Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
"Aku sudah tau anda Sabrina!


__ADS_3

Manager Lie ,matanya yang sipit menjadi membelalakkan lebar ,bagiamana tidak ? nona Sabrina memakai seragam Cleaning servis dan menghapus makeup nya ,terlihat sangat polos dan sederhana ,rambut di kepang dua dan memotong rambutnya membentuk poni dengan kaca matanya tebal duh sudah mirip dengan Betty Lafea.


"Nona apa yang No lakukan? " tanya Meneger Lie.


"Jangan banyak bicara , ikuti saja perintah ! " kata Sabrina segera keluar.


Sedang Manager Lie hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan nona Sabrina .


"Anak Mister Smith yang terkenal genius dan sangat elegan inu belum pernah berbuat se-konyol ini , apa yang terjadi antara Nona Sabrina dan Faisal ? " Maneger Lie membatin dalam hati.


Sedang Faisal yang duduk cukup lama di kantor tuan Smith di kejutkan dengan Sabrina yang masuk kedalam ruangan.


"Permisi Tuan ," kata Sabrina.


Faisal menatap sebentar ke arah suara yang datang di kantor itu dan berpura-pura membersihkan sampah yang ada di tempat ruang kerja mister Smith Santiago yang tak lain adalah ayahnya itu.


"Hai,kamu Ayu kan ? " tanya Faisal.


"Eh..iya, mas masih ingat saya ?' tanya Ayu.


"Kerja disini ?" tanya Faisal.


" iya , pindah disini di karena di mall Citywalk terlalu sedikit gajinya, disini lebih besar ?" jawab Sabrina sekenanya supaya tidak ketahuan penyamaran nya.


"Sibuk ya mas , kok gak pernah chat lagi ?" tanya Sabrina.


"iya, bos saya mau mengadakan proyek besar, ini saya disuruh antar surat buat mister Smith " jawab Faisal yang juga berusaha berbohong pada Sabrina.


"Mister Smith jam berapa ke kantor ? " tanya Faisal .


"Bisanya sih pagi mas, tapi katanya beliau ada urusan di lain tempat mungkin putrinya yang akan menemui mas, apa beliau tidak memberitahu mas ?" jawab Sabrina dengan logat Jawa yang agak kaku.


"putri mister Smith katanya galak dan Judes ya ?" kata Faisal yang membuat Sabrina sedikit terkejut dan membelalakkan matanya.


"Siapa yang bilang ?" tanya Sabrina.


"Ada beberapa teman saya, dan saya sempat lihat dan searching di google tentang dia , memang dia terlihat dingin saat ikut lomba dulu waktu dia masih kecil dan memenangkan lomba ,kata -kata pidatonya memang sedikit judes !" kata Faisal dengan menatap lekat pada Ayu.

__ADS_1


"O begitu ya menurut ,mas ?" tanya Sabrina.


" Ya..mungkin begitu, saya juga belum pernah bertemu siapa tau kenyataan tidak demikian." jawab Faisal.


"Ngomong-ngomong kenapa lama ya, apa anak nya juga sering telat begini ?" tanya Faisal.


"Biasanya Nona muda tidak pernah terlambat" jawab Sabrina.


"Kamu kerja berapa lama disini ?" tanya Faisal dengan tatapan elangnya memandang Sabrina.


Sabrina terasa kikuk di pandang Faisal demikian dan membuat dia serba salah , tiba-tiba dia di selimuti nervous , tangganya jadi tak terkontrol menjatuhkan beberapa fail yang ada di meja mister Smith.


Faisal mendekat lebih dekat lagi kearah Sabrina sehingga jarak mereka hanya tinggal beberapa centimeter saja.


"kaca mata kamu, seperti ada sesuatu " kata Faisal langsung mengambil kaca mata Sabrina dengan lembut setelah itu mengambil tisu lalu mengelapnya,sambil terus menatap ke arah Sabrina ,perlakuan Faisal membuat jantung Sabrina berdetak lebih keras lagi.


"Kamu terlihat sangat cantik tanpa memakai kaca mata ini, saran ku sebaiknya kamu ganti model kacamata kamu yang lebih kecil atau kamu mengunakan softlens agar terlihat jelas manik mata mu yang bening ." kata Faisal yang kembali memasangkan kacamata ke tempat semula.


