Semalam Berujung Petaka

Semalam Berujung Petaka
Cicak di dinding


__ADS_3

"Hai.. anda terluka," kata Sabrina yang sudah mendekat pada tuan Smith.


"O.. Smith... eh. Mister Smith sudah jangan pupu-punguti saya akan mengunakan sapu dan vacum cleaner untuk memberisihkannya kata Erlina cemas dan segera berlalu pergi , Sabrina dan Feridan saling berpandangan melihat tingkah mereka,berdua.


Mereka semakin yakin kalau mereka saling cinta,meski tak bisa mengukapkannya.


Tatap manta sang mama, penuh kecemasa meski sebenarnya luka tanggan mister Smith tidak begitu dalam.


"sudah kalian tidur sudah malam, kata Erlina menarik mereka keluar.


"Dan anda tuan Smith bisa tidur di kamar tamu dengan anak buah anda Orlando itu,kata Erlina berlalu pergi mengadeng kedua anaknya naik ke atas.


setelah Sabrina dan Ferdian tidur, Erlina kembali turun dan membersihkan ruangan tadi.


Smith masih ada di ruang tamu, dia belum juga masuk kamar, Erlina mendekatinya.


"Kenapa anda tidak tidur "? tanya Erlina.


Smith menujukan tanggannya yang masih mengeluarkan darah segar dari sana ,membuat Erlina segera pergi mengambil kotak P3k nya.


Mendekati Smith,segera membersiahkan luka dengan Alcohol membuat Smith sedikit menyeringai menahan perih belum lagi Erlina memberi bethadine, namun dalam hatinya dia bahagia melihat perlakuan istrinya ,"ehh.. calon istri tepatnya, makin melembut dan tidak menujukan sikap bermusuhan padanya.


Smith benar-benar ingin menikahi nya, Smith ingin membina rumah tangga layaknya yang lain, baru kali ini dia punya keinginan begitu dalam bersama wanita.


Dulu dia mengagap wanita itu tidak peting selain sekedar pemuas nafsu atau sekedar alat untuk berkembang biak, pemikiran yang sangat dakal dan sanggat egosi bukan "? namun begitulah Smith tidak bisa di gurui.


"Sudah selesai anda bisa tidur sekaran, itu ada tiga kamar yang berderet silahkan pilih saya akan membantu anda membersihkannya, "kata Erlina.


Oralando memeilih kamar nomer satu dan langsung masuk tanpa banyak kata karena Smith memberi kode pergi jangan ganggu aku dengan beberapa kedip mata nya.


Sedang kan Smith memeilih kamar nomer tiga supaya ada jarak antara nomer satu dan dua agak jauh dia tak ingin Orlando mendegar des*han Erlina otak dia sangat mes*m dan ingin menaklukan Erlina di bawah kungkungannya.


setelag masuk kamar, Smith memeluk Erlina dari belakang,dan menciumi tengkunya.


"Erlina mari kita akhiri peemusuhan kita sudah tidak ada gunanya maafkan aku, dan mari kita bersatu demi anak-anak kita, kamu tidak usah mengelek lagi jangan egois begitu, anak-anak butuh figur dan kasih sayang Ayahnya apalagi anak laki-laki yang selalu otomatis ingin belajar dari ayahnya. "kata Smith yang mulai membelai lembut punggung Erlina.


Erlina,terpaku fikirannya mulai galau karena kata-kata Smith memenag benar seharusnya aku tak egosinya.


"Apakah kamu tidak akan berlaku kasar kepada mereka dan aku ,tanya Erlina.


"Tentu saja tidak, Erlina mereka anak kandung ku, harimau aja tak kan memakan anaknya apalagi saya, manusia yang terhormat ,jawab Smith yang masih terus menciumi tengkuk Erlina dan membuat Erlina sangat ter*ngsang.

__ADS_1


Smith menutun Erlina maju menuju ranjang, sedang Erlina seperti di Hipontis menurut, mengalah apa mau Smith.


Smith merebahkannya pelan-pelan dan mulai menarik baju Erlina. dengan lembut dia meg*cupi tubuh Erlina yang sudah polos itu


tanggan nya, bibirnya bergerak aktif di tubuh itu. Smith menarik Erlina untuk berdiri dan berbisik apakah kamu pernah mencoba gaya bercinta ala cicaik di dinding bisik Smith mesra di telinga Erlina dan Erlina hanya mengeleng.


