Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
jangan Terulang lagi .


__ADS_3

Sabrina melangkah pergi setelah memberi, perintah untuk memotong gaji para pelayan restoran yang tadi telah bergosip dan mengatai dia, meski sebenarnya itu maslah kecil baginya. namun dia hanya ingin memberi sedikit pelajaran tentang etika bekerja.


Meneger tentu saja ,tidak berani membantah meski Sabrina bukan siapa-siapa dan juga bukan bos atau atasannya,namun menurut itu juga bagus di tambah lagi tidak ingin membuat masalah dengan menentang anak orang terkaya di Indonesia.


" Terimakasih untuk kunjungan nya nona Sabrina ,kami berharap nona tidak megambil hati perlakuan pelayan kami dan juga saya sekali lagi mohon maaf untuk para pelayan kami ."kata Tanjung Meneger tadi mengantar nona Sabrina sampai keluar restoran.


"selanjutnya saya ,akan datang ke apartment Kania." gumam Sabrina yang membawa kendaraannya menuju kesana tentu bukanlah hal sulit menemukan alamat itu.


"Ting -tong !!"


Kania yang masih tiduran terbangun, dan berjalan cepat ke pintu dia berfikir mungkin Faisal datang untuk megambil barang yang tertinggal.


"Ckelak ." suara gagang pintu di buka dengan cepat.


"No...nona Sabrina ? " kata Kania gemetar melihat siapa yang ada di depan pintu apartemen nya.


" Kenapa ketakutan begitu seperti melihat hantu ?" tanya Sabrina dengan menarik ujung bibir nya, senyum itu seperti senyum yang sangat sini dan mematikan .


"sa..saya...hanya kaget kenapa anda bisa berada disini ,a..ada perlu apa nona ?" tanya Kania pelan dan suara bergetar.


"Apa aku tidak di izinkan masuk dan hanya berdiri disini ?" Sabrina malah balik bertanya.


"Aduh tamatlah riwayatnya ku, kalau nona Sabrina tau semuanya ." Kania membatin dalam hati.


"Maaf nona si.. silahkan masuk ." jawab Kania gugup dan membuka pintu lebar dengan sedikit menunduk hormat.


"jangan kamu pikir ,aku tidak tau semuanya bahkan dengan mudah aku bisa megambil alih apartment ini dan menendang mu keluar dengan tangan kosong." kata Sabrina.


mendengar hal itu, Kania langsung bersimpuh di depan Sabrina yang masih berdiri memandang setiap sudut ruangan .


"Maafkan sa..saya nona sa...saya....".


"sejak kapan kamu berhubungan dengan Faisal ?"tanya Sabrina.


"Su..sudah hampir tiga tahun nona ?" jawab Kania .


"Apa..kamu mencintai nya ?" tanya Sabrina.

__ADS_1


"E ...e..saya..!"


"Jawablah tidak usah takut ." kata Sabrina .


"Ci..cinta..Nona sangat mencintai nya , namun saat mengetahui hubungan anda dan kak Faisal makin dekat anda, rasanya saya harus mengubur impiannya saya akan hidup bersama tuan muda Faisal." jawab Kania .


"kamu sudah sepakat untuk berpisah dan mengubur semua kisah kami ,nona ." jawab Kania.


"Lalu ?" tanya Sabrina .


" Sudah hanya itu saja ,Nona " jawab Kania.


"Lalu kamu mendapat apartment dan tabungan dari Faisal supaya , hubungan kamu tidak ter ekspos." kata Sabrina.


" No.. Nona... bagiamana tau semua itu ?" tanya Kania gemetar.


Sabrina memutar rekaman percakapan ke tiga temannya yang sedang bergosip.