"Terimakasih mas," jawab Sabrina sedikit gugup.


"Rambut kamu kok jadi coklat, bukankah kemarin berwarna hitam ?" tanya Faisal.


E..e..saya mewarnai nya ,supaya lebih gaul , bagus tidak mas ?" tanya Sabrina.


"Bagus sih,nanti sore bagaimana kalau ,kita ke mall Citywalk dan mas traktir kamu makan sama beli baju kalau proyek ini di setujui boleh putri Mister Smith." kata Faisal lagi.


"benarkah ? terimakasih sebelumnya mas , semoga nanti di setujui ," jawab Sabrina bahagia teryata Faisal sangat perhatian dan sayang padanya .


"Tentu saja ,benar tapi kamu harus membujuk Ayah mu untuk menyetujui proyek kami dan menandatangani kontrak kerja sama ini , Sabrina supaya perusahaan aku bisa jadi terkenal dan mendapat job lebih banyak setelah bisa bekerja sama dengan Ayah mu " Faisal membatin dalam hati penuh harapan.


Tak berapa lama , pintu terbuka dan masuk lah mister Smith Santiago.


" Sabrina apa yang kamu lakukan disini ?" tanya Smith Santiago yang merasa aneh melihat tampilan anaknya yang sedang berdiri sangat dekat sekali dengan Faisal ,hingga kalau dari jauh mereka terkesan sedang berciuman.


Sabrina dan Faisal saling menatap satu sama lain , dan Faisal pun mudur beberapa langkah dari tempat dia berdiri .


sementara Sabrina juga berdiri dengan tegak di samping meja kerja ayahnya ,sedang Smith memandang anaknya dari atas sampai kebawah .

__ADS_1


Smith Santiago merasa sangat aneh dengan dandanan Anaknya yang terlihat tak lazim dari biasanya," apalagi dia memakai baju cleaning servis perusahaan.


Smith sedang menganalisis kedua manusia yang ada di depan nya, yang punya gerak-gerik mencurigakan .


"Sabrina , kenapa kamu berpakaian begitu ?" tanya Smith.


"E..saya Ayu , Mister karyawan baru , se..selamat pagi mister Smith ?" kata Sabrina mengulur tangganya sambil mengedipkan mata berusaha memberi kode pada Ayahnya.


"Sabrina tidak perlu seperti itu," kamu akan segera bertunangan dengan Faisal jadi tidak usah kamu menguji dia.


Papa dan Ayahnya Faisal sudah setuju dengan perjodohan antara kamu dan dia hari ini selain membahas proyek juga akan membahas soal perjodohan kalian." kata Mister Smith


"Ayahnya Faisal dan papa pernah satu sekolah dan papa cukup kenal dengan keluarga nya" lanjut Smith Santiago yang dengan cepat dapat menganalisis kenapa anak perempuan melakukan hal-hal konyol seperti itu.


memang tidak bisa di pungkiri orang sepintar dan genius apapun, bisa menjadi sedikit idiot atau berbuat sesuatu yang konyol saat berurusan soal cinta, dan Smith Santiago mengerti bahwa anaknya sedang jatuh cinta pada Faisal begitu juga sebaliknya.


" Ayah kenapa tak bilang dari dulu ?" tanya Sabrina.


"Karena ayah ingin memberi kamu , kesempatan untuk mencari pilihan mu ? jawab Smith .


"Tapi Ayah , mas Faisal kan belum tentu setuju dengan perjodohan ayah ?" kata Sabrina.


"Maka dari itu ayahnya menyuruh kesini dan ayah menyuruh kamu untuk membahas proyek itu untuk pendekatan, tapi nampaknya kalian sudah saling mengenal dan saling suka.


Nanti setelah membahas proyek ini ,ayah juga akan bertanya langsung padanya apakah menerima perjodohan ini atau tidak ." jawab Smith Santiago.


"Jadi...ini semua rencana Ayah ?" kata Faisal dan Sabrina hampir bersamaan.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain Bayangan Sang Mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2