Strange Fate

Strange Fate
BAB 12. BerSaing


__ADS_3

rose menepuk jidatnya, haduh kok tadi lupa nanya kenapa kak robin kasih perpanjang surat sakit. ahh.. sudahlah nikmati saja, anggap liburan.


rose merasa bosan di rumah tidak melakukan apapun, akhirnya dia memutuskan untuk menonton tv.


ting..nong.. bel berbunyi


rose membuka pintu, randy..


hai bidadari cantik, aku tidak di suruh masuk nih (tanya randy)


masuk lah, tukang gombal.


randy tersenyum melihat ekspresi rose. wajah yang di rindukan.


kapan kamu kembali, katanya sebulan di luar negeri?


aku dengar kamu sakit, jadi aku cepat kembali.


ngaco kamu, mana mungkin seperti itu.


bagaimana keadaan mu, apa sudah lebih baik?


kamu bisa lihat sendiri, aku baik-baik saja.


kamu sudah makan?


emm.. belum, lagi malas, bosan.


loh memang amel kemana? amel lagi tugas luar kota.


kita makan keluar? (ajak randy)


rose menolak, aku malas ran. bagaimana kalau makan di sini saja, kita pesan.


baiklah.


tak lama makanan pesanan mereka datang. rose sudah menempatkan makanan di piring. ran hayo kita makan, sudah siap nih.


mereka makan tanpa ada yang bersuara, sama-sama fokus menikmati makanan. ran setelah ini aku bisa minta tolong, tolong apa?. antarkan aku ke rumah murid ku, yang dulu kamu pernah mengantar ku.


owgh.. (randy tidak mengiyakan atau menolak, dia tampak berfikir)


gimana, bisa gak? (tanya rose)


baiklah aku akan memgantar mu, apa sih yang tidak buat bidadari ku. randy tersenyum lebar.


*mulai lagi deh*


*ini bisa jadi kesempatan ku untuk tau ada apa antara rendra dan rose, jika memang rendra menyukai rose aku akan bersaing dengannya* -randy-


_______-------______


randy dan rose sudah di depan rumah rendra.


mbok par membukakan pintu, sore mbok, jenny ada?


ada non, silahkan masuk, mbok panggil dulu ya.


aku duduk di ruang tamu, randy ikut duduk di samping ku. kenapa kamu ikut turun ran, tanya ku.


aku mau bertemu teman.


aa... teman? siapa?


nanti kamu akan tau.


miss rose, jenny datang dengan senyum manjanya.


loh kak andy, kok bisa sama miss rose, (tanya jenny bingung)


rose tak kalah bingung, melihat jenny mengenal randy, dan memanggilnya andy.


rendra di rumah jen? (tanya randy)


kak rendra masih di kantor, mungkin sebentar lagi pulang.


ran jadi kamu mengenal jenny dan rendra (rose penasaran), ya, rendra teman baik ku, dan jenny sudah seperti adik ku sendiri (sambil menepuk kepala jenny)


jenny tersenyum, (wuah bisa kacau ini kalau kak rendra pulang, sepertinya kak rendra kalah cepat dengan kak andy)


mereka bermain dan bercanda, jenny tertawa senang saat randy membuat lelucon, rose pun ikut tertawa.


apa yang kalian lakukan (tiba-tiba suara rendra mengejutkan mereka) kak rendra sudah pulang, (sapa jen) rendra menatap datar rose, karena dia melihat rose tertawa bersama randy.


rendra pergi meninggalkan mereka, tak lupa dia mengajak randy untuk mengikutinya, meninggalkan rose dan jenny berdua.


rose yang melihat rendra merasa bingung, apa aku berbuat salah ya, atau dia masih marah karena kemarin aku tidak mau di antar olehnya.


ada hubungan apa kau dengan guru jen? (tanya rendra langsung pada randy)


dia bidadari cantik yang pernah ku ceritakan pada mu. randy menjawab tanpa beban, padahal dia sengaja ingin memancing reaksi rendra.


rendra mengepal tangannya, rasanya ia ingin sekali menghajar seseorang saat ini.


kenapa muka mu seperti itu, kamu menyukai rose ya? (tanya randy)


kenapa jika ya.


maka aku akan punya pesaing.


kau bukan saingan ku.

