Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
Kesepakatan kita .


__ADS_3

Faisal melepaskan pelukannya, lalu mereka makan pagi bersama, mungkin ini akan menjadi makanan terkahir bagi mereka.


Mereka telah menyepakati untuk berpisah dan tidak akan bertemu kembali kalaupun mereka bertemu mereka akan berusaha untuk tidak saling mengenal lagi.


Keputusan ini , terasa menguntungkan bagi mereka ,baik bagi Faisal yang melepas sebuah apartment untuk menutup masa lalunya dan rahasia dengan Kania dan membuka lembaran baru dengan Sabrina yang pastinya akan membuat dia bisa mendapat 10 sampai 100 kali lipat dari harga sebuah apartment dan beberapa tabungan yang telah di berikan oleh Kania .


Setelah menguras semuanya dengan rapi, Faisal menyerah kunci kepada Kania dan membawa beberapa barangnya yang penting yang dan disana.


Faisal lalu datang ke kantornya pagi itu lalu membuat rencana siang ini akan bertemu dengan Sabrina untuk membahas proyek dan acara pertunangan mereka.


Tentu saja Saja Sabrina sangat senang, Sabrina benar-benar mencintai Faisal dan ini adlah kali pertama Sabrina jatuh cinta dan pacaran ada semacam kebahagiaan yang terpancar dari hubungan itu.


Sabrina menganggap semua itu, adalah pengalaman dan petualangan baru yang mendebarkan, meskipun dia ingat dulu dia merasa seolah pernah pacaran karena pernah membuka dan membuat konsultasi online tentang percintaan meski dia belum pernah berpacaran.


info yang dia dapat hanya lewat internet dan berbagi macam media atau juga pengalaman beberapa orang yang dia baca atau ketahui.


namun kali ini menjalan kisah-kisah percintaan dirinya dengan Faisal serta mendapat pengalaman sediri dari sana.


Sabrina ingin membuat acara pertunangan nya mewah dan megah, supaya menjadi sejarah dan pemberitahuan kepada orang-orang


bahwa Faisal sudah menjadi milik nya dan akan segera menikah setelah proyek di resmikan.


Sabrina telah selesai mengerjakan tugasnya hari itu lalu menelfon Faisal untuk datang ke proyek mereka sudah memulai pembangunan.


"Tok-Tok !" suara pintu kantor Sabrina di ketuk.


"Masuk !" kata Sabrina.


Faisal pun masuk dengan sekuntum bunga mawar di tangganya, Sabrina tersenyum bahagia melihat Faisal telah datang dengan cepat setelah di telfon.


"Untuk mu baby !" kata Faisal.


"Thanks you ,Honey ." kata Sabrina menerima sekuntum mawar merahnya .


Sabrina segera megambil kunci mobilnya dan segera keluar kantor nya.


"pakai mobil aku saja ,bab ! " kata Faisal saat sampai ke tempat parkirannya.

__ADS_1


"Tidak keberatan kan naik mobil saya ,"tanya Faisal lembut.


"No problem !" jawab Sabrina segera melangkah ke mobil Faisal dan masuk kesan Faisal kalah gesit dengan Sabrina yang sudah masuk ke mobilnya sebelum Faisal membukakan pintu untuk nya.


"Sudah makan siang ?" tanya Faisal .


"Belum ." jawab Sabrina .


"Bagaimana kalau kita makan siang dulu ?" tanya Faisal lembut.


"Ya, setuju ." jawab Sabrina.


lalu Faisal membelok mobilnya masuk ke sebuah restoran , Faisal memarkirkan mobilnya di pojok lalu keluar menggandeng tangan Sabrina.


Beberapa pelayan yang mengenali Faisal segera menyambut ramah dan membukuk hormat apalagi melihat Nona Sabrina , siapa yang tidak kenal dengan nona Sabrina anak dari Mister Smith Santiago.


Faisal makan di tempat biasa dia duduk, beberapa pasang mata memandang merek berdua dan berbisik-bisik yang mengatakan betapa hebatnya Faisal mampu menundukkan hati Nona Sabrina yang konon terkenal angkuh dan dingin.


