Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
Cinta lama


__ADS_3

Apakah dia di culik ,atau memang dia hanya ikut saja dengan mobil itu ?" tanya Polisi yang menyelidiki kasus itu .


Anak Kania telah hikmah berhari-hari dan tak bisa di temukan , sedangkan Kania mengalami depresi dan karena makin tak terkontrol lagi.


Kania di masukan ke rumah sakit jiwa , para asisten rumah tangganya pun sudah tak bekerja lagi di sana.


Sang baby sister sangat sedih dan menyesal, meski dia tak lagi bekerja di sana dia sering mencari dan selalu Up di sosial media siapa tau ada yang menemukan.


Apartment Orlando menjadi sunyi dan sepi di sana tidak ada yang tinggal lagi, sesekali Erlina menyuruh cleaning servis untuk membersihkan rumah itu.


Sementara Sabrina pun, sudah tinggal di sebuah perumahan elit di Jakarta dekat dengan mall Citiwlak .


pembangunan kompleks yang di bangun pun sudah selesai dengan baik dan lancar, setahun telah berlalu namun Sabrina dan Faisal belum juga di karuniai seorang anak.


"Sabrina aku lapar sekali." kata Faisal duduk di sofa dekat Sabrina yang sedang menonton televisi.


"Pulang malam masih belum makan ?" tanya Sabrina.


"Iya..sebaik sekali hari ini, bisakah kamu masak untuk aku ?" tanya Faisal.


"Malam-malam begini aku masukan ? " kata Sabrina.


"apa salahnya ,kamu tak pernah masak untuk ku, tolong masak untuk ku, mie instan dan telur ceplok pun oke " kata Faisal lagi.


"Ah.. tidak mau, kau lihat lah ini kuku ku baru saja selesai aku pedikur menicur dan di lukis indah oleh salon terkenal dengan manik, bagiamana kalau lepas karena kepanasan ?" tanya Sabrina sambil memandangi kukunya yang memang terlihat indah itu .


Faisal menghela nafas panjang dan segera berganti pakaian dan keluar lagi.


"Mau kemana ?" tanya Sabrina.


"Cari makan di luar ,mau ikut ?" jawab Faisal.


"Tidak , saya sudah kenyang cepat pulang kalau selesai makan." kata Sabrina.

__ADS_1


"Hemmm...! " kata Faisal langsung pergi dari rumah, kesal dengan istrinya yang tak pernah masak buatnya.


Asisten rumah tangganya minta cuti satu bulan karena anaknya sakit, jadi Faisal tak ada yang memasak untuk kalau pulang terlalu malam.


Malam ini dia pikir kalau tidak ada , asisten rumah tangga istrinya akan memasak untuk nya ,karena dia belum pernah merasakan masukan istrinya sejak dia menikah.


ke kesal Faisal bertambah saat, capek kerja dan lapar pulang istrinya tak mau memasak untuk nya, dia lebih takut cat kukunya rusak daripada suaminya yang kelaparan.


"Sudah jam sebelas malam, banyak warung yang sudah tutup, aku lapar sekali ." gumam Faisal.


"Mall pun sudah tutup."gumam Faisal masih mengendarai motor nya.


Faisal melihat ada warung yang buka di pinggir jalan di luar kompleks perumahan itu, warung itu ada di depan rumah yang cukup sederhana.


dia memarkir kendaraan di sana.


"Warung kami sudah mau tutup ." kata wanita yang melihat Faisal masuk ke warungnya.


Faisal seperti mengenalnya suara itu ,dia segera melepaskan helmnya dan duduk di sana.


"anda mau makan apa , kenapa selarut ini cari makan ?" tanya wanita itu lagi.


"Bisakah anda masak mie instan dan telur ceplok untuk saya ?" tanya Faisal lagi.


"Ah.. tuan kenapa hanya semangkuk mie instan harus keluar mencari apa di ru...." wanita itu tak jadi meneruskan perkataannya karena mengenal siapa yang datang ke warungnya.


"Faisal."kata Kania sedikit kaget.


"Kania, lama tak jumpa apa kabar ?" tanya Faisal.


"aku ,baik saja bagiamana kabar kamu ." Kania balik bertanya.


"Seperti yang kamu lihat , biak sehat mungkin sedikit kurusan ." kata Faisal.

__ADS_1


" Tunggu sebentar aku masak buat kamu ." kata Kania segera menyalakan kompor nya.


" kenapa malam masih buka warung ?" tanya Faisal.


"sebagai seorang janda yang harus menghidupi anak seorang diri tentu harus berjuang lebih giat lagi ." jawab Kania getir .


Agung yang katanya bertanggung jawab pada dirinya teryata hanya manis di bibir saja , setelah menikah dan merasakan beberapa saat bersama teryata dia terpikat dengan wanita lain teman sekantor nya yang baru saja di kenalnya dan menceraikan Kania setelah dia beberapa bulan melahirkan, anak Kania berusia satu tahun, dia tidak tega meninggalkan nya sediri dengan asisten rumah tangga.


maka dia menjual apartment dan membeli rumah ini ,juga membuat warung dan kedai kopi untuk menopang hidupnya.


sementara anaknya di rumah dengan asisten rumah tangganya yang masih tetap mau bekerja dengan Kania, meski sekarang kerjaan nya agak berat dari sebelumnya, dia menjaga anak Kania dan membantu Kania di warung juga saat ada waktu senggang nya.


Dia sudah menganggap Kania seperti kakak nya sediri dan begitu juga Kania padanya.


"sudah punya anak berapa ?" tanya Kania basa basi sambil memberikan mie instan yang di pesan oleh Faisal.


"Belum punya, Sabrina masih sibuk dan tidak ingin punya anak dulu." kata Faisal sambil memakan mie nya dengan penuh semangat.


"Kata kamu ,sudah jadi janda ?" kenapa bercerai dan punya anak berapa ?" tanya Faisal di sela-sela makan mie nya.


"Anak satu dan suami terpikat dengan wanita lain teman sekerja nya." jawab Kania.


"Aku merindukan mu, dan mencari kamu saat aku ke apartment teryata sudah kamu jual.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain


bayangan sang mantan atau

__ADS_1


cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2