
Sedang keponakan , Tante Angelina masih di tahan untuk menjalankan pemeriksaan lebih lama lagi, karena dia di curigai yang mencuri berlian itu, sampai dia harus di sidang dan bila tidak bisa memberi keterangan jelas dia akan berujung di penjara atau ganti rugi sebesar harga Berlin itu.
Dan berita tentang kejadian itu semakin tersebar luas , Tante Angelina sangat sock menghadapi setiap pertanyaan dan di kejar awak media .
Gosip dan nama nya ,makin tambah buruk ads yang mengatakan bahwa karena bangkrut menyuruh keponakan nya mencuri berlian itu.
dia sudah tidak tahan lagi, apalagi banyak netizen di negara Indonesia mulutnya sangat sadis dan kejam dalam memberi komentar yang pedas meski tidak semua demikian namun bila berita buruk akan sangat mudah tersebar dan viral.
sementara di rumah Mister Smith dan Erlina telah menunggu kepulangan Feridan dan juga Sabrina .
Sabrina dan Ferdian sedikit terkejut melihat papa sudah berada di ruang tamu menunggu mereka .
"Hai.... papa .. apa kabar ? teriak Sabrina berusaha mencairkan ketengan diri.
"Boy and you girl duduk lah, papa mau bicara serius ,"kata Smith Santiago yang menatap mereka tajam.
dari gerak-gerik Feridan dan Sabrina Smith sudah mengetahui bahwa merekalah yang mengambil berlian itu.
dari alur cerita yang dia dengar memang ada kemungkinan mereka juga terlibat di dalamnya .
Smith merasa itu , bagian dari ke Genius dan kesombongan seseorang yang merasa punya kelebihan atau kepandaian tinggi.
ada semacam dorongan diri untuk menjajaki dan menguji kepandaian mereka.
dan semakin sulit dan berbahayanya orang yang punya otak Genius dan tidak terarah dengan benar akan suka dan punya ke inginkan untuk bobol setiap pertahanan lawan .
atau berusaha menerobos sistim yang ada , dan semakin sulit sebuah sistim yang harus di terobos mereka akan semakin bersemangat.
dan setiap ada peraturan yang di berikan mereka akan mencari celah untuk menerobos tanpa di katakan salah.
sebab mereka mengunakan kelemahan atau bagian mana yang tidak dapat di katakan bersalah meski posisi melanggar karena belum tertuang dalam peraturan atau undang-undang yang ada .
"Boy... you do it ? ( Boy apa kamu melakukan ? ) tanya Smith berusaha mengunakan bahasa Inggris supaya kalau Erlina mendengar pembicaraan mereka ,dia tidak faham.
Erlina sedang berada di kamar istirahat , namun Smith tetap berusaha antisipasi dengan semua , tentu Erlina akan memarahi anak-anaknya nya jika mengetahui bahwa mereka terlibat.
"i do with Sabrina pa , just have Fun
(saya melakukan dengan Sabrina Pa, hanya untuk kesenangan atau iseng ) jawab Feridan .
it is very dangerous and against the law ,"do you know boy ?
( itu berbahaya dan melanggar hukum apa kamu tau itu Boy ) tanya Smith dengan tatapan marah dan tajam.
__ADS_1
"yes..i know pa, but it's already happened I'm trying to protect each other now and we can't stop and surrender !
( ya saya tau pa, tapi ini sudah terjadi aku berusaha saling melindungi sekarang melindungi dan kita tidak bisa berhenti dan meyerahkan diri ! ) jawab Feridan.
"Oke,don't let anyone know about this including your mother, understand?
( oke jangan biarkan siapapun mengetahui hal ini termasuk ibu kamu mengerti ? kata Smith.
Yes pa..., thank you please help as ,
( ya..pa .,terimakasih tolong bantu) kami. jawab Feridan memeluk papanya di ikuti dengan Sabrina.
sekarang kalian tidur selebihnya papa yang akan mengurusi semua ini dan ingat jangan melakukan apapun yang melanggar hukum , kata Smith mengecup puncak kepala anak-anak.
Smith pun ikut ,ke kamar lagi menemui Erlina yang masih capek karena perjalanan yang jauh dan harus duduk berjam-jam bahkan hampir seharian.
