Strange Fate

Strange Fate
BAB 3. LiBur


__ADS_3

Mel hari ini ada acara gak, (tanya ku pada amel sambil sarapan). gak ada, lu ada acara emang rose, paling juga molor di kamar kan.


gimana kalau kita jalan mel,? kemana gitu, yang seru-seru, bosen nih mel di apartemen terus.


yaa lu kali yang bosen, gue mah gak rose, pan setiap hari kerja gue jalan-jalan, (sambil senyum-senyum).


iya deh mel yang anak gaul mah.


jadi kita mau kemana mel? nah lu maunya kemana rose? (ditanya malah balik nanya, mel,,,)


aku gak tau mel, lagi pula aku jarang keluar sendiri mel, paling keluar urusan kantor, mana tau lah tempat bagus di sini.


______------______


kami sampai di salah satu mall besar,


mel ngapain kita ke sini? lah lu gimana sih rose, katanya mau jalan-jalan. ya ini kita jalan-jalan.


tapi kan ini mall mel, mall mah tempat belanja sama makan.


aku kira kamu bakal ajak aku ke taman, kebun binatang, atau pantai gitu.


ya ampun rose, emang gue pengasuh lu, lu serasa anak balita gitu, gilee aja rose males amat gue jalan ke alam gitu, panas rose, ancur perawatan gue.


mending mall gini kan, adem...


*amel nyebelin, males banget jalan d mall, bikin pegel kaki aja, mending berenang aja dari pada kesini.*


(muka ku masih menunjukan aura tidak senang)


ya sudah rose, senyum donk, jangan manyun gitu, udah kaya pegawai kena phk aja. (goda mel pada ku)


yuk... rose kita kesana. (amel menarik tangan ku agar mengikutinya, aku pun ikut aja, pasrah)


*males ngomong sama amel, nyesel ikut.*


*itu kan jenny, lah kok sendirian duduk di situ, kakaknya gak nemenin dia*


mel,.. aku mau ke toilet dulu ya,


baru juga nyampe rose, udah beser aja, ya udah sono, sendiri ya, gak usah minta temenin, gue bukan bibi pengasuh.


idihh siapa juga yang minta temenin mel, PeDe banget sih bibi. (ejek ku pada mel)


sebenarnya aku gk ada niat mau ke toilet sama sekali, aku mau nyamperin jenny.


jenny,...


miss rose....


jenny sama siapa di sini, kok sendirian?


jenny sama kakak miss, tapi kakak lg ke toilet.


owgh gitu, miss kira jenny sendiri. emang kalau jenny sendiri miss mau nemenin jenny lagi?


boleh, pasti miss temenin.


jen...(panggil seseorang dengan suara bass)


kakak,.. kak kenalin ini miss rose.


*owgh ini kakaknya jenny, mukanya garang amat kaya abis makan orang. beda banget sama jenny yang gemes gitu*


dengan sopan aku mengulurkan tangan ku hendak salaman, hai.. saya rose.


(tapi kakak jenny gak membalas sapaan ku, apa lagi senyum, malah melengos)


jen, hayo kita pulang (ajak kakaknya pada jen)


kakak... kok kakak gak jawab salam miss rose sih, (ambek jen sambil menyilangkan kedua tangan di dadanya). kakak bilang kita harus sopan kepada semua orang, tapi apa yang kakak lakukan ini.


hai, saya rendra, kakak jen. (dengan muka datar)


*apa-apaan cowok ini, kalau gak niat nyapa ya mending gak usah, dikira aku pingin banget apa kenalan sama dia (gerutu rose dalam hati)*

__ADS_1


sudah, hayo pulang. kakak mau ketemu rekan bisnis nih.


kok gitu,, (protes jen) kakak bilang hari ini mau nemenin jen main. kakak bohong. (jen sudah mulai merajuk dengan mata yang berkaca-kaca)


bagaimana kalau jenny main dengan miss? (tawar ku)


tiba-tiba jen menyeringai senang dengan tawaran ku.


kakak boleh ya jen pergi main dengan miss rose, boleh ya, (sambil bermanja menggoyang tangan kakaknya)


gak boleh, lebih baik kamu pulang, dan tunggu kakak, kakak tidak lama hanya 2jam saja, setelah itu kita bisa pergi main.


kakak jahat, (jen sudah mulai terisak menangis).


aku pun bingung melihat jenny menangis, aku mengajak jenny hanya ingin membuat anak itu senang, yah walau biar aku ada teman juga, dari pada bedua amel jalan-jalan keliling mall.


______------______


rose... dari mana aja sih, lu ke toilet lama amat, moncrot lu? apa bersihin toilet?


aku ke toilet di sekolah mel, makanya lama (sahut ku asal)


pantesan lama, gak sekalian lu cari toilet ke kutub rose.


udah ayok makan dulu, perut gue udah laper rose.


mel baru juga jam 11, kan tadi kamu sudah sarapan d rumah, dua roti mel. itu perut kan mel bukan karet.


(amel malah tertawa, sambil jalan menuju tempat makan)


hari ini kaki ku serasa mau copot. amel betah banget ngelilingin mall ini, keluar masuk toko, ada yang hanya di lihat-lihat saja, ada juga yang dibelinya.


mel kita pulang yuk, aku sudah cape. kalau kamu masih mu jalan-jalan aku minta gendong aja mel. gak sanggup jalan lagi. idihhh bayi kali rose digendong, gue ambil troly belanja aja ya, biar lu duduk dalem keranjang, terus gue dorong.


gak lucu mel,


siapa juga yang ngelucu, gue serius rose, beneran nih kalau lu mau, gue ambil ya troly nya.


amel....


kalau gitu lu duduk sini aja dulu, tunggu gue disini, ada satu barang lagi yang mau gue cari. dah anteng-anteng lu disini ya. selonjoran aja sono.


