Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
"Tiada kata Maaf !"


__ADS_3

"Bagiamana gak ngeselin mah, Sabrina baru mau kencan dan PD-KT sama Faisal mah, kami baru beberapa menit mengobrol dan merasa cocok , lalu tiba-tiba Josua datang, mengaku bahwa saya mamanya ! " kata Sabrina kesal.


"Jadi apakah lelaki yang tadi itu ,pacar kamu ?" tanya Erlina.


"Hampir ,mah kencan pertama saya mah, mama bukankah sudah tau by saya tidak pernah pacaran." mama tau padahal Sabrina ini , cantik pintar anak seorang pengusaha terkenal tapi tidak pernah punya pacar ,mama tau gak desas-desus di luar sana mengatakan Sabrina tidak normal ?" kata Sabrina kesal.


"Tenaga diri kamu, kenapa kamu emosi begitu, kamu masih muda baru 22 tahun kenapa kamu begitu gelisah karena belum pernah pacaran ?" tanya Erlina .


" Ma..,apa mama tidak dengar apa yang dikatakan Ferdian ,kalau Laluna sehat kembali dia akan segera melamar Laluna mah ?" jawab Sabrina.


"Terus apa , masalah kalau dia menikah atau bertunangan dulu ?" tanya Erlina.


"Ma...Mama tidak tau kegelisahan anak gadis nya ,hixzz " Sabrina mulai menangis tersedu-sedu .


Erlina mulai kebingungan , belum pernah Sabrina seperti ini, sejak kecil anak ini tak pernah menangis mengahadapi masalahnya


anak gadisnya sangat tegar.


"sudah-sudah nanti saya akan memberitahu pada Josua dan memberi pengertian pada dirinya untuk tidak menggangu kamu lagi." kata Erlina menenangkan Sabrina.


Kita tinggalkan Erlina yang berusaha sedang menenangkan Sabrina.


---------------++++++++-----------


Sementara Orlando dan Kania sudah bersiap untuk kembali pulang ke rumah,setelah beberapa hari menginap di rumah sakit karena overdosis obat kuat .


Laluna pun sudah mulai pulih di perbolehkan untuk pulang rawat jalan saja, karena memang tidak ada luka yang serius hanya sedikit goresan di bagian lengan , Laluna pingsan karena terkejut mendapat tembakan di dadanya.


Elisabeth sendiri sudah di tahan menunggu jadwal persidangan untuk kasusnya yang sudah di selidiki dan di kumpulkan untuk dilimpahkan pada kejaksaan secepatnya.

__ADS_1


Para polisi dan penyidik bergerak sangat cepat untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada termasuk rekaman yang di buat oleh Laluna sewaktu di gudang saat ,ingin membebaskan Erlina dan Josua tapi malah menemukan gudang itu penuh dengan bubuk putih dan obat terlarang, yang di simpan dengan barang lainya .


Smith Santiago juga membantu, memberi informasi yang bisa dia berikan dan ingin memastikan Elisabeth mendapatkan hukuman yang setimpal dan seberat-beratnya.


Kalaupun dia tidak bisa di hukum atas kematian seluruh keluarga pamannya ,namun kali ini, dengan memastikan gudang itu milik Elisabeth , Smith juga meminta beberapa temanya untuk membantu mencari barang bukti atau traksi yang di lakukan oleh Elisabeth.


supaya dia juga bisa di jerat sebagai badar Narkoba dan mendapat hukuman yang sangat berat dan maksimal.


minimal hukuman seumur hidup atau mati sedangkan Elisabeth saat di temui Smith masih sangat santai tanpa merasa bersalah sedikitpun dia masih berkelit bahwa gudang itu bukan miliknya dan hanya dia sewa untuk tempat bersembunyi dan tidak tau bahwa gudang itu ada barang terlarang.


Di tanya soal kepemilikan senjata api nya, katanya dia membelinya di pasar gelap melalui internet.


Tentu saja , itu juga memerlukan waktu untuk menyelidikinya karena di Indonesia tidak mudah mendapatkan barang seperti itu.