Smith merebahkan diri di samping Erlina yang tertidur pulas di pelukannya istrinya itu dari belakang.
sesuatu menegang di saat senjata Smith bergesekan dengan bagian belakang Erlina yang sangat semok itu.
namun dia membiarkan saja dan berusaha tidur karena dia pun sangat capek .
Sementara di bawah terlihat Orlando sedang duduk di ruang tengah nonton Televisi menyimak berita yang lagi viral.
setiap di tanya hanya di jawab tidak tau dan beberapa orang yang ada di rumah ganti telah di periksa dan tak ada satupun yang terbukti memegang dia .
kejadian sangat cepat dan singkat dan saat kejadian itu ruangan langsung di tutup dan tidak di biarkan seorang keluar dari sana .
sementara para penyidik langsung datang dan mengecek dan melihat sidik jari yang ada di kalung berlian itu , tidak ada yang menyentuh nya selain keponakan Angelina itu .
Tentu saja Orlando sedikit was-was dan terus mengikuti berita itu karena yang bertemu dengan Keponakan Angelina itu , adalah Feridan dan Sabrina.
namun Orlando bersyukur bahwa. penyidik menyatakan tidak ada bukti kuat untuk menuduh Sabrina dan tidak ada sidik jari Sabrina di sana .
saat keluar toilet Sabrina sendiri sudah melepas sarung tangannya dan nampak di CCTV luar toilet dia juga tak memakai sarung tangan .
meskipun Orlando masih , curiga bahwa Sabrina melakukan nya, tapi yang terpenting mereka Sabrina dan Feridan lolos dari segala tuduhan dan hanya di jadikan saksi saja.
dan kemungkinan dia tetap akan di jadikan saksi dalam persidangan nanti.
Angelina pasti akan lebih membenci Sabrina karena hal ini, namun bagi Orlando itu bukan masalah apalagi Angelina telah bangkrut dan tidak se power full dulu.
__ADS_1
Orlando lalu berdiri menuju dapur di sana terlihat Kania sedang mempersiapkan makan malam meski masih sore dia sudah mencuci sayur beberapa bahan lainya sehingga waktu masak tidak kerepotan.
di rumah ini ,Sabrina hanya sediri karena rumah tidak terlalu besar, beda dengan rumah Smith Santiago yang besar, di sana banyak asisten rumah tangga dengan tugas masing-masing.
"Kania apakah kamu sibuk ? tanya Orlando duduk di meja makan yang dekat dengan dapur .
"tidak mister, ada yang anda perlukan ? tanya Kania mendekat.
"tolong buatkan aku kopi ? kata Orlando.
Kania segera membuat dan beberapa saat sudah kembali dengan secangkir kopi , dia meletakan di depan Orlando duduk.
"ini silahkan " kata Kania.
baru saja Kania hendak berpaling pergi Orlando memangil lagi .
"Kania duduk sebentar sini , perintah Orlando .
"siap .. , kata Kania duduk di depan Orlando.
"masakan minum kopi harus di temani ,? gerutu Kania dalam hati.
Kemudian Orlando menyeruput kopinya lagi.
"nah begini baru manis , kata Orlando sambil menatap Kania lekat-lekat.
Kania jadi serba salah di lihat seperti itu oleh Orlando , lelaki yang sudah tidak muda ini masih sangat tampan dan berwibawa.
"Kamu tau kenapa kamu , aku perintah duduk di sini ? tanya Orlando .
"Tidak mister ? jawab Kania polos
"karena kamu lupa memberi gula pada kopi saya, jadi meminum kopi pahit dengan menatap wajah mu yang manis sedikit membantu, kata Orlando
membuat Kania kaget sekaligus malu
"masak begitu mister seingat saya, saya sudah menaruh gula di dalam kopi anda,"jawab Kania.
"Cobalah ! kata Orlando menyodorkan kopinya
Kania lalu meminum kopi yang di sodorkan oleh Orlando dan matanya terbelalak , kopinya sangat pahit kopi hitam tanpa gula tanpa cramer sungguh pahit sekali.
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
__ADS_1
terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Like👍 dan komentar ✍️
thanks you All ,,💋💋💋💋💋💋💋💋