat dekat sampai tak berjarak sekalipun ,lalu Smith mencium bibir Erlina yang sudah merekah seolah sudah siap menerima kecupan darinya, untuk sesaat bibir mereka saling membangun sampai terdengar deheman dan batuk-batuk kecil yang membuat mereka terkejut dan melepaskan diri masing-masing.
"mah.... Bisakah anda menjelaskan semua ini , tanya Ferdian tegas dan dengan tatapan yang serius seperti mata Elang yang mantap tajam matanya .
Sebenarnya bukan kali ini saja Ferdian melihat mereka bermesraan dan terlihat saling mendekat namun karena Ferdian merasa bahwa dia adalah Ayah kandungnya jadi membiarkan saja. dan setelah memastikan Smith adalah ayahnya maka dia senagaja memergokinya supaya mereka tak ada alasan mengelak dan saling mengakui perasaan masing- masing.
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Like👍 dan komentar ✍️
__ADS_1
thanks you All ,,💋💋💋💋💋💋💋💋