Smith mencium tengku Erlina dengan agresif, mengerakan tanggannya di atas dada Erlina dan memepetnya ke tembok . Smith pun membuka bajunya dan membiarkan dirinya polos.


Smith terus mencium punggung Erlina , mecekram bok*ng serta mer*mas dengan agak keras memberikan sensasi, ter*ngsang sakit dan nikmat. Erlina tak bisa membalas serangan dari belakang itu.


Pasrah dengan kenikmatan yang di sajikan oleh Smith yang sedang menjilati belakanya.


Memasukan jarinya ke goa Erlina dengan bibir yang terus mencium di manapun yang dapat di cium.


Erlina kembali menjerit-jerit saat Smith mengocok nya dengan intens.


" Ohh... Smith.. .Achhh... Smith... jerit Erlina tak teretahankan merasakan jermari Smith yang menyodok- nyodok dalam.. sampai memucratkan cairan.


"Smith ach Smith..Ahhhhhhhhhh.... jerit Erlina memanjang dan mengejang nikmat.


Smith, langsung memasukan senjata dan menyodkan ke dalam goa Erlina. yang masih berdenyut.


"Smith...."? des*h Erlina yang di serang dari belakang.


"Kamu suka baby He...he..he.."! Smith mengoyang pinggulnya, serta juga menekan kedepan makin membuat Erlina menjerit nikmat.


" Ah.. ahh..Smith seprti sangat dalam dan nikmat, "Uhh... smith..uhh..ohh


Smith terseyum,"melihat Erlina yang meracau merasakan kenikamatan di sodokan oleh sejatanya.


Smith sendiri dapat merasakan sensasi memasukan senjatanya dalam lebih dalam lagi. dengan memberi ke bebasan dia menikmati leher dan punggung Erlina.


Menjelajah pada punggung dengan memberinya akses pada tanggan nya memainkan pucak gunung kembar Erlina di pilntir -plintir nya.


"Uhh.. Smith .. Uhh..... jerit Erlina heboh mengema di ruangan itu.


Erlina menjerit-jerit meraskan kedalam dan kenikmatan yang luar biasa.


Smith menghetikan sejenak lalu ,dia membalikan tubuh Erlina sehingga berhadapan.


Smithb masih memepet tubuh Erlina di tembok dan mulai dengan mejilati gunung kembar Risty turun ke bawah

__ADS_1


dan mengakat satu kaki Risty.


Smithnmenuduk di sana mejilat dan megecupi belahan durian Erlina "Uhh tentu saja yang punya melenguh dan mengigit bibir bahannya menahan geli yang terasa sangat nikmat.


Lidah Smith memainkan kacang miliknya, Uhh... Smith.. aku... aku..


Smith ..oHh.. Erlina merancu," lalu Smith membopong Erlina mendesak senjatnaya ke dalam goa nya


"Blses...merinsek ke dalam... tanpa ampun,pinggul Smith naik turun dan Erlina mengalungkan tangganya pada Smith


Smith sengaja mengoyong-goyang pinggulnya membuat sensasi masuk yang berebeda.


 Tentu seperti anda pernah melihah atau memperhatikan di film, bercinta sambil bersandar pada tembok terlihat mudah.


Tembok dapat membantu menopang tubuh Anda agar tetap stabil ketika melakukan posisi berdiri.


Anda bisa mencobanya dengan bersandar pada tembok sembari mengaitkan salah satu kaki ke tubuh pasangan itu dapat memberi akses terdalam ke tubuh pasangan.


Erlina di tak dapat lagi mengelak dan banyak bergerak dalam keadaan terkunci mepet di tembok seperti itu


leher jenjangnya menjadi sasaran gigitan dan kecupan si vampire Hans.


Kiss mark membekas di leher Erlina penyatuan itu semakin dalam dan agresif.


"Bagiamna lebih keras kan lebih nikmat Baby.. he....," katakan baby katakan," Yes... yes.. katakann.... he..


"Plakkk... pllakkkk... suara benturan antara Smith dan tubuh Erlina yang di bawah.


" Smith.. Uhh smith .... uhhh.


Erlina mengeratkan pelukan nya di leher Smith


Smith . makin terprofokasi makin kuat makin dalam. dan... ah.... Ahhh Uhhh... Erlina .. Lenguh Smith memucratkan Keju ke dalam goa Erlina ,"Selesai sudah permainan cicak-cicak di dinding.


---------Bersambung baby----------


jangan lupa like??????


comment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


and vote✌✌✌✌✌✌✌✌✌

__ADS_1


?????????????


 


__ADS_2