
Sedang beberapa kamera sengaja mengarah ke arahnya , Tante Angelina meski berusaha tersenyum tapi dia tak dapat lagi mengontrol diri , dia berdiri dan pergi dari tempat itu membuat Sabrina tersenyum lebar dan puas .
Malam itu Ferdian dan Sabrina selesai acara merayakan nya di rumah, mereka merasa tidak cukup dengan hal itu, lalu mengajak untuk pergi ke Club malam milik papa mereka dimana dulu Mamanya bertemu dengan papanya .
Namun ide gila itu di tentang oleh Orlando kaki tanggan dan orang kepercayaan Papa mereka.
Ferdian tentu , sudah menyiapkan alasan lain jika Orlando menentang nya, kita tentu tau bahwa seorang Genius itu dapat memprediksi ataupun akan siap dengan plan A dan Plan B pada saat dia mengambil keputusan atau mencari solusi dalam setiap Maslaah yang akan di hadapinya.
"Paman Orlando , saya tau batas merayakan tentang saja kami tidak akan minum yang berbau alkohol ,itu yang pertama yang ke dua saya ingin melakukan sidak disana untuk memastikan semua berjalan dengan normal dan tidak ada lagi kegiatan terlarang disana .
"Tidak ada obat terlarang maupun kegiatan Prostitusi yang muncul di sana kata Feridan tegas dan terlihat serius membuat Orlando akhirnya mengantar mereka kesana .
sebelum turun Orlando sudah memperingatkan hanya satu jam di dalam sana, karena anak di bawah umur dilarang masuk dan itu akan menjadi pelanggar an dan kesalahan di mata hukum .
"Tenaga saja, aku bisa membuat alasan untuk hal itu, aku adalah anak pemilik Club malam itu bukakan anda bisa mengatakan bahwa, terpaksa datang untuk menjenguk kegiatan disana mewakili Ayahnya Smith , kata Feridan ke pada Orlando.
Dengan di iring Orlando maka mereka berdua masuk ke sebuah club' malam namun sebelum dia masuk, Sabrina teringat akan Lucinta pemilik butik yang berada di depan club' malam itu dia berbisik pada Feridan
" lihat butik di depan itu Feridan.
"memangnya kenapa dengan butik itu ? tanya Feridan.
"Nanti kita diskusikan , jawab Sabrina lalu masuk ke dalam Club malam itu .
mereka hanya melihat sebentar di di beberapa area sebelum masuk ke dalam tempat yang biasa di pakai oleh Papa mereka VVIP Rome nya mereka lalu duduk sofa ruangan itu.
"Menurut kamu Lucinta apakah kita harus berterimakasih pada nya atau menghukum nya karena dia yang menjebak mama kita dan membuat dia hamil oleh papa , kata Sabrina memulai pembicaraan.
"Seharusnya dia di hukum karena hal itu , jawab Feridan.
"Tapi.. mungkin kalau tidak ada kejadian itu maka mungkin tidak ada kita , apakah begitu,"jawab Sabrina.
__ADS_1
"Tapi kalau memang Mama dan papa berjodoh tidak perlu dengan cara yang demikian bukan ? sanggah Feridan.
"jadi menurut mu, apa kamu setuju untuk membalas dendam padanya ? tanya Sabrina.
"aku rasa demikian , jawab Feridan.
"Tempat dia, terlalu strategis untuk kita miliki, aku ingin memiliki butik itu , "kata Sabrina.
"Tapi aku tak ingin langsung mengambilnya dan terlihat sabotase , bisakah kamu membantu cari jalan keluarnya ? kata Sabrina lagi .
"Itu bisa di atur nanti,aku kan cari celah dulu untuk membuat dia meninggal tempat itu dengan sukarela tanpa paksaan, sebaik kita pulang kita tak ingin paman Orlando mengadu ke pada papakan.
"Tapi sebenarnya dia bisa melakukan secara langsung cukup kau gertak saja, sepertinya dia akan segera pergi, aku melihat banyak komentar bahwa kamu sekarang di takuti banyak orang, mereka sepertinya mengerti pengaruh kamu besar , jawab Feridan.