______------______


dari pada duduk disini kaya orang hilang, mending duduk di cafe aja sambil pesan minum.


aku sudah berada d cafe, aku pesan jus jeruk aja ahh.


gak lama pesanan ku datang, jus jeruk yang--- emm suegerrr banget, aku meminumnya tiga teguk. lalu


sambil nunggu, aku memainkan handphone ku, tapi tiba-tiba ____


hos...hos... gleekk gleekk.....


(ada seorang lelaki datang dan meneguk jus jeruk ku hingga ludes)


mata ku pun melebar dan kaget. hei.. itu minuman ku, kenapa kamu meminumnya? (tanya ku agak marah)


haduh... saya haus nona, tadi di kejar-kejar anjing. (sahut cowok di depan ku)


reflek aku menoleh kebelakangnya dan mencari sesuatu, tapi aku tidak menemukannya.


hei kau mencari apa, ??? (tanya cowok itu pada ku)


anjing...


(cowok itu langsung mengerenyitkan dahinya)


kamu bohongkan, mana?? gak ada anjing, kamu bilang kamu di kejar anjing.


uahahahahah...... (cowok itu tertawa terpingkal-pingkal)


*ini cewek polos apa oon ya, dia pikir gue beneran dikejar anjing apa, kocak banget dah*


kenapa kamu tertawa? harusnya kamu malu sudah berbohong dan meminum jus ku.

__ADS_1


siapa yang berbohong, aku di kejar anjing tapi tadi di luar, lalu aku menyelamatkan diri dengan masuk ke mall, aku minum jus mu karena memang haus. tenang saja biar nanti aku yang bayar jusnya.


bagus kalau kamu tau diri. (ketus ku)


tapi aku hanya bayar setengah ya, kan tadi jusnya sisa setengah.


(aku sontak terkejut dan akan kembali memaki cowok ini, ___)


eitsss jangan marah donk nona cantik, nanti cepet tua lho, nanti aku yang bayar, terus kamu juga boleh pesen lagi, aku yang traktir.


aku langsung berdiri, gak usah makasih, udah gak selera. (sahut ku tajam)


wow wow.. sadis amat sih, gara-gara jus aja ngambek.


siapa yang ngambek????


lah itu mukanya, terserah... (aku mau pergi meninggalkan cowok ini, tapi tiba-tiba dia menahan ku hingga aku duduk kembali)


maaf kan saya nona cantik, (mintanya)


nama saya Randy, kamu siapa?


(aku masih manyun malas menanggapi dia)


wuah selain pemarah ternyata kamu tidak punya nama ya, kasihan.


namaku rose, Rose Wijaya Khusumah.


nama mu cantik, seperti orangnya, tapi juga galak ya, seperti durinya.


gak nyambung (sahut ku)


aku Randy, Randy Sanders Hamish


gak nanya (jawab ku ketus)


aku hanya ingin kau tahu nona cantik, sehingga kau bisa mengingat nama ku.


*astaga percaya diri sekali cowok ini, makin lama makin menyebalkan*


randy memanggil pelayan dan memesan dua jus jeruk, tidak lama jus itu datang.


hayoo diminum, aku sudah gak haus, tapi kan ini sudah dipesan, kamu saja yang habiskan. tadi kamu bilang haus habis dikejar-kejar anjing kan.


______------______


rose gue cariin malah duduk manis disini, sama cowok lagi, cowok lu ya rose, cieeee katanya gak mau pacaran, males, apalah lagi alesan lu, sekarang ketangkep basah lu ya.


dia bukan cowok aku mel, dia cowok nyasar yang minum sembarangan gara-gara habis dikejar anjing.


(amel agak bingung dengan raut muka yang cukup aneh)


hai,,, nama gue amel. hai,,, gue randy.


lu cowok rose ya?, (tanya amel pada randy dan langsung duduk di sebelah ku)


mel aku bilang dia bukan cowok ku. (protes ku pada amel) iya juga gak apa-apa rose, gue senang kali kalau lu punya pacar. terserah lu lah mel. dasar amel sok tahu.


sedangkan randy tidak merespon apapun perkataan amel. entah dia sengaja mengiyakan atau tidak mau ambil pusing, dia hanya tersenyum saja.


udah lama ya jadi pacar rose? rose ini belum pernah pacaran lho, kamu itu berarti pacar pertama rose.


amel apaan sih, itu mulut kaya cengcorang,... (maki rose)


(randy hanya tersenyum penuh arti, seperti orang yang sedang merencanakan sesuatu)


rose juga masih suci, bahkan pegangan tangan aja blon pernah, bokap nyokap dia galak ngelarang dia pacaran, (dengan suara yang seperti berbisik kepada randy).


serius lu, masa hari gini____ (tiba-tiba randy bersuara)


kalian membicarakan aku, gak sopan ngomongin orang ya, apalagi orangnya ada di depan kalian (sahut rose dengan rasa tidak sukanya).


ya elah rose yang gak sopan itu ngomongin orang di belakang orang itu, klo ngomong di depan orangnya mah sah-sah aja kali rose, iya kan randy? lagian sensi amat sih rose, lagi dapet lu.


(randy diam tidak menanggapi)

__ADS_1


lagian rose punya pacar tampan gini di sembunyiin gue gak bakal ngerebut kali rose, gue buka pelakor yak.


mel dia bukan pacar aku, udah kita pulang aja, (ajak ku pada amel).


__ADS_2