Maka dapat dilihat bahwa kepemilikan senjata api oleh masyarakat sipil jelas memerlukan prosedur permohonan izin tertentu mencakup syarat keterampilan dan psikologis.


apalagi tanpa adanya izin resmi dari kepolisian.


kepemilikan tanpa hak atas senjata api dapat dijatuhkan sanksi pidana hingga hukuman mati, apalagi di gunakan untuk sebuah kejahatan atau tindakan melanggar hukuman atau mengancam pihak lainnya.


Elisabeth sendiri sudah , terbukti memiliki senjata api tanpa izin , sudah melakukan penculikan dan pemerasan dan melawan pihak berwenang serta menembak Laluna.


tentu pasal yang berlapis akan di gunakan , Smith ingin memastikan bahwa kali ini Elisabeth harus mempertanggungjawabkan semua tindakan nya.


Menganiaya Anak di bawah umur itu sudah terlihat dari CCTV yang di dapat di gudang, Smith sangat geram melihat anak dan istrinya di bentak -bentak oleh Elisabeth.


" Elisabeth kali ini ,aku akan pastikan kamu membusuk di penjara ,"kata Smith saat mengunjungi Elisabeth di rutan tahannya.


Elisabeth hanya tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Smith Santiago, melihat hal itu Smith segera berfikir, jangan sampai dia pura-pura gila untuk terlepas dari hukumannya, karena orang gila tidak bisa di minta pertanggung jawaban secara pidana meskipun dia telah melakukan perbuatan tidak pidana bahkan menghilang nyawa seseorang sekalipun.

__ADS_1


Smith berbisik pada ketua penjara, berhati-hati dan wasi wanita itu, pastikan dia tidak bisa lolos atau kabur, kalau kalian teledor dan bisa membuat dia kabur percayalah aku tidak akan mengampuni kalian.


Smith sengaja mengancam kepala penjara yang ada di situ karena ada desas-desus dia suka menerima suap dan bisa membuat rekomendasi pengurang pidana dengan alasan berkelakuan baik dan manusiawi setelah di tahan nanti.


Smith sendiri berharap bahwa Elisabeth akan di hukum mati, karena kepemilikan senjata api dan sebagai bandar narkoba sehingga kemungkinan besar keluar dari penjara tidak di mungkinkah lagi .


Remisi ini sendiri sesuai undang-undang 99 tahun 2012 diskon masa tahanan juga diberikan pada narapidana dan anak-pidana. Dimana tindak pidana mereka bukan merupakan *******, narkotika, atau kejahatan berat lainya yang tentu tidak bisa di gunakan oleh Elisabeth untuk mengurangi tahanannya .


Tentunya aturan tersebut diberlakukan jika napi atau anak pidana mendapatkan putusan masa pidana paling lama satu tahun serta berusia lebih dari 70 tahun.


Smith Santiago bekerja sama dengan para penyidik untuk membantu mencari bukti bahwa gudang itu milik Elisabeth kalaupun tidak setidaknya ada bukti bahwa Elisabeth pemilik obat-obat terlarang yang ada di gudang itu .


kegeraman dan amarah dalam diri Smith sudah tidak dapat di redakan selain memastikan Elisabeth dapat hukuman mati.


dan Smith Santiago juga memastikan bahwa tidak ada lobby -lobby yang bisa membebaskan Elisabeth.


Smith sediri cukup percaya diri bahwa tidak akan ada yang berani ikut campur dalam maslah nya apalagi Smith Santiago telah membatu statement nya , bahwasanya siapapun yang mencoba melindungi dan membantu Elisabeth lolos dari jerat hukum yang harus di terima kerena kejahatannya Smith Santiago akan menjadi lawannya.


mendengar kata-kata Smith Santiago di sosial media dan beberapa stasiun TV atas kasus penculikan anak dan istrinya serta kejahatan Elisabeth yang telah membunuh beberapa bodyguard nya , maka tidak ada satupun pengacara yang berani untuk menjadi pengacara bagi Elisabeth apalagi telah terbukti melakukan tidak kesalahan itu .


menjadi pengacara Elisabeth sama saja bunuh diri , secara tidak langsung dan tentu biarlah penurut umum dan jaksa dan hakim yang akan memutuskan , mungkin akan di cari pengacara dari negara kalau memang di mohon oleh Elisabeth sebagai mana haknya sebagai warga negara.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain bayang sang mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,

__ADS_1


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2