"Dan kamu juga tidak mungkin memiliki tempat itu langsung bukan , masih belum cukup umur , kamu bisa memakai nama paman Orlando dulu sebagai pembeli dan pemilik ya , selesai baru kamu minta , lanjut kata Feridan lagi .
"Baiklah ide cukup cemerlang ' jawab Sabrina segera berdiri keluar di ikuti oleh Feridan .
Dan Sabrina sendiri terus menerima semua tawaran wawancara di berbagai Tv swasta atau pun lewat semua sosial media tidak terkecuali bahkan membuat itu menjadi trending topik , viral kemana-mana.
Angelina sangat malu dengan hal itu dan tak dapat lagi menegakkan mukanya lagi.
dia menolak semua wawancara dan menjadi sangat drop secara mental karena di permalukan oleh seorang anak kecil pendatang baru mampu mengilas nama besarnya, apalagi dia adalah anak dari wanita yang sangat dia benci .
Namun wartawan dan awak media lainya terus berusaha mengejar dan minta klarifikasi tentang semua itu, sehingga dia merasa terganggu dengan itu semua .
dengan sangat terpaksa akhirnya dia membuat konferensi pres untuk meyelesaikan semua itu .
Angelina akhirnya memilih untuk menutup pabrik dan mengundurkan diri dari dunia Rancangan busana.
memilih untuk pergi ke sebuah tempat untuk hidup tenang saat konferensi pres itu di Hadri banyak wartawan dan beberapa stasiun televisi yang menyiarkan secara Live .
__ADS_1
Sabrina yang melihat itu merasa sangat puas sekali dengan semua yang telah di capai nya.
target selanjutnya adalah Lucinta , dia akan membalas semua orang yang telah menyakiti mamanya di masa lalu.
itu akan di lakukan secepat mungkin sebelum ibunya datang, karena ibunya tak akan pernah setuju dengan balas dendam semua manusia harus saling mengasihi dan mengampuni.
namun bagi Sabrina tampar pipi kiri hajar pipi kanan dan kiri. supaya jadi pelajaran dan tidak mengulang kesalahan yang sama .
Sabrina mendatangi butik Lucinta itu, dia senagaja mengajak paman Orlando masuk kesana juga, dengan penuh percaya diri dan wajah angkuh yang di perlihatkan membuat para pelayan toko menusuk hormat saat. tau siapa yang datang , tentu saja itu membuat Sabrina tersenyum simpul.
"Selamat pagi Nona Sabrina , ada yang bisa saya bantu " tanya Lucinta sedikit gugup .
perasaan takut mulai menyelimuti hatinya karena dia tau Angelina yang seorang designer terkenal itu saja di habisi dengan mudah oleh anak ini, bagaimana dengan nasibnya kalau berani melawan atau menyakiti Sabrina.
"Aku dengar kamulah orang yang menjual mama ku dan kamulah orangnya yang menjerumuskan , menjadi wanita malam " bisik Sabrina pelan.
"sa-saya tidak melakukan nya,"jawab Lucinta terbata -bata menjawab pertanyaan dari Sabrina .
"kamu tidak usah berbohong untuk menyelematkan diri dari gegaman tanggan ku Lucinta," gertak Sabrina yang membuat Lucinta gemetaran.
"Saya akan mengampuni kamu bila kamu meyerahkan toko ini kepada kami dan kamu boleh pergi saya tidak perlu mengusir paksaan bukan, karena dengan kejadian itu mama saya mengandung maka aku memberikan sedikit kelonggaran.
kamu bisa menjualnya , kepada paman Orlando saya tidak ingin menunggu lama , saya memberi waktu satu Minggu paling lama sebulan untuk kamu beberes ,kata Sabrina.
"Baik nona akan segera saya laksanakan , jawab Lucinta.
"Bagus ...makin cepat makin baik , kata Sabrina lalu berdiri dan melangkah keluar dari tempat itu.
-----++++++++ Bersambung++++++++-------
terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Like👍 dan komentar ✍️
__ADS_1
thanks you All ,,💋💋💋💋💋💋💋💋