__ADS_1


kalau gitu kau merelakan dia pada ku.


jangan harap (sanggah rendra)


randy tertawa. lalu mau mu apa?


aku tidak akan bertengkar dengan mu hanya karena wanita. kita akan bersaing secara sehat untuk merebut hati rose (randy menantang)


baik, aku menerima tantangan mu, dan ku pastikan rose akan jadi milik ku (rendra mengancam).


kita lihat saja nanti, rose yang akan menentukan (tegas randy). kamu jangan main curang ya ndra, lagi pula rose buka wanita yang tergila-gila dengan harta dan kekuasaan.


aku tau itu, makanya aku tidak akan melepaskannya, karena aku mencintainya (rendra mengungkapkan).


randy pulang dan meninggalkan rose di rumah rendra. jika semakin lama di sana bisa di pastikan dia akan adu jotos dengan rendra, dan dia tidak menginginkan itu. bagaimana pun mereka adalah sahabat baik.


loh, randy kemana mas? (tanya rose)


di sudah pulang, mas teman randy ya? ya.


*kenapa dengannya???*


mas marah ya sama aku? (tanya rose takut-takut)


tidak, (rendra menjawab datar)


kamu menyukai randy?


hah... tidak. siapa yang bilang (rose menjawab lantang)


bagaimana mas bisa bilang begitu? (tanya rose kemudian)


aku hanya bertanya, kenapa kamu nyolot begitu, jika memang tidak suka kenapa reaksi mu seperti itu.


seperti apa maksud mas? aku biasa saja.


*apa sih maskdunya, menuduhku yang tidak-tidak, siapa juga yang menyukai randy, si tukang gombal*


bagus kalau kamu tidak menyukainya.


rose mengerutkan keningnya, heran dengan ucapan rendra barusan. jangan menyukai siapa pun. ingat kau kekasih ku. (rendra menegaskan kata-katanya lalu pergi meninggalkan rose)


rose masih terdiam di tempatnya, apa aku tidak salah dengar ya? apa yang barusan cowok menyebalkan itu bilang, sudah mulai tidak waras sepertinya dia.


miss, bagaimana kalau miss menginap saja di sini. jenny mau tidur bersama miss. ya miss... jenny memohon dengan manjanya.


baiklah, miss akan menginap.


rendra yang mendengar itu tersenyum lebar.


_______------______


kring...kring...


idihh... sepertinya amel tertular PeDe nya randy.


aku menginap di rumah jenny.


apa..... amel berteriak. mel berisik, meledak nanti hp ku karena suara mu.


rose, lu nginap di rumah si tampan yang argg... itu.


udah ah mel, bye... sampe ketemu besok.


tut..tut...


rose.. rose... uuu dimatiin. awas ya rose besok lu harus cerita, kok bisa-bisanya nginap di rumah si tampan tanpa mengajak ku.


WhatsApp


kau sudah tidur rose? -robin-


belum kak, ada apa? -rose-


besok ada acara? ada reuni sekolah, kau mau pergi? -robin-


benarkah kak? aku tidak tau, tentu aku mau pergi, apa kakak pergi juga? -rose-


ya tentu, kakak jemput besok malam di apartemen mu jam 7 ya. -robin-


oke kak, rose tunggu. -rose-


WhatsApp


lagi apa bidadari ku? -randy-


mau tidur, ngantuk -rose-


mimpikan aku ya -randy-


ngarep -rose-


memang -randy-


mending mimpi ketemu beruang -rose-


beruangnya anggep aja aku -randy-


rose tidak membalas,---


rose, apa sudah tidur -randy-

__ADS_1


hemm.... -rose-


hahah.... orang tidur bisa kirim chat ya -randy-


mau ikut ke taman animals gak besok? -randy-


rose....


rose....


