
8 bulan kemudian.
Akhirnya yang di tunggu-tunggu pun tiba, Kiran baru saja melahiran putri kecilnya di sebuah rumah sakit dengan jalur persalinan normal kemarin dan hari ini dia dan anak mereka sudah di izinkan pulang.
Morean, Juless juga para istri sudah menjenguk Kiran, tidak terkecuali pengantin tua baru, Rodriguez Sanden yang akhirnya berhasil menikahi perawatnya yang berusia 41 tahun itu, berbeda 23 tahun dengan Rodriguez Sanden setelah tragedi yang dibuat Morean dan Luke, membuat kakek patah kaki dan kakek merasa sangat beruntung bukan malang karena perawat itu benar-benar mengkhawatirkan dia dan mengurusinya.
Mereka menyebut itu sebagai pernikahan jalur kemalangan, namun Rodriguez Sanden dan Maria tidak peduli mereka tampak bahagia bahkan turut kompak berikan anak Luke dan Kiran hadiah yang sama dengan Juless dan Morean yaitu, beberapa senjata api, keris, parang, tombak, celurit hingga pedang yang mereka kumpuli dari beberapa tempat untuk hadiah Istimewa kelahiran anak Luke itu.
Luke tidak heran lagi dengan mereka semua, hadiah yang mereka berikan sudah pasti benda-benda tidak waras dan tidak akan nyambung dengan kelahiran anaknya. Namun Luke tetap menerimanya.
Kiran merasakan bahagia sekali saat melahirkan sebab Luke mengabulkan permintaannya mengusahan agar saat dia melahirkan ibu atau neneknya ada didekatnya menemani.
Nenek Kiran datang bersama Bima, itupun butuh perjuangan panjang untuk membujuk, sampai akhirnya nenek luluh dan mengasihani Kiran sebab dia memang membutuhkan keluarganya ada didekat dia dalam kondisi seperti ini.
Wajah bahagia terpancar pada wajah Luke, dia kini menjadi seorang ayah, rasa haru tidak ada habisnya sedari kemarin, dimulai saat Kiran kontrakasi lalu berjuang dalam proses pembukaan.
Luke melihat jelas seperti apa perjuangan istrinya itu, membuat dia merasakan jatuh cinta dan semakin mencintainya. Gadis kecil ini menyerahkan seluruh hidup dan masa depannya untuk dia si pria tua yang usianya jauh sakali diatasnya.
Luke mendorong sang istri menuju ke mobil bersama seorang perawat, sementara bayi mereka sudah masuk bersama Dora dan nenek dari Kiran.
Luke siap mengangkat Kiran masuk kedalam mobil, "Aku bisa jalan bunny." Cegah Kiran yakin bisa berjalan.
"Aku tahu, aku hanya ingin memberikan semua yang aman saja, di angkat lebih aman." Luke segera menyalipkan tanganya di belakang lutut Kiran lalu membawa tubuh kecil istrinya itu kedalam mobil.
Luke segera meletakkan Kiran diposisi aman, lalu menatap wajahnya, "Bisa duduk seperti ini?"
"Ya bisa..."
"Kenapa menggulungnya seperti kepompong, dia akan susah bergerak dan sesak saat bernafas." Suara Dora mengudara disana.
"Biar dia nyaman dan kakinya lurus saar besar."
"Kaki lurus? Ha? Saat Luke bayi aku tidak pernah membungkusnya dengan kuat seperti ulat kepompong seperti itu tapi kakinya lurus."
Kiran terkesiap mendapatkan suara perdebatan nenek dan ibu mertuanya, ini yang ia takuti pasti akan ada perdebatan cara-cara memperlakukan bayinya.
"Aku hanya memperlakukan seperti biasa yang kami lakukan, ini namanya bedong bukan ikut-ikutan ulat kepompong, sudahlah aku akan menjemurnya aku buka dulu, bedongnya?"
"Jemur? Kenapa dijemur?"
