Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
Kencan Buta.


__ADS_3

Sabrina mecoba kencan buta , dia telah menemukan di situs berkencan , nama palsu rambut palsu sudah di sediakan dan kaca mata yang super tebal ala Bety Lafea sudah di siapkannya.


Sabrina berdandan ala gadis culun oleh karena itu dia mencari jodoh di situs itu , mereka akan bertemu di sebuah cafe jam 10 pagi .


Lelaki itu bernama Faisal Azan , wajahnya cukup tampan dan ditambah senyum manis,


sedang Sabrina memakai nama palsu Ayunda Yuni rambut di kepang dua dan kaca mata tebal dengan poni memang gayanya di buat mirip dengan Bety Lafea membuat profil seperti biru memang tak cukup banyak yang Chat dengannya namun memangsa sengaja dibuat begitu supaya yang datang atau mengajak berkencan itu benar-benar bisa menerima dia apa adanya .


Biodata pekerjaannya di buat sebagai cleaning servis di sebuah mall, yang di anggap tak cukup keren di kalangan wanita yang masuk kesana.


Setelah menyiapkan keperluannya untuk besok pagi , Sabrina pun tertidur.


keesokan pagi, Sabrina sudah sarapan bersama dan sekaligus minta izin ibunya keluar.


Sabrina mengendap-endap keluar karena tak ingin di lihat Josua dan Erlina yang memakai baju tak seperti biasanya , apalagi kalau ketahuan Josua, dia tak mau adiknya ikut dan mengacaukan rencananya dan kencannya .


"Kak Sablina !" terdengar suara dari belakang nya.


"Hai.. kenapa kakak mengendap-endap jalan seperti penculi?" tanya Josua lagi.


"Diam !...jangan berisik ,kakak mau pergi ketemu teman " jawab Sabrina yang berdiri tegap percuma tadi dia mengendap-endap kelar teryata Josua sudah tau dan mengikuti nya.


"Ikut ka, Josua mau ikut kakak !" kata Sabrina yang mulai merentangkan tangan nya minta di gedong.


"No big baby , i don't Like you ? " jawab Sabrina menautkan kedua tangganya di dada .


" I talk to mam, " jawab Josua yang sudah tau sedikit tentang bahasa Inggris karena di ajari oleh papa.


"Aku tidak takut, sana katakan saja ,sana cari mama !" jawab Sabrina.


Saat Josua pergi mencari mama, Sabrina sudah berlari masuk mobil dan segera tancap gasnya.


Sedang Josua menangis guling -guling mengetahui Sabrina telah pergi dari rumah dan tidak mengajak nya.


"Mama ,kak Sablina jahat ,dia tak mau ajak Josua pelgi, katanya mau aja Josua" masih bagus guling-guling.


"Ya..kak Sabrina kan sudah besar dia juga ingin jalan-jalan sama temannya. " jawab Erlina berjongkok di depan Josua yang masih berguling -guling .


"Kak Sablina tak sayang lagi sama Josua, kenapa tak mu lagi Josua ikut dulu seling di ajak Ahhh.... kak Sablina jahat...!" kata Josua masih menangis berguling-guling.

__ADS_1


"Josua kenapa tak pernah ikut sama abangnya Ferdian , malah sering sama Kak Sabrina ,nanti saya suruh kakak Ferdian ajak kamu pergi ke mall." bujuk Erlina.


"Tidak mau, kakak Feldian tidak asik, dia sibuk dengan kak Laluna ." jawab Josua masih dengan aksi guling-guling nya.


"Josua sudah jangan guling-guling di lantai kotor " kata Erlina.


"Bialin ,tidak kotor ini di pell tiap hari sama mbok Painah " jawab Josua masih guling-guling karena merasa belum mendapat apa yang diinginkan nya .


"Baiklah ayo kita cari kak , Sabrina !" kata Erlina mengalah .


"Yes ..benel ya mah ...Cali kak Sablina?" tanya Josua memastikan.


"Iya...mama ganti baju dulu baru cari kak Sabrina ." jawab Erlina lalu masuk ke kamar sebentar berganti baju dan keluar lagi.


