
Kakek, memberi Siti pisang yang sudah matang di kebun itu, dan dengan lahap dia memakan nya.
Kiat tinggalkan Siti atau Melinda Orlando yang hidup bersama kakeknya.
"Sabrina apakah kamu tidak ingin punya anak ?" tanya Faisal di suatu malam.
"kenapa apa kamu sangat menginginkan ?" tanya Sabrina.
"tentu saja, apa kamu tidak menginginkan Baby, banyak perempuan menikah dan ingin seger punya anak ,tapi kamu malah tidak ?" kata Faisal.
"Siapa yang bilang tidak, ingin ?" tanya Sabrina .
Faisal melemparkan Pill KB di dekat , Sabrina dan Sabrina hanya meliriknya saja.
"Apa arti semua itu ?" kata Faisal dengan nada amarah dan keluar kamar .
Faisal pergi mengendarai motor nya ,keluar menuju ke rumah Kania,tentu saja dia punya alasan untuk datang ke sana untuk makan , untuk melihat mantan terindah.
"Kalau terindah, harusnya tak di lepaskan nya, menyesal pun tiada gunanya, kadang orang menyadari setelah terjadi perpisahan dan tak ada jalan untuk kembali.' gumam Faisal. mempercepat laju motornya.
Tak lama kemudian ,Faisal pun telah sampai ke warung Kania ,Faisal turun dan melihat jam tangganya masih jam 8 malam.
Kania masih sibuk melayani , beberapa pelanggan disana dengan asisten rumah tangganya dan seorang anak kecil yang sedikit membuat nya kaget.
"wajah anak itu, kenapa mirip-mirip dengan wajahku di waktu kecil." Faisal membantin.
__ADS_1
Faisal segera membuka Handphone nya dan melihat akun Instagram nya dia pernah meng-upload foto masa kecilnya .
"astaga dia benar-benar mirip dengan ku ?, apakah dia anak ku ? ." gumam Faisal lagi.
Faisal kembali membuka Handphone dan melihat ke akun sosial punyak Kania mencoba melihat wajah suaminya yang tidak mirip sama sekali dengan wajah anak itu, anak itu benar-benar mirip dengan nya.
"Apa mungkin dia anak aku,mungkin saat aku tinggalkan Kania dalam keadaan hamil anak ku, pantes saja dia buru-buru menikah padahal dia tidak begitu kenal dengan Agung , apa untuk menutupi semua itu? "Faisal bertanya-tanya pada dirinya sediri .
Faisal duduk , sebentar di motornya sambil terus perhatian tingkah anak kecil itu yang sedang duduk manis sambil makan , sementara asisten berumah tangga nya membantu Kania mencuci piring .
Setelah merasa cukup tenang ,Faisal seger masuk ke warung itu.
"Mbak soto ayam nya satu ,es teh manis satu." kata Faisal ,membuat Kania terkejut dan menoleh.
Tentu saja dia tidak asing dengan suara lelaki yang baru saja memesan makanan padanya.
"Dek bawa Farhat masuk kalau sudah selesai makan ,sudah malam waktunya bobok ." kata Kania pada asisten rumah tangga .
"Iya,mbak sebentar ini ,sudah mau selesai makan " jawab asisten rumah tangganya itu.
"Kenapa biarkan saja dia duduk di sana menemani ku." celetuk Faisal .
"Aku suka anak kecil ,aku suka dengan Farhat Aksan nama yang telah aku pikirkan untuk calon anakku dulu." kata Faisal sambil menatap tanpa berkedip ke arah Kania yang mulai salah tingkah.
Faisal berdiri dan menutup warung Kania supaya tidak ada orang yang datang dan masuk ke sana.
__ADS_1
"tuan Faisal apa yang anda lakukan ?" tanya Kania.
"Dek bawa Farhat Aksan masuk rumah." perintah Kania pada asisten rumah tangganya, yang langsung gercep mengendong Farhat lalu masuk ke dalam rumah.
"Kenapa kamu membawa pergi ,apa mungkin ayahnya akan menculik anaknya?" tanya Faisal menatap tajam ke arah Kania.
"Apa maksud anda ?" kata Kania.
Faisal melangkah mendekati Kania, mendekati nya hingga mereka tak berjarak lagi sangat dekat nafas Faisal terasa berhembus menerpa wajah Kania.
Kania seperti berhenti bernafas , dia begitu gelisah takut dan tegang, hasrat nya pun muncul terasa bersama'an saat Faisal memegang erat kedua bahunya dan mendekat kan tubuh ke tubuh Kania.
"Tolong jangan begitu tuan FA..Faisal..!! " kata Kania yang tak bisa bergerak dalam cengkraman Faisal.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung. kisah Lain
bayangan sang mantan atau
cinta pertama tak lekang waktu ,
__ADS_1
πππππππππππ