
"Aneh bukan , mereka kenapa membuat laporan setelah di temukan mayat itu, yang sudah mulai membusuk, kami mencurigai bahwa ,ini kasus pembunuhan karena anak itu adalah pewaris tunggal yang masih tersisa dalam keluarga pengusaha kebun teh ," lanjut Laluna.
Baru saja Laluna selesai bicara seseorang masuk ke ruangan itu dengan seragam polisi, tentu saja Akbar dan Sabrina agak terkejut dan Laluna juga segera berdiri melihat siapa yang datang .
"Laluna ,siapa mereka ? tanya seorang yang baru saja datang.
"Ayah... ini teman baru Ayah mereka akan jadi time kita, untuk membantu sebagai informan dan membantu untuk mencari Fakta atau mengungkap kasus " kata Laluna.
Ferdian yang tadi duduk sudah berdiri di samping Laluna sementara Akbar Dan Sabrina juga sudah bergabung dengan mereka .
"Kamu yakin mereka bisa di percaya dan punya ke ahlian ? " tanya ayah Laluna.
"Tentu Ayah , Ferdian ini termasuk Genius , ayah tentu tau kan mister Smith Santiago dia anak dari Mister Smith Santiago.
Ferdian segera mengulurkan tanggan nya pada Ayah Laluna dan ayah Laluna juga menjabat tangganya.
"Dan ini Sabrina kembaran Ferdian, ingatan Ayah gadis remaja yang mengalahkan perancang busana ternama Tante Angelina ," kata Laluna mejelaskan dengan terperinci.
Begitu juga Sabrina juga melakukan hal yang sama,mengulurkan tanggan pada ayah Laluna untuk memperkenalkan diri.
" Dan yang sebelah kiri Sabrina itu namanya Akbar yah, dia anak seroang jendral tentara Ayah, dia pandai dalam penyamaran,"kata Laluna meyakinkan Ayahnya .
Akbar pun terseyum dan menyalami Ayah Laluna sungguh tak di sangka Laluna sudah mengetahui informasi mereka bertiga padahal mereka belum pernah bertemu sebelumnya.
"Baiklah ,Ayah percaya kamu Lun, tapi Ingat pastikan mereka tidak melampaui batas yang harus mereka patuhi bagaimana , mereka belum mendapat surat izin dari kepolisian untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan kriminal dan kepolisian," kata Ayah Laluna memperingati.
"Selamat datang buat kalian bertiga, "kata Ayah Laluna lalu duduk menghadap komputer yang tadi di tempati Ferdian.
"Anak yang meninggal di sungai itu , apa sudah kamu dapatkan informasi nya ?" tanya Ayah Laluna .
"Belum ayah agak sulit menemukan ,jejek nya, dan aneh ya sekali paska kejadian katanya CCTV yang ada di rumah Mereka katanya sudah rusak lebih dari satu bulan dan tidak di perbaikan," kata Laluna mengutarakan kejanggalan -kejanggalan.
" Coba cek paman ,siapa yang akan punya hak menjadi ahli waris kalau anak ini meninggal ? "tanya Ferdian.
" Tentu sudah kami cek kemungkinan memang mengarah ke sana , namun dalam surat waris kakeknya ,bila anak ini meninggal maka seluruh harta kakek itu akan , di sumbangkan pada panti sosial," inilah yang sedikit membingungkan.
"Kalau anak ini di bunuh karena warisan , tentu saja kita bisa menduga siapakah pelakunya, saya berfikir motifnya bukan karena warisan, " jawab Ayah Laluna.
Beliau kembali membuka beberapa foto dan fail yang berada di meja itu, sejarah keluarga dan ayah ibunya sudah di selidiki dan di kumpulkan itu semua file fotokopi yang asli tentu ada di kantor polisi tempat ayahnya bekerja
__ADS_1
"Dalam data itu ibu dan Ayah anak itu mati kecelakaan mobil, dan kakek anak ini meninggal karena serang jantung setelah mendengar kabar anak perempuan nya meninggal.
"sejak kejadian itu anak ini menjadi bisu karena demam tinggi dia tidak dapat bicara dan dia tinggal dengan pamannya.