Sabrina pamit ke toilet sebentar, sementara Faisal masih membuka-buka menu makanan untuk melihat makan yang cocok seleranya hari ini.


"Kamu tau siapa yang datang di restoran kita sekarang ,"kata salah seorang yang ada di sana.


"iya dan kamu tau siapa yang sedang bersamanya?" tanya tadi membuka pembicaraan.


"Sepertinya teman kita itu si Kania sudah tidak bisa berfoya-foya dan akan bekerja kembali kesini aku dengar dia dengan tuan Faisal telah berpisah ,tentu dia tak punya ATM berjalan lagi," kata wanita satunya lagi.


"Iyalah dia tidak mungkin bersaing dengan nona Sabrina , tentu akan sangat tidak mungkin bisa bersama dengan tuan Faisal." suara yang yang tadi.


"Dia pasti tau siapa nona Sabrina yang terkenal dingin dan sadis itu ,masih ingat kan kisah remaja dia yang melawan perancangan terkenal karena telah berani menampar ibunya dan di uat sampai bangkrut dan mengundurkan diri dan memilih bisnis lain." iya ingatkan saat itu banyak berkomentar betapa sombongnya dan belagunya dia ," kata yang lain.


"Berani mengusik kekasih nona Sabrina,sama saja dia mengatakan nyawa ?" jawab lainya.


"Eh tapi kata Kania dia setuju berpisah dan akan menyembunyikan kisah mereka karena, dia dapat apartment dan uang tabungan yang cukup lumayan," kata yang suara yang pertama mengajak bergosip itu .


Sabrina yang ada di dalam mendengar saja , bahkan mereka tidak tau bahwa pembicaraan merek telah di rekam oleh nya.


"Ya...setidaknya Faisal baik memutuskan berpisah dengan Kania sebelum acara pertunangan nya jadi Sabrina yakin kalau Faisal sungguh-sungguh memilih dan mencintai nya" pikir Sabrina .

__ADS_1


Sabrina kemudian keluar dari toilet dan melihat beberapa pelayanan restoran yang tadi mengobrol dan membicarakan nya.


"Kalian sedang bergosip disini ?" tanya Sabrina membuat mereka bertiga kaget bukan kepalang.


"Eh..Nona Sabrina ,maaf nona maafkan kami ," kata mereka bertiga menunduk hormat dan saling menyenggol satu sama lain.


"Siapa yang menjadi teman akrab Kania ? " tanya Sabrina.


dua pelayanan lain menunjuk ke arah salah satu dari mereka .


"Kamu ikut aku ." kata Sabrina pada wanita yang tadi di tunjuk oleh kedua pelayan tadi.


Namun suara Faisal dari luar membuat Sabrina mengurung kan niatnya untuk mengintrogasi pelayan itu.


Lalu menyuruh mereka berbaris dan memotret nya, Sabrina meminta nomer handphone pelayan tadi yang mengajak bergosip atau teman akrab Kania.


"Sabrina ,kamu baik saja disana ?" tanya Faisal dari luar pintu toilet bertanya untuk kedua kali.


"yes...aku baik saja, saya segera keluar !" jawab Sabrina.


"Lain in kali aku akan menemui kamu dan meminta keterangan pada kamu ," kata Sabrina sambil menunjuk ke arah pelayanan tadi.


setelah itu Sabrina melangkah keluar toilet dan melihat Faisal sudah menunggunya disana.


"Nah loh , mulut mu harimaumu !" salah satu pelayan itu mengomentari temannya yang suka gosip itu, apalagi telah bocor mulut memberitahu rahasia sahabatnya sendiri.


"Ya..mana ku tau nona Sabrina ada di toilet tadi ?" jawab pelayan tadi yang bernama Sekar.


"Hati-hati kau Sekar, kalau kamu di pandang salah di hadapan nona Sabrina , kamu bisa begini? " kata teman lainya sambil menaruh ujung jarinya ke leher dengan gerak lurus sambil menjulurkan lidah seolah dia sedang di gorok.


"ih ..Yanti kamu jangan menakut-nakuti " jawab Sekar yang mulai ketakutan.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .

__ADS_1


jangan lupa dukung. kisah Lain bayang sang mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2