"kenapa kamu menyebarkan privasi mu pada teman-teman mu, bagiamana kalau cerita itu sudah banyak yang tau , tentu aku tak pernah takut bersaing dengan mu, namun kamu telah membuat,kisah kamu dan calon suami ku menjadi bahan perbincangan, apa kamu mengerti itu melanggar perjanjian kamu dengan Faisal yang tidak akan menyebar kisah kalian kemana-mana ?" kata Sabrina dengan nada tinggi.


"Maafkan saya nona, saya mengaku salah mohon maaf saya ." kata Kania gemetar dan mulai menangis .


"Baik nona akan saya ,ingat dan tak akan saya ulang lagi." jawab Kania .


"o ya satu hal lagi, kamu hapus semua foto atau video atau apapun yang kamu punya dengan Faisal, aku tak ingin itu ada dan terlihat atau kamu Up ke sosial media , ingat itu akan menjadi masalah besar bagi mu jika kamu bermain melakukan semua itu, paham ?" kata Sabry membungkuk dan menatap tajam ke arah Kania yang masih bersimpuh di kakinya.


"Ba..baik binay akan saya laksanakan ." jawab Kania gemetaran.


"Semua tanpa sisa ,dan kalau ada yang kamu print foto itu ,kamu harus membakar nya." lanjut Sabrina memberi perintah.


"siap nona ." jawab Kania.


"Ya ..sudah aku melepaskan kamu kali ini, jangan terulang lagi ."kata Kania lalu melangkah keluar .


di ikuti dengan Kania sampai keluar dari apartment, meski Sabrina sudah pergi dari apartment nya namun tubuhnya masih gemetar dan ketakutan.


beruntung nona Kania masih memaafkan nya ,sehingga dia tak perlu menjadi gembel di kota Jakarta lagi .

__ADS_1


"Sekar kamu harus membayar atas semua kekacauan ini ." gumam Kania.


Lalu menelfon Sekar, tentu dia tau waktu dan saat istirahat karena Kania dulu pernah bekerja di restoran itu ,sebelum akhirnya pacaran dengan Faisal dan tidak kerja lagi disana.


"Hello !" jawab Sekar mengangkat telfon Kania.


"Sekar kenapa kamu bercerita dengan teman dan di dengar oleh Nona Sabrina , kenapa kamu membocorkan kisah ku padanya ?" tanya Kania dengan nada tinggi.


" Hai ,bukan kah kamu memang suka pamer -pamer tentu saja aku sebagai teman baik bantu kamu memamerkan nya pada teman lain untuk mu ,biasanya kamu sangat bahagia dan menyukai nya lalu memberikan aku hadiah ?" jawab Sekar.


"Tapi..kan tidak semua cerita harus kamu buat begitu ?" tanya Kania.


"Mana ku tau ,kalau kamu tidak mencegah dan melarang ku ?" tanya Sekar.


"kamu tau apa yang terjadi di apartment ku ? nona Sabrina datang ke sini , dan memberi peringatan keras untuk tidak mengulang lagi ." kata Kania.


"apa nona Kania megambil kembali apartment nya ? " tanya Sekar.


"tidak dia tidak melakukan nya, aku bersyukur untuk hal itu ,aku masih di maafkan ." jawab Kania.


" kamu masih beruntung, kami hampir saja di pecat dan kehilangan separoh gaji karena hal ini ." kata Sekar.


" salah kau sediri jangan menyalakan saya ." kata Kania.


"Oke jadi begitu kau lepas tangan , mulai sekarang kita tak usah berteman lagi ." jawab Sekar kesal lalu menutup telfonnya.


"kalau nanti Kania mau bekerja lagi di tempat ini aku lebih baik keluar cari tempat lain sudah mual aku dengan gayanya dan lihat saja nanti, kalau sudah habis dia punya tabungan dan minta bantu ku aku tidak sudi." Sekar bergumam sendiri.


Sekar kembali bekerja meski sudah tak ada semangat karena gajinya dipotong separo karena kesalahan men'gosip tentang nona Sabrina.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain bayang sang mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,

__ADS_1


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2