"Pamannya sendiri juga punya kebun teh dan tidak mendapat hak atau mengharapkan warisan itu .
---- Mari kita tinggalkan mereka yang sedang berdiskusi di markas tempat Laluna kita pergi ke apartment tempat Orlando tinggal -----
Apartment Flamboyan lantai 15 .
Mister Smith sudah menunggu agak lama di depan apartemen Orlando , sudah beberapa kali dia memencet bell rumahnya namun belum juga di buka.
Padahal sebelum datang mister Smith sudah memastikan kalau Orlando ada di apartment. telefon Orlando tidak di angkat.
"Dasar tengil satu ini, kemana dia ! " Smith mengerut dengan kesal.
Tak lama empunya rumah telah membuka pintu dengan nafas yang masih memburu dan peluh yang bercucuran, seperti habis lari maraton.
"Kamu kenapa lama buka pintu Orlando ,kenapa juga kamu berkeringat seperti itu di sore begini ?" tanya Smith sambil melangkah ke dalam.
namun, tak senagaja dia melihat, Kania keluar dari arah kamar Smith , maka taulah dia kalau mereka sedang main kuda-kudaan di kamar.
"Em, sore begini kau main cocok tanamkan ?" tanya Smith menyindir Orlando.
"ya , begitulah terlihat ikan melintas di depan kucing" saut Orlando.
" kau kucing apa singa menerkam kelinci ,goda. Smith Lagi.
"Orlando ada tugas untuk kamu "
"Tugas apa Smith ?"
"aku pernah bertemu dengan Suparji,yang dulu membuat gara-gara di club' kita, dia bilang bahwa dia adalah anak dari asisten rumah tangga paman yang di bantai waktu itu, dan dia berfikir kitalah yang melaluinya" kata Smith
"Lalu..." tanya Orlando.
" dia ingin membalas dendam dengan gunakan cara adu domba kelompok kita dengan Lady Cat makanya ,wanita itu mengunakan tato kucing, saat aku komfermasi dengan Lady Cat teryata bukan anak buahnya, karna anak buahnya tidak di tato di tanggan tapi di belakang leher sebelah kanan dan sangat kecil" kata Smith lagi.
__ADS_1
" yang aku mau kamu cari, adalah anak gadis paman yang masih kecil yang seusia dengannya, aku yakin dia masih hidup " kata Smith .
"Untuk apa mencari nya ?" tanya Orlando.
"bagaimana pun dia keponakan ku, tentu aku harus menjaga ,dia satu-satunya keluarga keturunan paman ," jawab Smith.
Tak lama Kania telah keluar dengan dua cangkir kopi dan menaruhnya di meja, Smith memandangi gadis itu,cukup cantik dan manis.
" silahkan di minum mister Smith" kata Kania.
Smith meminum kopi yang disuguhkan boleh Kania, dia menghirup kopinya ,perlahan dan merasakan campuran yang pas antara kopi gula dan krim nya.
"Pintar sekali kamu meracik kopinya ," kata Smith memuji.
"Terimakasih ," jawab Kania menusuk hormat lalu pergi.
Smith mengawasi Kania yang pergi ke dapur lagi sementara Orlando juga menikmati kopinya.
" Gimana menurut kamu ?" tanya Orlando.
"Dia, maksud kamu ?" Smith balik bertanya.
"Iya, saya akan segera menikahinya ," jawab Orlando .
"sejak kapan kau ingin menikah, dari dulu kamu selalu bilang nikah itu ribet ?" tanya Smith.
"sejak ketemu dia ?" jawab Orlando.
" Kapan kamu mau menikah dengan nya ?" tanya Smith.
"secepat ,saya sedang menyelesaikan beberapa tugas yang terbengkalai karena ketika aku menikah dengannya tentu aku akan meminta izin cuti lama untuk bulan madu dan misi menanam benih " kata Orlando sambil tersenyum.
dan mereka pun tertawa bersama, mendapat istilah tanam benih di sawah perempuan dan hasilnya mereka mengandung .
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All ."
__ADS_1
ππππππππ