
Sabrina kembali duduk di tempatnya yang tadi mereka pesan , dengan Faisal untuk makan siang bersama.
"Tadi ada orang yang di toilet bicara tentang kamu ,jadi saya duduk agak lama disana untuk mendengar ." kata Sabrina.
"Oya .apa yang merek bicarakan ,sehingga membuat kamu tertarik baby ?" tanya Faisal lembut.
"cerita tentang mantan kamu , namanya Kania dia mendapat apartemen dan tabungan sebagi tanda perpisahan dan rasa cinta mu padanya ." kata Sabrina tenang dengan expedisi datar .
"ya... memang benar yang mereka katakan, aku tak ingin menduakan cintamu, aku berfikir akan memulai hidup baru bersamamu dan aku sudah memperingatkan dia untuk tidak bercerita dan menggangu hidup ku lagi ,tidak saling menyapa dan kenal saat bertemu." jawab Faisal agak lirih dia pikir kalau sudah kepalang basah mending ngaku pikir Faisal pada saat itu
"Lalu bagiamana orang yang di belakang sana tau tentang hal itu ?" tanya Sabrina mengintrogasi.
"kalau begitu saya akan , tanyakan kepadanya dan memberi peringatan ." jawab Faisal kesal dengan ulah Kania.
"Tidak perlu berikan nomernya pada ku ,biar aku saja yang akan bicara padanya ." kata Sabrina.
Dan Faisal memberikan nomernya Kania pada Sabrina.
udah makan bersama mereka juga melihat proyek bangunan yang sudah di mulai pembangunannya.
"Faisal antar pulang ke kantor ku ya ." kata Sabrina.
"Tentu saja !" jawab Faisal segera membuka mobil untuk Sabrina.
sesampai di kantor Sabrina tak langsung naik ke kantor ,dia menunggu Faisal pergi lalu masuk ke dalam mobilnya.
Sabrina ingin mencari Kania dan tiga wanita pelayan restoran yang tadi bergosip di toilet waktu itu .
Sampai di restoran tadi lagi, Sabrina langsung meminta tiga orang yang tadi bergosip di sana untuk menemuinya.
"Selamat siang Nona Sabrina ." sapa Mereka berdua dan membuka hormat.
__ADS_1
"siapa yang paling akrab dengan Kania ?" tanya Sabrina.
"Sa..saya nona ." jawab Sekar.
"Dari siapa kamu tau, tuna Faisal memberikan apartment untuk Kania ?" tanya Sabrina.
"tentu dari Kania sendiri, Nona ." jawab Sekar.
"Baiklah kamu ,katakan pada Kania untuk tidak bicara lagi tentang Faisal sebaran , karena jika dia melanggar perjanjian tentu dia akan kehilangan apartment yang di berikan oleh Faisal ." kata Sabrina.
"Dan kalian bertiga, kalian mengatasi saya apa ingin di Pecatu dari tempat ini, meskipun ini bukan restoran saya, tentu saya bisa melakukannya." kata Sabrina menatap satu persatu orang ketiga pelayan tadi.
"Sekar kau panggil Meneger yang ada disini !" perintah Sabrina.
mereka langsung bersimpuh di depan Sabrina duduk dan memohon ampun.
"Nona jangan begitu , ampun kami, lain kali kami tidak mengulangi lagi." kata Yanti.
Sabrina memutar rekaman mereka yang sedang men'gosip di toilet ,dan membuat mereka saling berpandangan.
"Sekar apa kamu tidak dengar, panggil Meneger di sini ." perintah Sabrina sekali lagi .
Sekar akhirnya berdiri di dan manggil Meneger, selang berapa saat datanglah Meneger restoran dan membungkuk hormat saat sampai ke tempat Sabrina.
"Ya..selamat siang Nona Sabrina perkenalkan nama saya, Tanjung Meneger di tempat ini ada yang bisa saya bantu ?" tanya sopan.
Ketiga pelayan ini telah bergosip dan mengatai aku di toilet , menurut kamu apa yang harus aku lakukan pada mereka ?" tanya Sabrina lembut tapi mematikan .
"Ampun nona ,kami tidak akan mengulangi lagi ," jawab ketiga pelayan hampir bersamaan.
"Nona saya masih punya anak yang masih sekolah tolong nona,memberi pengampunan dan belas kasihan ." sela Sekar yan mulai menangis.
__ADS_1
"Saya rasa terserah anda Nona ,namun sebagi Meneger disini saya juga memohon maaf untuk para pelayan kami yang tidak sopan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada nona, " jawab Meneger itu dengan hormat.
"Ini akan menjadi kebiasaan dan tabiat buruk bila terus di biarkan ." kata Sabrina.
"mohon di maafkan nona , kami janji tidak mengulang lagi ." kata Yanti salah satu pelayan yang ada di sana.
"apa kalian punya kebiasaan untuk bergosip ?" tanya Sabrina.
"kadang nona ,mood di maafkan jawab Yanti .
"itu sangat tidak terpuji apalagi di lakukan di tempat kerja , saya memaafkan kalian dan berjanji tidak bergosip baik tentang saya atau siapapun dan unik membuat efek keras bagi kalian saya akan meminta kalian di potong gaji kalian untuk bulan ini ." kata Sabrina tegas.
"Tapi..nona ," sela Sekar berusaha memprotes namun di senggol oleh Yanti.
"Tapi apa ? apakah keputusan ku tidak cukup adil dan bijaksana ?" tanya Sabrina memandang ke arah dekat.
"apa kamu mau di pecat ?" tanya Sabrina dengan nada tinggi.
" Tidak nona ,kami berterima kasih masih di beri kemanfaatan dan masih bisa bekerja di tempat ini, kami memeng salah." Kata Yanti berusaha meredakan emosi Sabrina dengan merendah diri di hadapan Sabrina.
----++++++++ Bersambung++++++++-------
"Terimakasih untuk kunjungan nya para pembaca dukung dengan Likeπ dan
komentar βοΈthanks you All .
jangan lupa dukung.
kisah Lain yaitu Bayangan sang Mantan atau cinta pertama tak lekang waktu ,
ππππππ
__ADS_1