__ADS_1
"Matahari pagi bagus untuk bayi, vitamin D yang dihasilkan bagus untuknya"
Tatapan Dora sedikit aneh, "Ini musim panas, lihatlah matahari begitu terik, kau bisa membuat dia menangis kepanasan, vitamin D bukankah sudah diberikan dokternya saat dia pulang tadi, tanyakan pada Kiran itu ada padanya..."
"Hey Dor, kau tenang saja aku tidak membakar cucumu, hanya mengenakan dia sedikit matahari, untuk apa obat-obatan jika ada yang alami, katamu kau akan masak, sebaiknya cepatlah masak..."
"Ah baiklah nek, lakukan apa yang kau fikir itu baik, aku akan masak untuk menantuku..."
"Eh katuk ada? itu bagus untuk Kiran."
"Katuk?" Tatap Dora serius, "Nama apa itu? aku tidak pernah dengar namanya, "Spesies seperti katak? kami disini hanya memakan yang normal-normal saja, sup, daging-daging tanpa lemak dan segala jenis sayuran hijau."
"Hey Dor kau fikir aku tidak norma, Katuk itu juga daun, mungkin saja disini ada namun beda namanya, jika tidak ada ya yang kau bilang itu sama saja..."
"Hemm, baiklah nanti aku cari tahu."
"Eh iyaa tunggu! tunggu tolong buka tas kecilku, aku membawa beberapa kebutuhan untuk Kiran selepas bersalin, beberapa paket jamu bersalin, pilis, dan beberapa param, tolong buatkan..."
"Nenek?" Dora terperangah.
"Ah iya iya... baiklah kau jaga cucumu dulu, aku yang akan buatkan semua, Katuk kau bilang saudari Katak apa lagi melihat semua rempah-rempah yang ku bawa kau akan bilang apa, kotoran..."
"Ya aku paham, semua tradisi setiap tempat berbeda-beda..."
"Ya, tapi ini menjadi pengalaman untukku, punya menantu dari negara lain aku jadi sedikit tahu..."
"Lain kali kau harus ikut ke kampungku, akan ku ajak kau tahu banyak hal, aku ajak kau makan enak, makan lalapan langsung di tempatnya beh... kau harus coba Dor... "
"Ba-lapan?"
"L Dor... L.... "
"La-lapan makan daun mentah..."
"Ouh, aku tidak suka...baiklah tapi lain kali aku akan coba."
Luke dan Kiran disisin lain yang sudah khawatir akan kegaduhan nenek dan Dora menjadi tertawa melihat mereka, bersyukur tidak ada perdebatan, keduanya sama-sama menegas namun bisa mengimbangi.
"Kau sudah siapkan nama untuk anak kita sayang?" Pijat Luke kaki Kiran dia duduk di ujung ranjang.
__ADS_1
"Aku percaya padamu bunny, berikan saja sepeeri apa yang kau mau..."
"Lightia Luvena...cahaya tercinta..." ucap Luke melihat wajah istrinya.
"Lightia Luvena? unik sekali."
"Jika kau tidak suka, kita bisa menggantinya."
"No bunny! Aku suka..." Senyuman yang lebar terbit diwajah Kiran, keduanya saling menatap penuh damba dan kemudian Luke mengambil tangan istrinya itu.
"Dia cantik sepertimu..."
"Sainganku..." Kiran merentangkan kedua tangannya meminta Luke mendekat lalu ia peluk erat kelala suaminya itu, "I win you..."
"Kau selalu memenangkannya..."
Rasa bahagia menyelimuti keduanya, kamar itu menjadi semakin hangat, Dora dan nenek yang melihat daru jauh pun tersenyum atas kebahagiaan anak dan cucunya itu.
.
.
.
.
.
Selesai....
Alhamdulillah kalian the best....
Baca pernikahan luar biasa masih ada bonus.
Atau ikut aku ke rumah baru yukk di ungu 💜.
Fb: Tris Rahmawati
Tiktok : Coretan_Buba
__ADS_1
IG : Trisrahmawati