Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
ATM itu untuk anak ku.


__ADS_3

"Tatap mata ku dan jawabannya lah dengan jujur,apakah dia itu anak ku ?" tanya Faisal yang makin mendekatkan diri pada Kania.


"Bu..bukan dia bukan anak kamu ! " jawab Kania gugup.


"Jangan kawatri aku tak akan mengambil dia dari mu, hanya memastikan senang dan bahagia kalau dia benar-benar anak ku." kata Faisal lagi.


"Ja...janji tidak akan mengambil nya ." kata Kania masih takut.


"Iya, kamu tak percaya pada janji ku ?" tanya Faisal.


"Dia adalah satu-satunya yang berharga dalam hidupku , setiap aku melihat aku bahagia dan mengobati rindu ku pada mu " kata Kania yang tanpa sadar telah meneteskan air mata.


"Apa ? apa kamu masih merindukan ku ?" tanya Faisal menatap lekat pada manik mata Kania .


Mencari seberkas rindu yang masih tersirat di matanya, teryata selama ini mereka juga merasakan hal yang sama .


Faisal memeluk Kania dan mengecup bibirnya seperti kemarau panjang yang di beri rintik hujan.


Faisal pun tak dapat menahan diri menghujani Kania dengan ciuman kerinduan mereka terobati sejenak.


setelah puas melepas rindu, Kania dan Faisal duduk di bangku warung.

__ADS_1


"Kenapa kamu tak bilang sebelumnya, kalau kamu bilang tentu aku akan bertanggung jawab ." kata Faisal.


"Saya tidak tau bahwa saya hamil waktu itu dan bagiamana aku mengatakan nya, karena kita telah berjanji untuk tidak saling bertemu lagi dan nona Sabrina pernah datang dan memberi peringatan bila melanggar janji dia akan mengambil kembali Apartment yang telah engkau berikan ." kata Kania .


"kalau dia mengambil, itu hanya gertakan saja bagaimana pun apartment itu sudah atas nama mu, kenapa tak terus terang dan tak membantahnya? " tanya Faisal.


"Apa kamu pikir saya berani melawan nona Sabrina anak orang kaya yang punya kuasa besar ayahnya saja mantan ketua gengster yang di takuti banyak orang ?" aku tak segila itu." kata Kania.


"Ya..memang benar, Sabrina memang seorang yang sangat egois dan mau memang sediri ,tadi aku baru saja bertengkar dengannya, aku menemukan pill KB di kamar, selama ini dia telah meminum obat itu untuk menghindari hamil." kata Faisal.


"kenapa apa dia tidak ingin punya anak ?" tanya Kania.


"Katanya mau tapi belum saatnya." jawab Faisal .


"Ya.. mau bagaimana kalau dia memang tak ingin , tapi aku bahagia sudah punya anak dengan mu, biar saja dia disini aku akan atur jadwal kerja ku biar siang aku boleh main kesini." kata Faisal.


"kamu tak keberatan bukan bila aku datang menjenguk anak ku ?" kata Faisal lagi .


"Tapi bagiamana kalau nona Sabrina tau tentu dia akan marah besar?" kata Kania.


"Tidak apa kalau dia, marah malah bagus nanti aku bisa minta dia bercerai dengan ku, perusahaan ku. sudah cukup maju da tidka lagi tergantung dengan perusahaan papanya ,dan papanya sudah meninggi tak ada yang perlu di takuti." kata Faisal.

__ADS_1


"Baiklah tapi jangan sering-sering datang kalau bisa kita tidak usah membuat nona Sabrina emosi." kata Kania.


" Aku ingin ingin hidup tenang dan mengurusi anak kita dengan baik." kata Kania lagi .


"Kita akan merawat nya bersama, ini kamu pakai ATM aku pin nya tanggal lahir kamu." kata Faisal sambil menyerahkan ATM nya pada Kania.


"Tidak usah, terimakasih ," kata Kania kembali menyodorkan ATM itu pada Faisal.


"itu bukan buat kamu tapi buat anak ku terimalah." kata Faisal.


"Baiklah saya akan gunakan untuk keperluan anak kita saja , terimakasih ." kata Kania lalu memeluk Faisal.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


bayangan sang mantan atau

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2