(sepertinya dia sudah tidur)


ku jemput besok jam 11 ya rose. selamat tidur bidadari. #lv-y# -randy-


______------______


aaa... rose kaget membaca pesan randy.


tapi melihat kata taman animals, rose tidak bisa menolaknya, dia suka pergi ke sana.


WhatsApp


sudah siap? sebentar lagi aku otw -randy-


tidak ada balasan.


lebih baik ku telepon saja.


dering ke tiga baru rose mengangkat. kamu tidak ada di apartemen? kamu dimana? kita jadi pergi kan? (randy bertanya bertubi-tubi tanpa rose sempat menjawab)


aku di rumah jenny,


aa... randy kaget. bagaimana kau sudah di sana? bukannya sore baru kau menggajari jenny.


aku menginap di sini, jenny meminta ku.


randy menggenggam erat hpnya, rendra pasti yang merencanakan, agar bisa lebih dekat dengan rose.


ran... randy, ya..


kamu ke sini saja ya, ke rumah jenny. baiklah.


miss mau kemana? (tanya jenny)


mau ke taman animals, jenny mau ikut?


boleh kah miss, tentu boleh donk.


asikk. jenny loncat kegirangan.


kak rendra, jen mau pergi ke taman animals bersama miss rose ya (tanya jenny berharap rendra mengijinkan)


ya, kakak akan mengantar kalian.


wuahh... asik pasti seru nih. teriak jenny teramat senang.


tin..tin...


siapa itu, loh mobil kak andy.


hai kak andy, jenny melambaikan tangannya


rose, hayooo... randy memberi isyarat pada rose agar segera masuk mobil.


miss apa kak andy akan pergi bersama kita?


ya, tentu saja, yang mengajak miss pergi ke taman animals sebenarnya kak randy.


tidak bisa, (rendra menyela) tidak boleh pergi.


loh kak rendra kok gitu, jen mau pergi kak. tadi kakak sudah mengijinkan, kenapa tiba-tiba tidak boleh.


kakak ada rapat mendadak.


ya sudah jen dan miss pergi dengan kak andy saja?


tidak boleh (teriak rendra)


jen sudah mulai berkaca-kaca. mas kenapa membentak jen seperti itu. jika tidak boleh pergi jangan marah seperti itu (rose memperingti rendra dengan lembut)


hei ndra, jangan seperti anak kecil. memang aku mau apa pergi dengan mu, aku sebenarnya hanya ingin mengajak rose. (jelas randy dengan tiba-tiba)


baiklah mari kita pergi bersama. (ajak rendra)


sekarang mereka sudah di mobil, rendra menyetir mobil, randy di bangku sebelah, sedang rose dan jenny di belakang.


______------______


selama di taman animals, rose asik berkeliling dan becanda dengan jenny. sedang randy dan rendra selalu setia mengekor di belakang bersebelahan.


mereka sama-sama membuang muka ke arah berlawanan, tampak seperti seorang musuh yang bertemu musuhnya, dan siap menunggu siapa yang menyerang lebih dulu.


rose yang melihat hanya geleng-geleng kepala dan tidak mau ambil pusing. melihat dua laki-laki di hadapannya seperti anak kecil yang sedang bersaing memperebutkan sesuatu.


jenny hanya sibuk kesana kemari melihat semua hewan yang ada di sana.


miss ada singa, tapi kenapa singanya tidur ya miss.


gak seru ya miss, singanya kalah garang dari kak rendra dan kak andy (jen mengejek keduanya)


yang di ejek cuek saja malah melotot bertatapan.

__ADS_1


kita makan yuk miss, jen lapar.


baiklah, kita ke restoran ayam goreng saja ya.


__ADS_2