Erlina telfon ke Sabrina bertanya ada di mana .


"Sabrina kamu dimana sayang ?" tanya Erlina setelah telfonnya di angkat.


"Di cafe mah , ketemu teman lama, bukankah tadi sudah minta izin ." jawab Sabrina.


"Cafe apa namanya ?" tanya Erlina.


"Oke !" jawab Erlina.


"Memang ada apa mah ?" tanya Sabrina sedikit merasa aneh , biasanya kalau sudah minta izin mamanya tidak akan bertanya lagi .


Sabrina meski sudah dewasa masih harus minta izin mamanya kalau keluar rumah meski agak beda dengan Ferdian yang tak perlu minta izin saat keluar.


Karena kata mama Sabrina adalah anak perempuan yang masih menjadi tanggung jawab orang tuanya selama belum menikah.


Sabrina masih duduk dengan teman kencannya yang masih sama-sama berusaha untuk mencocokan dirinya.


"Tinggal di mana ayu " tanya Faisal.


"masih ngontrak di dekat mall Citywalk ," jawab Sabrina sedikit gugup karena tidak mempersiapkan diri untuk pertanyaan yang seperti itu .


"Oya...disana ada, rumah kontrakan ?" tanya Faisal.


"Ada dekat sana ,rumah warga yang dikontrakkan lumayan banyak kok ?" jawab Sabrina mencoba meyakinkan.

__ADS_1


sedang Faisal mengetahui di daerah mall Citywalk tidak ada rumah warga ,di sana. hanya ada ruko yang dis seakan ,kalau perumahan yang paling dekat adalah ruang susun dir Rejosari yang di bangun sebagi kompensasi atau tempat tinggal warga yang merelakan tanahnya di beli oleh perusahaan nya waktu pembangun mall itu.


" serius apa benar ada ?" tanya Faisal.


"Iya ,ada kamu tanya apa interogasi sih ?" Sabrina balik bertanya.


"Kapan-kapan boleh main ke rumah mu kan ?" tanya Faisal mengakhiri perdebatan.


" E ..iya kapan -kapan " jawab Sabrina agak gelagapan menjawabnya.


" Aduh Mateng aku,harus cari kontrak dekat situ, supaya gak ke bongkar penyamaran ku,"


Sabrina membatin dalam hati.


"Eh.., ngomong-ngomong kenapa kamu , mau mengajak ku kencan ?" tanya Sabrina mengubah topik pembicaraan.


"Aku lihat profile kamu yang sangat cute menurut ku dan kamu kalau di ajak mengobrol itu asik dan apapun yang kamu bisa menyambung " jawab Faisal.


"O begitu jadi kamu tidak keberatan dengan dandanan dan wajah ku yang pas-pasan begini ?' tanya Sabrina.


"menurut aku wanita itu terlihat cantik kalau punya hati yang baik dan menurut aku seksi itu bukan soal bentuk tubuh tapi otak yang pintar dan menurut aku seksi itu bukan Maslaah bentuk badan, tapi bagiamana seseorang itu mengunakan bahasa tubuhnya dalam menarik perhatian seorang lelaki " lanjut Faisal.


membuat Sabrina tersenyum bahagia, ini lelaki yang Sabrina suka ,bahwa wanita tak selalu di ukur dari bentuk tubuh tapi soal hati daan isi otaknya.


Wanita cantik mudah di cari ,tapi wanita yang pintar dan bijaksana baik hati yang di maksud boleh Faisal wanita seperti itu cantik dan seksi.


Faisal bahkan tidak perduli dengan wajah ataupun pekerjaan Sabrina yang mengaku sebagai cleaning servis di sebuah Mall.


"Mama....!" teriak Josua mendekat ke arah Sabrina .


Sabrina dan Faisal berpandangan sebentar dan Sabrina melotot ke arah Josua.


----++++++++ Bersambung++++++++-------


"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan LikeπŸ‘ dan


komentar ✍️thanks you All .


jangan lupa dukung. kisah Lain bayang sang mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,

__ADS_1


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2